Edisi No 08, Tanggal 21 Februari 2010: "Imam Jadi Tersangka"

Akhir-akhir ini nama Rantinus Manalu Pr sedang menjadi sosok pembicaraan umat di Keuskupan Sibolga, Sumatera Utara. Ia diperiksa Polda Sumut sebagai tersangka kasus perambah hutan ilegal di Register 47, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah. Karena daerah itu akan dipakai investor perkebunan sawit. Dampaknya sudah jelas, muncul aneka gerakan pro dan kontra. Namun intinya Gereja tampil untuk membela keadilan bagi masyarakat yang lemah dan tertindas.


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):

Bibit Karet Berbuah Tersangka

Pastor Martinus Rantinus Manalu Pr dari Keuskupan Sibolga dipanggil ke Kantor Polda Sumatera Utara (Sumut) sebagai tersangka. Ia dapat dipidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak lima miliar rupiah. Melalui surat No Pol: S.Pgl/2530/XII/ 2009/Dit Reskrim tertanggal 09 Desember 2009, yang ditandatangani Direktur Reserse Kriminal Polda Sumut selaku Penyidik, Kombes Pol Drs Agus Andrianto SH, Pastor Rantinus dipanggil sebagai tersangka kasus tindak pidana: “Mengerjakan, menggunakan dan atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah dan atau merambah, membakar kawasan hutan di Register 47 Desa Purba Tua dan Desa Hutaginjang Kecamatan Barus Utara Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf a, b dan d Jo pasal 78 ayat (2) dan (3) UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan Jo Pasal 55 dan 56 KUH Pidana”. Isi surat itu juga mengatakan, Pastor Rantinus akan dimintai keterangan selaku tersangka...


Ada Udang di Balik Hutan Lindung

Ketua Kelompok Tani Rap Martua, Robinson Tarihoran (35) ditetapkan sebagai tersangka kasus perambahan hutan register 47. Berkas-berkas pemeriksaan pihak kepolisian pun telah dilimpahkan ke kejaksaan. Berikut penuturan Robinson Tarihoran saat ditemui kontributor HIDUP, Elinus Waruwu pada Kamis, 27/1: Apa tanggapan Anda atas status tersangka yang diberikan kepada Anda? Ya, saya dituduh sebagai perambah hutan. Dinas Kehutanan Tapanuli Tengah (Tapteng) mengklaim daerah itu masuk dalam...


Tak Bisa Menjelaskan

Saat dihubungi melalui sambungan telepon selular pada Kamis malam, 28/1, Komandan Tim Juru Periksa Pastor Rantinus Manalu Pr, yakni AKBP Butarbutar tak bersedia memberi keterangan. Ketika didesak, Butarbutar bungkam. Ia tak mau memberi jawaban, kecuali diminta Humas Polda Sumatera Utara. Menurut Butarbutar, pihak yang bisa dihubungi dan dapat memberi keterangan adalah Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Drs Baharudin Djafar Msi. Lantas, Butarbutar memberikan nomor telepon selular...


Proyek Molhum

Penanaman karet di Molhum, Desa Purbatua merupakan proyek sosial ketiga Keuskupan Sibolga di Barus. Proyek pertama adalah proyek irigasi yang disebut Bendungan Sitangkurak di Desa Pangaribuan. Proyek ini bertujuan mengaktifkan kembali irigasi yang sudah lama hancur. Proyek yang kedua adalah proyek jembatan tsunami, dermaga perahu nelayan, dan alat-alat tangkap ikan di Aek Busuk, Desa Lobutua, Andam Dewi. Proyek ini terkait dengan program rekonstruksi dan rehabilitasi korban tsunami, 26 Desember 2004. Pastor Rantinus Manalu Pr selaku Direktur Eksekutif Caritas Keuskupan Sibolga kala itu, bermitra dengan Caritas Austria. Proyek ini juga melibatkan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga...


Martinus Rantinus Manalu Pr: Siap Dipenjara

Status Pastor Rantinus Manalu Pr masih tersangka. Jika terbukti bersalah, ia siap dipenjara. Usai memimpin Perayaan Ekaristi di Katedral St Theresia Sibolga, Minggu, 24/1, ia masih terlihat sibuk. Ketua Komisi Justice and Peace Keuskupan Sibolga yang kerap disebut sebagai Pastor Pembela Rakyat ini menuturkan kisah perjuangan dan harapannya kepada kontributor HIDUP di Sibolga, Elinus Waruwu. Berikut petikannya:...


Sirkus Hukum di Barus

”Ini sebuah sirkus hukum, sebuah kasus yang abu-abu!” Demikian komentar spontan Staf Ahli Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Nikolas Simanjuntak menanggapi kasus yang menimpa Pastor Rantinus Manalu Pr. Niko – sapaannya – melihat dakwaan, ”Mengerjakan, menggunakan, dan atau menduduki kawasan hutan di Register 47 Desa Purbatua dan Desa Hutaginjang Kecamatan Barus Utara Kabupaten Tapanuli Tengah” tak memiliki...


BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:

(TAJUK)

Sengketa Lahan

Sengketa lahan paling klasik dan juga paling berlarut-larut, terjadi antara bangsa Yahudi denganPalestina. Sengketa ”Tanah Kanaan” itu masih terus berlanjut sampai sekarang dan melibatkan banyak negara, baik negara-negara di Timur Tengah, Uni Eropa, maupun Amerika Serikat. Sengketa ini berawal sejak sekitar 3.500 tahun yang lalu, ketika keturunan Abraham yang terusir ke Mesir, kembali ke ”Tanah Terjanji” di bawah pimpinan Musa. Sejak itulah perang, pembunuhan, penjarahan, dan pengusiran terus berlangsung silih berganti antara Yahudi dan Palestina. Dalam perkembangan lebih lanjut, sengketa itu meluas bukan hanya antara Yahudi dengan Palestina, melainkan juga antara negara Nasrani (Bizantium) dengan...


(KABAR JAKARTA)

Pendidikan Seni Memprihatinkan

Banyak hal yang memprihatinkan dalam pendidikan seni musik di lembaga pendidikan formal Indonesia. Alasan ini mendorong Paduan Suara Exsultate Justi In Domino Katedral Jakarta mengadakan workshop di aula Katedral Jakarta, Minggu, 7 Februari 2010. Workshop bertajuk “Power of Dream: Teaching Lesson We Must Learn” diadakan sebagai salah satu rangkaian acara dalam memperingati Tri Dasawarsa...


Imlek di Sang Timur

Derum kendang mengiringi derap lincah dua barongsai yang menari-nari di pelataran SDK Sang Timur, Sabtu, 13/2. TK K dan SD K Sang Timur Taman Modern Cakung menyambut Tahun Baru Imlek dengan beragam kegiatan. Kepala SD K Sang Timur, Sr Natalia PIJ, mengungkapkan, hari itu sekolah ini merayakan tiga peristiwa sekaligus. Yaitu, Hari Ulang Tahun Sang Timur yang jatuh pada 2 Februari, Hari Valentine, dan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 14 Februari. ”Tiga acara ini memang dirayakan bersama, supaya banyak wali murid yang bisa hadir. Di tengah kesibukan keseharian, memang Sabtu menjadi pilihan...


Lulus dengan Karakter Kuat

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari (STIKS) Tarakanita mengadakan Wisuda XVI di Gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Sabtu, 23/1. STIKS mempersembahkan 343 wisudawan dari Program D3 angkatan 2004 sejumlah 11 orang, angkatan 2005 sejumlah 49 orang, dan 280 orang dari angkatan 2006. Sedangkan dari program D1 sejumlah 3 orang. Karakter yang kuat, seperti disiplin yang tinggi, cekatan, serta selalu menjunjung tinggi tata krama dan sopan santun...


Buya Syafii Si Anak Kampung

Buku “Si Anak Kampoeng Berdasarkan Kisah Buya Syafii Maarif” tokoh Muhammadyah, tokoh nasionalis, pluralis, dan sederhana, diluncurkan di aula PP Muhammadyah, Menteng, Kamis, 11/2. BUKU yang diterbitkan oleh PT Gramedia ini ditulis oleh Damien Dematra, doktor teologi dengan multi profesi: sebagai novelis, penulis skenario, sutradara, dan produser atas inisiatifnya sendiri. Bahkan, hasil tulisannya ini akan segera diangkat menjadi sebuah film. Dalam sambutannya, Damien Dematra mengungkapkan, Prof Dr Ahmad Syafii Maarif, Ketua PP Muhammadyah...


Strategi Pastoral Ibu Tunggal

Banyak ibu tunggal yang tidak pernah mendapat pendampingan. Selama ini, sebenarnya para suster Gembala Baik sudah melakukan pendampingan tetapi belum menjangkau mereka. Lewat seminar bertema “Perhatian Bagi Keluarga Tidak Utuh”, Suster–Suster Gembala Baik bermaksud menyosialisasikan keberadaan dan kegiatan komunitas ibu tunggal (single mother) kepada paroki-paroki dan wilayah. Menurut rencana, Komisi Keluarga KAJ, Suster- Suster Gembala Baik, dan PKPM Unika Atma Jaya akan melakukan pendataan jumlah perempuan kepala keluarga serta menggali persoalan...


(NUSANTARA)

Pembaruan di Ketapang

Rapat Para Imam (RAPIKA) Keuskupan Ketapang merumuskan strategi dan tujuan baru berdasarkan data. Fokus pembahasan adalah membangun gerakan pembaruan di berbagai bidang. Tujuan pembahasan, bagaimana Keuskupan Ketapang menjadi Gereja lokal yang responsif dan mandiri. RAPIKA diikuti 31 imam, beberapa tokoh awam, dan biarawan/wati di Keuskupan Ketapang...


Lagi, Tahbisan Imam

Tiga diakon ditahbiskan jadi imam di Gereja St Yohanes Rasul, Kedaton-Bandar Lampung, Senin, 25/1. Mereka adalah Yohanes Kurniawan Jati Pr, Antonius Untoro Pr, dan Agustinus Iswanto Pr. Tahbisan dipimpin Mgr Andreas Henrisoesanta SCJ, Uskup Tanjungkarang, didampingi Pastor Piet Yoenanta Pr, Vikjen Keuskupan Tanjungkarang dan Philipus Suroyo Pr, pastor Paroki St Yohanes Rasul, Kedaton. Ratusan umat dari paroki-paroki yang ada di wilayah keuskupan hadir dalam Misa. Lahir 27 Mei 1978 dari pasutri Stanislaus Sugondo - Maria Magdalena Sudarsih, Yohanes Kurniawan Jati Pr berasal dari...


Uskup Lantik Anggota KTM

Pada Hari Raya Pembaptisan Tuhan, Minggu, 10/1, Komunitas Tri Tunggal Mahakudus (KTM) Distrik Denpasar, Bali merayakan ulang tahun ke-6. Para anggotanya dilantik dan disahkan Uskup Denpasar, Mgr Dr Sylvester San Pr dalam Misa di Gereja Roh Kudus Katedral, Denpasar. Mgr San mengharapkan, anggota KTM hendaknya mau berbuat seperti Yesus dalam pelayanan bagi sesamanya. Seusai Misa, anggota KTM bersama umat lainnya bersama-sama menuju basement gereja...


Doa 40 Hari untuk Gus Dur

Umat Katolik yang tergabung dalam Paguyuban Van Lith (Pavali) menggelar doa bersama untuk menghormati ketokohan Gus Dur, di aula SMA Van Lith Muntilan, Sabtu, 6/2 malam. “Kami memang tidak seiman dengan Gus Dur, namun apa yang diperjuangkan Gus Dur adalah untuk kita semua. Kami sebagai generasi muda tergugah untuk memperjuangkan nilai-nilai pluralisme. Ia menghargai pluralisme sebagai kenyataan sosial dan bagian dari kehidupan,” kata Petrus Tridanto, Anggota Dewan Pertimbangan Pavali. Ratusan wakil dari berbagai agama dan kepercayaan turut berdoa...


Menggugat Kiamat

Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Yogyakarta menggelar diskusi dengan tema Menggugat Kiamat 2012 di Widiyamandala Kotabaru, Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Bertindak sebagai narasumber, dosen Pascasarjana UGM-UIN Dr Zuly Qodir, dosen FTW-USD Pastor Dr V. Indra Sanjaya Pr, dan pakar astronomi Universitas Negeri Yogyakarta Dra Dyah Respati Suryo Sumunar Msi. Pastor Indra yang menyoroti tema dari sudut iman Katolik sejalan dengan Dr Zuly yang menyoroti dari iman Islam. Kiamat pasti terjadi tetapi...


TERPILIH, PRESIDIUM DPC PMKRI

Marini Lusia Aray, mahasiswi FE Universitas Negeri Manado (Unima), terpilih sebagai Mandataris/Formatur Tunggal/Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Tondano Santu Paulus, periode 2010-2011. Terpilih pula Sekjen, Milander Kaunang dan Bendahara, Maya Oping. Marini terpilih dalam Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) di Gedung Gereja Katolik Kampus...


PERGANTIAN PIMPINAN

RD Yustinus Dwikaryanto diangkat sebagai Pastor Paroki Santo Herkulanus Depok Jaya, Depok, Jawa Barat sejak Rabu, 27/1. Ia menggantikan RD Albertus Simbol Gaib Pratolo yang diberhentikan secara hormat sesuai SK Uskup Bogor no 009/SK-KB/I/2010 tentang penghentian dan pengangkatan...


JEJARING GURU

Di Kabupaten Wonogiri, Jateng, terdapat tiga paroki: Wonogiri, Baturetno, dan Danan. Jumlah lingkungan 19. Para guru dan karyawan Katolik se-Kabupaten Wonogiri membuat jejaring berbentuk paguyuban...


UNJUK GIGI

Anak-anak tunarungu dari Lembaga Pendidikan Anak Tunarungu Don Bosco unjuk gigi. Mereka menampilkan drama di hadapan umat Paroki St Paulus Wonosobo, Jateng, untuk memeriahkan pesta nama sekolah mereka, Sabtu, 30/1. Mereka belajar dan tinggal di asrama khusus...


(SANTO & SANTA)

Santo Lorenzo Ruiz : Santo Pertama dari Filipina

Santo Lorenzo Ruiz atau San Lorenzo de Manila adalah orang Filipina pertama yang menjadi Santo. Ia menjadi martir di Jepang sekitar abad ke-17 karena imannya yang teguh akan Kristus, saat negara itu berada pada era Dinasti Tokugawa Shogunate. Lorenzo Ruiz lahir sekitar tahun 1600 – 1610 di Binondo, Manila, Filipina. Ayahnya, keturunan Cina dan ibunya penduduk asli Filipina. Kedua orangtuanya beragama Katolik. Selama masa remajanya, ia belajar bahasa Spanyol dari para biarawan Dominikan. Ia sangat antusias menjadi putra altar dan pelayan sakristi. Lorenzo Riuz dikaruniai bakat kaligrafi. Tulisan tangannya sangat bagus hingga ia dipercaya...


(EKSPONEN)

Enda Mulyanto: Sosok Guru yang Aneh

Siang itu, hujan deras baru saja usai menyiram kawasan Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu, 16/1. Setelah hampir satu jam ditunggu, dari kejauhan sosok berperawakan tinggi dan atletis itu tampak berjalan agak cepat. Seperti biasa, ia selalu tampil dengan gaya pakaian khas pecinta alam. Celana pendek sebatas lutut, tas ransel, kaos berkerah, dan sepatu kets. “Maaf ya, saya datang terlambat. Tadi travel yang saya tumpangi dari Bandung sempat macet karena mesinnya terlalu panas. Di jalan, saya juga sempat terhalang hujan lebat hingga mobil berjalan pelan,” ujarnya. Namanya, Enda Mulyanto. Rupanya, warga Paroki Keluarga Kudus, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini baru saja melakukan presentasi di sebuah perusahaan di Bandung...


(APA DAN SIAPA)

Mgr Hilarius Moa Nurak: Lebih Penting Ultah Tahbisan

J.M.C. Aditya Indradjaja: Prestasi Usia Senja


(KONTAK-KONTAK)

Pelabuhan Cinta

Dulu, selain sebagai status, kebanyakan perempuan cenderung menganggap perkawinan sebagai tempat berlindung yang aman. Ternyata, dewasa ini setelah dunia karier berpaling kepada kaum hawa, masih banyak perempuan yang menjadikan rumah tangganya sebagai pelabuhan cinta yang indah. Perkawinan bagi sebagian perempuan masih dianggap sebagai suatu tahapan kehidupan yang luar biasa penting! Kendati perkawinan senantiasa mengusung banyak tanggung jawab, kaum perempuan cenderung...


(BUKU – VCD – KASET)

Kesetaraan dalam Keberagaman

Berbicara tentang kesetaraan kita tidak bisa menggunakan teori subtantif yang dimunculkan filsuf-filsuf Yunani, Kristen, dan Liberal. Sebab, dalam teori itu dikatakan, manusia diciptakan dalam dua susunan alamiah yang sama, seperti sesuai citra Tuhan, memiliki jiwa, bisa memahami dirinya, serta memiliki kemampuan dan kebutuhan umum. Dengan kata lain, manusia diciptakan setara, dan kesetaraan diperlukan ketika mereka memberi sekumpulan hak yang kurang lebih sama. Pendapat para filsuf di atas dianggap salah dan bertentangan dengan kodrat manusia oleh penulis buku berjujul Rethingking Mul­ticul­turalism,Keberagaman Budaya dan Teori Politik ini. Menurut Bhikhu Parekh, manusia adalah makhluk kodrati sekaligus...


Batin Hening Kunci Perubahan Total

Kondisi batin seseorang dapat membawa pengaruh besar bagi lingkungan sekitar. Namun kenyataannya, kini berbagai bentuk kejahatan dan eksploitasi semakin canggih, krisis dan kerusakan yang ditimbulkan lebih masif dan dahsyat. Semua ini membuktikan bahwa batin manusia tidak berubah setelah sekian juta tahun mendiami bumi. Karena itu, penulis buku ini, seorang imam Yesuit yang pernah mendalami spiritualitas Ignatian dan meditasi Vipassana di Sri Lanka empat tahun silam menyarankan, jika ingin mengubah wajah bumi, terlebih dahulu kita perlu mengubah batin kita secara total. Kalau diri telah berakhir, sesuatu yang kudus mungkin akan tampil dan menggerakkan tindakan kita secara baru...


(KESAKSIAN)

Tak Hanya Satu Jam

Saat hendak melewati sebuah truk tronton di Kecamatan Purwosari-Pasuruan, Jawa Timur, motor yang dikendarai Petrus Dominggus Pati tersenggol. Seketika tubuhnya terpental di bahu jalan. Darah segar segera mengucur dari pelipisnya. Hari masih pagi saat Piter, panggilannya, melaju dengan kecepatan tinggi. Dari Surabaya, ia bersama tiga rekannya menuju Malang. Ia mendahului teman-temannya hingga sekitar satu kilometer di depan. Tak dinyana, petaka mengincarnya. Saat kecelakaan terjadi, Piter sontak berujar, “Bunda Maria, tolong saya!” Piter yakin, Bunda Maria telah meluputkannya dari maut. Nyatanya, ia hanya terpelanting di tanah. Meski demikian, urat nadi di pergelangan tangan kirinya terputus dan...


(MANCANEGARA)

Calon Penerima Nobel Perdamaian Hilang

Geng He, istri Gao Zhisheng – pengacara beragama Kristen yang telah hilang hampir setahun – mengatakan, pemerintah seharusnya punya otoritas untuk mengetahui, melacak jejak, dan mengetahui nasib suaminya saat ini. Gao Zhisheng dibawa dari rumahnya di Provinsi Shaanxi, Cina, pada 4 Februari 2009 oleh sekelompok oknum polisi dan tidak pernah pulang kembali sampai saat ini. Geng He mengatakan, sejak itu suaminya yang berprofesi sebagai pengacara Hak Asasi Manusia (HAM) tidak pernah lagi diketahui kabarnya. Pada 21 Januari 2010, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan...


Keuskupan Baru di Timor-Timur

Vatikan secara resmi mendirikan keuskupan baru bernama Keuskupan Maliana di Timor Timur, Sabtu, 30/1. Pastor Norberto do Amaral akan menjadi uskup keuskupan ini. Keuskupan Maliana akan membawahi sepuluh paroki yang melayani 200.000 umat Katolik, enam imam Diosesan, 25 imam non-Diosesan, dan 108 biarawan/biarawati. Keuskupan ini merupakan keuskupan ketiga di Timor-Timur. Daerah administratifnya meliputi tiga distrik, yaitu Liquica, Bobonaro, dan Cova Lima, serta 16 sub distrik. Keuskupan Maliana berbatasan langsung dengan Keuskupan Dili di bagian timur dan...


(PRAPASKAH)

Ciuman untuk Sang Guru di Taman Zaitun

Di Bukit Zaitun, sesuai dengan namanya, tumbuh pohon zaitun. Mulai dari puncak bukit hingga lereng dipenuhi pohon penghasil minyak zaitun. Di kaki bukit terdapat sebuah tempat penyulingan minyak zaitun yang dalam bahasa Ibrani disebut Gat Shemanim. Kisah sengsara Yesus dimulai di tempat ini, diawali dengan sebuah ciuman pada hari Kamis malam. Sambil memandang ke arah bukit, aku mencoba mereka ulang kisah dalam Injil. Aku membayangkan Yesus dan para murid usai merayakan perjamuan Paskah, keluar dari rumah perjamuan menyusuri gelap malam. Dia keluar gerbang kota, menyeberangi Lembah Kidron menuju arah tenggara...


Taman Zaitun

Taman Zaitun adalah sepetak taman di kaki barat Bukit Zaitun, Yerusalem. Dalam Injil Matius (26:36-46), Markus (14:32-42), dan Lukas (22:39-46) dikisahkan, Yesus bersama para murid-Nya berdoa di taman ini, sebelum ditangkap laskar Romawi pada Jumat dini hari, sebelum Paskah. Bukit Zaitun terletak di sebelah timur reruntuhan Bait Allah,dipisahkan oleh sebuah lembah. Persisnya, Taman Zaitun terletak di sebelah belakang agak menyamping dari Gereja Semua Bangsa. Disebut Taman Zaitun (Getsemani, Gethsemane), karena di taman ini tumbuh beberapa pohon zaitun (Olea europaea). Sebenarnya, tidak seorang pun tahu di mana persisnya letak...


(RENUNGAN HARIAN)

Keringat Gembala

Pernahkah Anda melihat lukisan tentang Yesus sebagai gembala yang baik? Yang mungkin akan muncul dalam bayangan adalah lukisan tentang Yesus dengan wajah tenang sedang menggendong seekor domba. Atau yang lain, tentang Yesus yang sedang menuruni sebuah tebing untuk membebaskan seekor domba yang tersesat. Mengapa begitu sering raut muka Yesus digambarkan sangat lembut? Bukankah hidup seorang gembala adalah hidup yang keras dan kerap dekat dengan bahaya yang menakutkan? Tentu saja kita bisa berseru dengan penuh keyakinan: ”Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan.” Namun demikian, pernahkah kita berpikir tentang keringat yang dikeluarkan, tentang tenaga yang dikerahkan, tentang kantuk yang harus...


(MIMBAR)

Kala Gereja Dituntut Membela

Pembelaan Gereja bagi masyarakat miskin dan buta hukum yang sedang tertindas, bukanlah sekadar aksi advokasi gerakan sosial. Di dalamnya sarat praktik spiritualitas multi-dimensi yang berlandaskan pada Ajaran Sosial Gereja (ASG). Peran guru moral dari wewenang magisterium Gereja, bisa tampak menjadi sangat konkret dalam keterlibatan lintas-seksi di institusi parokial Gereja lokal. Hal itu mencuat nyata dari kasus Gereja Keuskupan Sibolga pada hari-hari belakangan ini. Gereja dituntut masyarakat sekitarnya supaya tampil terdepan untuk bertarung bersama menghadapi akal-akalan licik para pejabat penguasa dan pengusaha. Sikap masyarakat itu disampaikan dengan keluhan yang intinya...


(KONSULTASI IMAN)

Rahasia di Kamar Pengakuan (oleh Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)

Saya ingin mengaku dosa kepada imam tetapi saya khawatir, dosa saya akan diketahui saudara-saudara saya. Kami sekeluarga sangat dekat dengan para romo di paroki. Apakah rahasia saya pribadi ini akan terjamin?

Laurentia Trisnaningtyas, Semarang


(CERPEN)

Markus, Petrus, dan Matius (Karya Fr Gregorius Manuel Due)

Sore itu angin berhembus sepoi-sepoi. Hawa sejuk terasa menyegarkan membuat orang betah menikmati suasana. Tetapi, tidak demikian dengan Markus. Beberapa hari ini ia terus merasa gerah. Maunya marah-marah terus tetapi tidak tahu kepada siapa harus ia lampiaskan kemarahan itu. Dia juga jadi sulit tidur. Dia merasa amat terhina dengan apa yang menimpa dirinya. Tak tahan memendam perasaan, Markus pergi menjumpai Om Petrus. Kata para psikolog, bersharing dapat membuat beban terasa ringan. Bergegas ia menjumpai...


(JENDELA)

(TAHUN IMAM)

Misionaris Keluarga Kudus (MSF) : Menjadi Misionaris yang Siap Diutus

Dulu, para misionaris berdatangan dari luar negeri melakukan pewartaan di Indonesia. Namun, seiring perkembangan zaman, jumlah kaum muda yang terpanggil menjadi imam di luar negeri semakin menurun. Sekarang, kondisi berbalik. Justru misionaris dari Indonesia yang menjadi misionaris ke luar negeri. Tugas misi berpindah bukan lagi dari Eropa-Asia tetapi Asia-Eropa. Hal ini menjadi isu penting yang sedang menjadi konsentrasi beberapa tarekat imam dan biarawan/biarawati di Indonesia. Conggregatio Missionariorum a Sacra Familia (MSF) atau Kongregasi Para Misionaris Keluarga Kudus termasuk tarekat yang ikut memikirkan hal tersebut. Bahkan, misi menjadi salah satu hal yang dibahas dalam...


Sekilas Misionaris Para Keluarga Kudus

Kongregasi Keluarga Kudus atau Congregatio Missionariorum a Sacra Familia (MSF) adalah kongregasi imam di bawah Gereja Katolik Roma. Kongregasi ini didirikan Pastor Jean Berthier MS pada 28 September 1895 di Grave, Belanda. Pastor Jean Berthier MS adalah seorang imam Kongregasi Misionaris La Salette, sebuah kongregasi yang didirikan oleh Uskup Grenoble pada tahun 1852. Pastor yang lahir pada 24 Februari 1840 di Châtonnay, Dauphiné, Perancis ini melihat banyak pemuda berusia antara 15- 30 tahun tidak mempunyai kesempatan menjadi imam karena...


(KONSULTASI KELUARGA)

Pentingnya Merawat Diri

Tulisan ini saya buat berangkat dari satu dua guyonan di antara teman-teman wanita di lingkungan saya yang berpendapat bahwa kalau sudah menikah untuk apa merawat diri. ”Sudah laku,” begitu kata mereka. Tentu saja ini guyonan yang bagi saya sangat menggelitik. Bagaimana tidak, pernikahan seakan-akan dianggap sebagai sebuah jaminan laku dan sudah ada pemilik sehingga untuk apa repot-repot merawat diri, toh sudah ada suami dan anak-anak. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa perkawinan bagi sebagian besar wanita merupakan titik tujuan dalam hidup ini. Perkawinan ibarat sebuah terminal akhir dalam hidup, sehingga ketika hal itu sudah tercapai, seakan hidup sudah ada yang memiliki, sudah ada batas dengan rambu-rambu...


(TEROPONG)

Jejaring Pembelajaran

Bila kita melihat tujuan pendidikan secara filosofis, maka misi utama pendidikan adalah menyiapkan peserta didik untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan masyarakat. Peserta didik yang belajar di sekolah saat ini, ketika mereka selesai bersekolah akan menghadapi masyarakat yang terus berubah. Masyarakat yang berubah menuntut persiapan yang sesuai dengan perubahan. Secara tidak langsung, cara-cara mengajar dan materi yang diajarkan para pendidik pun turut berubah. Salah satu fenomena perubahan dalam masyarakat kita --lima tahun terakhir ini—adalah munculnya jaringan sosial di internet. Keberhasilan sebuah perusahaan dalam memasarkan jualannya sangat ditentukan kemampuan menggunakan...


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: