Edisi No 03, Tanggal 17 Januari 2010: "Frans Seda 1926-2009"

Tahun 2009 diakhiri dengan tetesan air mata, karena bangsa Indonesia kehilangan dua tokoh nasional yakin KH Abdurrahman Wahid, meningal Rabu, 30 Desember 2009 dan Frans Seda wafat, Kamis 31 Desember 2009. Keduanya banyak mengabdikan dirinya baik tenaga, maupun pikirannya demi keutuhan bangsa, dan kesejahteraan rakyat. Dalam Sajian Utama ini, Chris Siner Key Timu memandang sosok Frans Seda sungguh sebagai pejuang, politisi, dan negarawan. Julius Kardinal Darmaatmadja melihat Frans Seda sebagai tokoh iman, Gereja. Selamat jalan Gus Dur, Pak Frans Seda!


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):

In Memoriam Frans Seda

Persis di penghujung tahun 2009, Frans Seda, tokoh masyarakat Katolik sekaligus tokoh bangsa kembali ke Sang Khalik. Frans lahir di Desa Lekebai, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur, 4 Oktober 1926, meninggal dalam usia 83 tahun, usia yang tidak banyak orang dapat meraihnya. Tiga tahun terakhir, kondisi kesehatan Frans menurun, namun kepulangannya ke rumah Bapa telah menyentakkan kita semua. Tidak hanya komunitas Katolik...


Jejak-jejak Frans Seda

Franciscus Xaverius Seda lahir di Lekebahi, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4 Oktober 1926. Ia anak sulung dari delapan bersaudara. SANG ayah, Paulus Setu Seda, adalah kepala Sekolah Dasar. Selesai Sekolah Rakyat (1940), Frans mulai merantau ke Jawa, bersekolah di Yogya, Muntilan, dan Surabaya. Dalam masa perjuangan kemerdekaan RI, Frans aktif sebagai Anggota Lasykar KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi) dan Anggota...


Peka terhadap Kesusahan

Beberapa hari sebelum pergi, Frans Seda sempat mendiamkan putri sulungnya Francisia Xaveria selama dua hari. Dia menuduh Ery, sapaan Francisia Xaveria, telah memakan jatah supnya. Padahal, jatah supnya untuk dua kali makan sudah dimakan semua oleh Frans. Tapi, dia tetap ngotot supaya Ery membelikan sup lagi untuknya. Kalau belum diganti, dia belum mau omong dengan Ery. Hal itu dikatakannya kepada sang istri. Banyak lagi keisengan yang sering dilakukan Frans terhadap kedua putrinya. Setahun lebih di kursi roda, membuat Frans tak berdaya...


Anak Bangsa, Anak Gereja

”Pagi itu kami tidak ada yang tahu, kapan persisnya Bapak meninggal,” ungkap Johana Maria Pattiraja Seda, istri Almarhum Frans Seda.DALAM keadaan sakit, Frans selalu ditemani seorang perawat. Pada 30 Desember 2009, pukul 18.05 WIB, ketika televisi menyiarkan berita kematian KH Abdurrahman Wahid, Johana segera memberitahu kepada perawat agar menjauhkan Frans dari siaran televisi. Frans memang tidak pernah menonton berita tersebut. Pada 31 Desember subuh pukul 05.00 WIB, sang perawat terkejut mendapati setengah tubuh Frans sudah dingin. Dia sudah tidak bernapas...


BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:

(TAJUK)

Frans Seda dan Gus Dur

Seorang ‘besar’ menjadi nyata dan ada karena ia memiliki kisah. Kisah yang dimaksud di sini adalah berbagai narasi yang mengandung identitas. Jadi, energi yang besar dari seorang pemimpin terletak pada cerita mengenai ‘apa yang dipikirkan’, ‘siapa drinya’, dan ‘dari mana asal dan kemana hendak melangkah’. Kisah Frans Seda dimulai ketika ia berumur empat belas tahun (1940). Ketika ia menyelesaikan Sekolah Rakyat di Ndao, Ende, Flores, dan kemudian mengembara ke Yogyakarta dalam keadaan miskin untuk mencari pendidikan di luar komunitasnya. Fakta ini sangat penting karena keputusan ini berbeda dengan rekan-rekan sebayanya di...


(KABAR JAKARTA)

Kapel di Kompleks Kopassus Diresmikan

Kapel St Valentino yang berlokasi di dalam Kompleks Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, diresmikan Uskup Agung Koajutor Mgr Ignatius Suharyo, Minggu, 10/1. Mgr I. Suharyo, yang juga Uskup TNI-POLRI, mengawali peresmian dengan memimpin Misa. Sementara tim paduan suara dari Keuskupan Agung Jakarta mengenakan baju adat suku-suku di Indonesia, seperti...


OMK Live in Di Ponpes

Demi menjalin persaudaraan dan kebersamaan, 40 OMK KAJ tinggal di Ponpes Assidiqqiyah pada 12-13/12. Pimpinan Umum Pondok Pesantren Assidiqqiyah 2, Batuceper, Tangerang KH Nur Muhammad Iskandar, sangat senang menerima kunjungan 40 Orang Muda Katolik (OMK) KAJ. ”Saya senang sekali bisa ditengok, disapa oleh teman-teman semuanya, karena tamu itu bagaimanapun membawa...


Sempat Nyasar

Siswa-siswa SMPK Sang Timur, Ciledug, antusias menyambut kedatangan penulis muda, Raditya Dika. Apalagi, penulis buku ”Kambing Jantan” itu datang bersama kekasihnya, penyanyi Sherina. Radit sempat kebingungan mencari jalan masuk ke pekarangan sekolah ini, karena tidak adanya plang penunjuk jalan yang menuju sekolah, dan akses jalan yang tidak bisa dilalui mobil. ”Gue sempet nyasar tadi waktu ke sini. Soalnya, penduduk yang satu bilang Sang Timur di sana. Sementara yang lain bilang di situ. Apa sekolahnya di tempat yang mistik ya?” ujarnya sambil tertawa. Saat bertutur di depan ratusan siswa, Radit mengaku, mengawali menulis berkat...


KKT Natalan di Dua Lapas

Seratusan warga binaan di Lapas Kelas I Cipinang dan seratusan lainnya di Lapas Narkotika merayakan Misa Natal dalam kesederhanaan. Mereka merayakan Natal bersama Komunitas Kasih Tuhan (KKT), salah satu kelompok umat Katolik yang selama ini melayani di lapas. Perayaan bertempat di Gereja Batu Penjuru Lapas Cipinang, Sabtu, 2/1 dan Gereja El Shaddai-Lapasustik, Selasa, 5/1. Misa Natal di Lapas Kelas I Cipinang dipersembahkan Pastor Herwin Susilo CICM bersama...


Pesta Keluarga di KWI

Dalam Perayaan Natal bersama keluarga besar KWI, Pastor Romanus E. Harjito Ocarm mengajak semua karyawan meluruskan lekuk-lekuk yang ada. Perayaan Natal berlangsung Minggu, 10/1, bertempat di Aula lt 4. Perayaan bertema: Tuhan itu Baik Kepada Semua Orang, ini ditandai dengan Misa konselebrasi 10 pastor, yaitu Lucas Paliling Pr, Dwi Harsanto Pr, Bosco Da Cunha OCarm, F.X. Adi Susanto SJ, Agustinus Surianto Pr, Paulus Sigit Pramudji Pr, Alfons Agus Duka SVD, Karolus Jande Pr, Clemens Schreurs CICM, dan Romanus E. Harjito OCarm sebagai selebran utama. Sekitar 500 undangan hadir dalam Perayaan Natal...


Antisipasi ‘Baby Boom’

Saat ini penduduk Indonesia telah mencapai 231 juta, menempati urutan terbanyak ke-4 di dunia, setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Tahun 2050, diprediksi jumlahnya akan mencapai 298 juta jiwa. Jika gejala ini tidak diantisipasi akan terjadi ‘baby boom’ atau ledakan penduduk. Menurut Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sugiri Syarief, dalam Seminar Keluarga Sejahtera dan Kependudukan di Auditorium Graha Kencana Gedung BKKBN, Halim, Jakarta Timur, belum lama ini, pertumbuhan penduduk yang sangat cepat di tengah berbagai persoalan bangsa, seperti kualitas SDM yang masih rendah, akan menyebabkan kondisi kehidupan masyarakat semakin...


(NUSANTARA)

Menyambung Tali Persaudaraan

Para mama dari Vanimo, Papua Nugini (PNG) yang tergabung Bewani Catholic Women’s Association Vanimo Diosesan, Vanimo, Papua New Guinea (PNG) ingin menyambung tali persaudaraan dengan para mama yang tergabung dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Arso, Jayapura, Papua. Hubungan kekerabatan dari mama-mama Papua yang tinggal di Vanimo, PNG dengan masyarakat Papua yang berada di wilayah Keerom, khususnya Arso Timur ini sangat erat. Sebenarnya mereka yang berada di Vanimo dan Arso ini mempunyai budaya yang sama. Mereka sebenarnya bersaudara, namun karena persoalan masa lalu mereka harus berpisah...


Doa Bersama untuk Gus Dur

Kabar duka meninggalnya KH Abdurrahman Wahid direspons Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang, Pastor Aloysius Budi Purnomo Pr, dengan menggelar Doa Bersama Lintas Agama. Doa berlangsung di Pastoran Paroki Hati Kudus Yesus Tanah Mas, Jalan Kokrosono Kav 41-42 Semarang, akhir Desember lalu. Sebelum doa, perwakilan dari pemuka agama menyampaikan pandangannya mengenai sosok Gus Dur selaku pribadi maupun selaku pemimpin. Pastor Aloysius Budi Purnomo Pr menyampaikan bahwa KH Abdurrahman Wahid merupakan guru bangsa dan...


Kalau Para Formator Bertemu

Para formator se-Sumatera Selatan dari Kongregasi SCJ, FSGM, HK, KKS, dan FCh bertemu di Biara Gembala Baik, Gisting, Lampung, Desember lalu. Sebagian besar adalah para formator yang bertugas di Novisiat, Yuniorat, dan Seminari. Pertemuan dipandu oleh Pastor Y. Susanto SCJ, yang telah menyelesaikan studinya tentang psikologi hidup religius di Universitas Gregoriana, Roma. Pembahasan persoalan dalam pertemuan tersebut bertolak dari permasalahan yang sering dihadapi dalam masa...


Bergembira Bersama Yesus

Anak Sekolah Minggu Katolik (Asmika) se-Paroki Lawe Desky, Aceh Tenggara, NAD merayakan kelahiran Kristus, Minggu, 27/12. Natal Asmika dihadiri lebih dari 300 anak dan puluhan pendamping. Acara berlangsung di gereja Paroki St Yoseph Lawe Desky. Pastor paroki, Charles Lanang Ona SVD didampingi oleh Pastor Gusti Naru SVD membuka acara dengan Misa. Dalam khotbahnya, Pastor Charles bercerita tentang sebuah rapat binatang untuk menentukan siapa yang pantas menjaga bayi Yesus. Di antara semua binatang, hanya lembu yang layak menjaga Yesus...


Kendala DPD WKRI Bali-NTB

Masih ada kendala yang harus dihadapi anggota Wanita Katolik RI, khususnya di wilayah Bali-NTB. Moderator DPD-Wanita Katolik RI Bali-NTB, Pastor Herman Yosef Babey Pr menerangkan apa saja kendala yang dihadapi oleh DPD WKRI Bali-NTB dalam Konferda di sebuah hotel di Bali, Desember lalu. Menurut pengamatan Pastor Babey, kurangnya peminat Wanita Katolik RI karena bayangan harus menghadapi persoalan prosedural sebagai ormas. Dalam ormas seperti Wanita Katolik RI, orang harus mendaftar secara resmi dan memenuhi kewajiban serta...


WORKSHOP PENDIDIK CALON IMAM

Sebanyak 41 imam dan dua bruder yang mewakili 19 kongregasi atau ordo imam di bawah naungan Musyawarah Antar Serikat Imam (MASI), mengadakan workshop, belum lama ini. Tempatnya di Rumah Khalwat Tegal Jaya, Bali, milik para pastor CDD. Workshop mengambil tema “Passion for Christ – passion for humanity”, dihadiri para pendidik (formator) di postulat, novisiat, dan skolastikat. Kegiatan ini baru pertama kali diadakan...


GUBERNUR HADIRI OPENHOUSE

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Rudy Ariffin menghadiri openhouse yang dibuka Uskup Banjarmasin, Mgr Dr Petrus Boddeng Timang, Sabtu, 2/1/10. Sekitar pukul 13.00 Wita, Gubernur dan rombongan tiba di kediaman Uskup Banjarmasin di Wisma Immaculata, Jalan H. Hasan Basry No 48 Kayutangi, Banjarmasin. Di pintu masuk, Gubernur langsung disambut Mgr Timang, didampingi...


BEDAH BUKU LANGKA

“Makna dari sejarah lebih daripada gagasan atau ide tentang apa yang terjadi. Yang lebih penting, bagaimana kita menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa yang lain,” ungkap Pastor Prof Dr Eddy Kristiyanto OFM dalam bedah buku “Gerakan Awal Peniten Rekolek” di Biara FCh, Yogyakarta, Minggu, 2/12. Rektor STF Driyarkara Jakarta ini mengajukan pertanyaan kritis kepada 43 bia-rawati dari berbagai kongregasi, yaitu FCh, SFS, KSFL, dan FSE yang hadir sebagai peserta. Ia tampil sebagai...


LEKTOR BAHASA JAWA

Paguyuban Lektor Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Paroki Pugeran, Yogyakarta, menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Suci Berbahasa Jawa. Acara berlangsung di halaman gereja pada perayaan 1 Suro, Jumat, 18/12. Panitia penyelenggara, Bernadeta Sekarjati Svastiningrum tak mengira demikian tinggi animo umat. Lomba dalam rangka HUT ke-75 Gereja Pugeran ini diikuti 148 peserta dari 38 paroki se-Keuskupan Agung Semarang. Peserta dibatasi antara usia...


(SAJIAN KHUSUS)

Pluralisme Pasca Gus Dur

Mantan Presiden keempat Republik Indonesia, Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (69) wafat pada Rabu, 30 Januari 2010, pukul 18.45, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Pemimpin bangsa dan tokoh reformasi ini dimakamkan pada Kamis, 31 Januari 2010 di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, dengan upacara kenegaraan yang dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan tata ibadat Islam. Banyak pejabat dan mantan pejabat negara, pemuka agama, serta puluhan ribu warga masyarakat datang ke Ciganjur, Jakarta Selatan dan...


Manusia Langka pada Zaman Kita

Gus Dur, panggilan akrab penuh hormat untuk Kiai Haji Abdurahman Wahid, dinyatakan wafat pada Rabu, 30 Desember 2009, pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Bagi saya, Gus Dur itu manusia langka pada zaman kita. Pengenalan saya pada Gus Dur bermula dari pikiran-pikiran yang cemerlang menghadapi kemelut bangsa ini. Tahun 1990, saya ditugaskan menjadi Rektor Seminari Tahun Orientasi Rohani di Semarang. Rezim Soeharto berada pada puncak kekuasaannya. Pada titik puncak itu, sementara orang menyadari semakin tampak tanda-tanda kerapuhan rezim itu karena tidak memperhitungkan partisipasi rakyat. Dengan demokrasi Pancasila, rezim itu melegitimasi kekuasaan dengan statusquo Presiden seumur hidup. Terhadap kondisi politik itu, Gus Dur menyebutnya dengan “demokrasi seolah-olah”. Sementara itu, dampak people’s power...


(APA DAN SIAPA)

Anastasia Astuti: Religi Keroncong

Mgr F.X. Prajasuta MSF: Tak Kesepian

Zuhairi Misrawi: “Fondasi Semua Agama Adalah Cinta”


(KONTAK-KONTAK)

Sugesti Diri

Presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln (1809-1865) punya kebiasaan unik. Ketika masih menjadi pengacara, setiap pagi ia memulai aktivitasnya di kantor dengan membaca koran keras-keras. Rekan kerjanya sempat dibuatnya bingung dengan kebiasaannya itu. Mereka selalu mendengar suara Lincoln membaca dengan suara keras hingga menembus dinding kantor. Menurut Lincoln, membaca koran dengan suara keras membuatnya mudah mengingat dan menyerap...


(MIMBAR)

Buku dan Tanggung Jawab Pencerahan

Penerbitan buku Membongkar Gurita Cikeas karya George J. Aditjondro oleh penerbit Galang Press menimbulkan pro-kontra terkait isi buku tersebut. Buku tersebut pun dalam waktu sekejap hilang dari peredaran. Terlepas dari pro-kontranya, peristiwa itu mengajak kita untuk bertanya lagi tentang tanggung jawab penerbit buku dan penulis buku untuk mencerahkan publik melalui buku. Sejak reformasi bergulir, dunia perbukuan di Indonesia mengalami kemajuan pesat. Ratusan penerbit tumbuh subur dengan spesifikasi terbitannya masing-masing. Dari sekian banyak penerbit itu, banyak yang berumur panjang dan semakin eksis dalam industri perbukuan. Mereka bisa bersaing dengan penerbit-penerbit yang sudah lama eksis. Penerbit baru yang terus eksis karena...


(KESAKSIAN)

Penghitung Uang ORI

Kulit Antonius Dahana (84) sudah keriput, namun langkah kakinya masih lincah dan suaranya masih lantang. DI rumahnya yang sederhana di Panggungharjo, Sewon Bantul, Yogyakarta, ia hidup bersama istrinya, Anna Mijem (83). ”Orang di desa ini tidak tahu kalau saya pernah dipercaya negara untuk membuat dan menghitung Oeang Repoeblik Indonesia (ORI). Mereka hanya tahu bahwa saya adalah pensiunan buruh percetakan,” ujar Dahana seraya tertawa terkekeh-kekeh. Pasangan suami-istri uzur ini mengandalkan hidupnya dari uang pensiun yang tak seberapa, serta kiriman uang yang tak menentu dari anak tunggalnya yang kini mencari nafkah...


(JENDELA)

Peternakan Sapi Karmel: Berawal dari Mimpi

Mungkin kedengaran janggal. Seorang pastor bercita-cita menjadikan sebuah kecamatan sebagai gudang ternak. Itulah “mimpi” Pastor Damianus Leang Lengari OCD. “Memang saya bermimpi. Sekali waktu Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada ini harus menjadi gudang ternak di Flores,” katanya. Mimpi itu perlahan-lahan mulai terwujud. Sekarang, sudah ada 120 ekor sapi dalam proses pengembangan dan penggemukan. Ini berkat dana bantuan Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LM3) yang diterima Ordo Karmel OCD, tahun 2007. Sebenarnya, mimpi anggota Karmelit angkatan perdana ini mulai bersemi ketika pemimpin ordo mempercayainya untuk menjadi Pemimpin Seminari OCD di Maronggela, Riung Barat, tahun 2002. Wilayah Kecamatan Riung Barat memiliki padang terbuka yang...


(MANCANEGARA)

Simbang Gabi, Menyongsong Natal

Perayaan Natal di Filipina dikenal paling panjang dan meriah di dunia. Secara formal, umat Katolik Filipina merayakan Natal sejak 16 Desember dan berakhir 6 Januari, pada Hari Raya Tiga Raja. RABU, 16/12, lonceng gereja di Filipina berdentang lebih awal dari biasanya, sekitar pukul 03.00. Itulah hari pertama Novena Natal yang secara populer dikenal dengan “Simbang Gabi”, dalam bahasa Tagalog. Dalam bahasa Indonesia, berarti “sembahyang malam”. Dalam tradisi Gereja Katolik Filipina “Simbang Gabi” merupakan istilah yang dipakai untuk Perayaan Ekaristi selama sembilan hari berturut-turut, menjelang Hari Raya Natal. Bagi masyarakat Filipina, kemeriahan Natal tidak hanya terjadi secara liturgis, tetapi juga berlangsung di...


Misa Natal WNI

Pertama kali, warga negara Indonesia (WNI) di Dili merayakan Misa berbahasa Indonesia pada malam Natal, Kamis, 24/12. Sekitar 500 warga negara Indonesia yang tinggal di Dili larut dalam suasana Natal seperti di negeri sendiri. Perayaan Ekaristi diadakan di Biara Ordo Santo Fransiskus (OSF) Komunitas Indonesia Timor Leste. Menurut Pimpinan Biara OSF Komunitas Timor Leste, Sr Chriscentine OSF, Misa berbahasa Indonesia diizinkan...


(RENUNGAN HARIAN)

Anggur Baru dalam Kantong Baru

1. Indonesia masa kini hidup dalam alam demokrasi. Setidaknya, itulah yang dikumandangkan di mana-mana. Namun, keguncangan yang ditimbulkan beberapa peristiwa memalukan di akhir tahun 2009, sempat menyadarkan, baju orde lama masih melekat pada banyak oknum. Lahir tidak sinkron dengan batin. 2. Yesus pernah dikritik, “Mengapa para pengikut Yohanes (Pembaptis) dan orang-orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Begitulah memang dituntut banyak orang yang merasa berkuasa: semua harus seragam. Yesus tidak mau tunduk pada tuntutan demikian. Adakah orang yang berpuasa pada hari pesta? Seandainya demikian, ada yang tidak beres. Sebab suasana pesta bukan suasana...


(SANTO & SANTA)

St Sabas (439-532): Hidup Panjang Sebagai Rahib

Kehidupan seringkali tidak berjalan lancar. Demikian pula yang terjadi dalam hidup Sabas. Sabas lahir pada tahun 439. Ia tinggal bersama bibinya yang memperlakukannya dengan buruk di masa kecilnya. Namun, pengalaman ini menjadi tonggak awal perjalanan panjang hidupnya. Sabas adalah anak seorang pejabat dalam dinas militer. Ketika ayahnya mendapat tugas pergi ke Alexandria, Mesir, ia yang saat itu masih kecil, dititipkan kepada bibinya. Tinggallah ia tanpa kedua orangtuanya. Tentu ini merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan...


(BUKU – VCD – KASET)

Keajaiban Teknologi Stem Cell

Siapa menduga seorang remaja idiot tiba-tiba berubah menjadi sangat cerdas? Rasanya sulit dipahami. Tapi itulah yang terjadi, setidaknya dalam novel berjudul ”Nanosamo” karya Dr Kebamoto, pakar fisika Universitas Indonesia. Nanosamo, tokoh utama dalam novel ini digambarkan sebagai remaja idiot. Menjelang magrib di sebuah perempatan jalan saat menyeberang, ia ditabrak mobil berkecepatan tinggi. Nanosamo terpelanting. Orang mengira, ia telah tewas. Sebab, otaknya tercecer di jalanan. Di tengah kacaunya lalu lintas, tiba-tiba muncul “sekelompok orang” menyelamatkan dan membawanya pergi. Mereka adalah anggota jaringan organisasi ilegal di Indonesia yang mendompleng nama instansi kedokteran dengan laboratorium riset...


(DARI VATIKAN)

Belasungkawa dari Vatikan

Menanggapi wafatnya Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Komisi Kepausan untuk Dialog Antar Agama mengirimkan surat dalam bahasa Inggris dan puisi bela sungkawa dalam bahasa Itali dan Inggris, Sabtu, 2/1. Berikut isi surat dan puisi tersebut: Kami menyampaikan ungkapan dukacita yang mendalam pada Anda sekalian, The Wahid Institute dan semua yang berduka karena kepergiannya. Komisi Kepausan untuk Dialog Antar Agama sangat berduka atas berita meninggalnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kami ingin menunjukkan perasaan dukacita kami yang mendalam pada Anda sekalian, The Wahid Institute dan semua yang berduka karena...


(MIMBAR)

Gus Dur Tetap Hidup

Pertemuan antara Ketua Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Agama Vatikan Kardinal Jean Louis Tauran dengan KH Abdurrahman Wahid berlangsung pada November 2009. Saat itu, Gus Dur berpesan agar kaum fundamentalis jangan dijauhi tetapi harus dicintai. Gus Dur adalah tokoh besar bagi bangsa Indonesia. Ia sangat memperhatikan isu-isu pluralisme dan mementingkan arti kejujuran. Selama hidupnya, Gus Dur dikenal sebagai sosok yang sangat mendedikasikan jiwa dan raganya untuk bangsa Indonesia. Hidup Gus Dur semata-mata untuk bangsa dan negara. Beliau meninggalkan kepentingan pribadinya untuk bangsa, orang yang mencintai bangsa, dan menyediakan waktu untuk bangsa. Gus Dur juga dikenal sebagai sosok yang hangat dan tidak pernah lepas dari guyonan-guyonan yang...


(KONSULTASI IMAN)

Maria dan Yesus (Karya Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)

Romo, mohon dijelaskan Mat 12:46-50. Siapakah yang dimaksud saudara-Ku dan ibu- Ku itu?

J.B. Soeroto Bintoro Adi, Muntilan


(CERPEN)

Senyuman Natal (Karya Sandra Mariyus Adipa)

Sambil menyetir mobil terdengarlah nyanyian “Jingle bell”. Oh, tak terasa sebentar lagi Natal. Aku pun berpikir mau memberikan hadiah apa untuk anak dan istriku. Sembari membayangkan Natal, aku tidak menyadari di belakangku ada mobil yang melaju sangat kencang. Brukkkk... Aku pun tidak sadarkan diri. Aku baru sadar saat kubuka mata, aku terbaring di suatu ruangan yang bersih dan putih. Kucoba kumpulkan tenagaku untuk bangun, tapi aku tidak mampu. Lalu sayup-sayup terdengar suara...


(EKSPONEN)

Brian Yaputra: Maestro Kaca Patri

Sentuhan tangan Brian Yaputra terpatri di berbagai bangunan. Tak hanya di Indonesia, karyanya melancong ke beberapa belahan bumi. Mulai dari Istana Bukit Kahyangan, kediaman Sultan Brunei Darussalam, Masjid Cape Town Afrika hingga Disneyland Hong Kong. Lewat kaca warna-warni dengan berbagai dekorasi cantik, Brian membuat atmosfer bangunan-bangunan tampak makin indah. Di dunia properti, terutama arsitek dan kontraktor, nama pria kelahiran Semarang, 63 tahun lalu ini bukanlah sosok yang asing. Bahkan, ia ditahbiskan sebagai maestro kaca patri. Karya kaca patrinya telah menghiasi berbagai bangunan, mulai dari gedung perkantoran, hotel, museum, bank, apartemen, pusat perbelanjaan, rumah tinggal, hingga tempat ibadah, seperti masjid dan gereja. Kaca patri biasanya dipakai sebagai...


(KONSULTASI KELUARGA)

Rindu Damai (Karya Th. Dewi Setyorini)

Beberapa bulan terakhir ini, ruang dengar dan ruang pandang kita diramaikan oleh berbagai pemberitaan yang begitu hiruk pikuk, penuh dengan nuansa tragedi, penipuan, kesedihan, kemarahan, dan berbagai hal yang membuat batin kita serasa menjerit. Berita perselisihan dan perseteruan dari lintas politik, budaya, dan kehidupan sehari-hari menyita segenap perhatian kita. Keadilan dirampas, kebenaran dikoyak-koyak, membuat hidup serasa tidak punya ruang untuk sekadar bernapas. Semua itu membuat kita menjadi tidak mengerti antara mana yang benar dan mana yang salah. Kita didudukkan sebagai penonton yang diharuskan diam melihat carut marut kehidupan. Suka atau tidak suka, kita hanya bisa pasif dan sebatas mengikuti karena...


(TEROPONG)

Melawan ‘Pembunuh’ Perempuan

Antrean itu tidak panjang, tidak lebih dari lima perempuan. Setelah beberapa saat duduk terdiam, akhirnya saya tidak tahan juga, lalu mulai menyapa perempuan di sebelah saya. Usia perempuan itu tidak jauh berbeda dengan saya, sekitar 40-an tahun. Dia hendak melakukan pap-smear, tes deteksi kanker leher rahim. Sama seperti saya. Sambil diperiksa, saya terus ngobrol dengan dokternya. Saat ini berbagai rumah sakit mematok biaya pap-smear antara Rp 250.000 – Rp 400.000. Sementara itu, kalau mau vaksinasi untuk pencegahan kanker leher rahim (serviks) harus mengeluarkan kocek di atas Rp 2,5 juta untuk satu paket tiga kali suntik. Saya mengiyakan saja, karena cuma itu pilihan paling aman untuk melindungi diri dari...


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: