Edisi No 23, Tanggal 06 Juni 2010: 50 Tahun Atma Jaya Jakarta

Tanggal 1 Juni 2010 Unika Atma Jaya Jakarta genap berusia 50 tahun. Selama 50 tahun itu pula para pendiri Unika Atma Jaya, antara lain Frans Seda, Anton M. Moeliono mengabdikan dirinya pada Gereja, Nusa dan Bangsa lewat pendidikan tinggi. Banyak sudah yang dihasilkannya. Masuknya Mgr I. Suharyo sebagai Ketua Dewan Pembina Unika Atma Jaya Jakarta tentu membawa angin yang menyegarkan suasana di dalamnya. Harapannya, Unika Atma Jaya mampu menghasilkan manusia-manusia yang berkualitas baik intelektual, kepribadian, maupun kerohaniannya. Maka Unika Atma Jaya menatap ke depan dan maju terus!

KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):

Sanggup Menapaki Usia Emas

Frans Seda tersenyum cerah, tatkala Presiden Soekarno menunjuk sebidang tanah di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan untuk digunakan sebagai Kampus Unika Atma Jaya. ”Paling sedikit bangunan bertingkat empat yang boleh berdiri di situ dan harus dibangun dalam waktu dua tahun. Sanggup?” tantang Bung Karno. Seda menyanggupinya. ”Terlalu bodoh untuk bilang tidak sanggup!” tukasnya.

Anton M. Moeliono: Modal Awalnya Rp 500

“Awalnya, Universitas Atma Jaya berdiri hanya dengan modal Rp 500. Uang sebesar ini dipergunakan untuk mendirikan Yayasan Atma Jaya sebagai tempat bernaung universitas tersebut.” Demikian tutur salah satu pendiri Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Prof Dr Anton Moedardo Moeliono, saat ditemui HIDUP di rumahnya di kawasan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 25/5.

Mgr I. Suharyo Pr : Semua Merupakan Karya ‘Roh’

Sejak 20 Maret 2010, Mgr Ignatius Suharyo diangkat menjadi Ketua Dewan Pembina Unika Atma Jaya Jakarta. Apa tanggapannya terhadap perayaan 50 tahun Unika Atma Jaya Jakarta? “Sebagai imam dan uskup, saya memandang usia 50 tahun adalah rahmat. Dalam Katolik, 50 tahun bisa disebut sebagai Tahun Yobel atau tahun rahmat,” paparnya kepada HIDUP di ruang tamu Wisma Keuskupan Agung Jakarta, Sabtu, 22/5.

Tantangan Pendidikan Moral Sekolah Katolik

Tanggal 1 Juni 2010, genap 50 tahun Universitas Katolik Atma Jaya bertahan di jantung Kota Jakarta dengan reputasi yang amat membanggakan umat Katolik Indonesia. Bagi umat Katolik Indonesia, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta merupakan sebuah produk zamannya. Universitas ini didirikan dengan sebuah optimisme besar. Dia, juga beberapa universitas Katolik lain, bisa dilihat sebagai puncak karier kerasulan umat Katolik di bidang pendidikan.

BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:

(TAJUK)

Universitas yang Katolik

Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta berumur setengah abad. Lima puluh tahun lalu, para sarjana dan cendekiawan Katolik berdiskusi dan merasa terpanggil untuk menyumbangkan ’sesuatu’ pada Gereja dan bangsa. Mereka mendirikan Universitas Katolik dengan cita-cita mendidik mahasiswa menjadi pribadi yang tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga matang dalam kepribadian.

(KABAR JAKARTA)

Membentuk Berlian

Tugas para guru Katolik adalah mengantar orang-orang muda ke masa depan yang terbaik. Para murid yang dididik ibarat berlian yang belum terbentuk. Pesan ini mengemuka dalam acara bedah buku Sang Guru Sang Peziarah-Spiritualitas Guru Kristiani di aula Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 2/5.

Syukur 40 Tahun Martina Berto

Utusan Vatikan, Mgr Stefan Wylezek, memimpin Misa konselebrasi syukur 40 tahun PT Martina Berto. Perusahaan ini dirintis Martha Tilaar dengan membuka salon kecantikan di sebuah garasi milik ayahnya, Yakob Handana, di Jl Kusuma Atmaja No 47 Menteng, Jakarta Pusat. Selama 40 tahun ini, Martha Tilaar berhasil mengembangkan usaha ini hingga menjadi sebuah badan usaha yang produknya dipasarkan dan diterima di seantero dunia.

Kobarkan Semangat Marsudirini

Sebanyak 287 siswa/i SMA Marsudirini, Kemang Pratama, Bekasi diserahterimakan dari sekolah kepada orangtua masing-masing. Acara serah terima diselenggarakan di halaman sekolah yang dipasangi tenda, Sabtu, 29/5. Hadir selain para siswa/i yang didampingi orangtua masing-masing, juga para pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Tripika Rawalumbu, para suster OSF, para pastor di Bekasi, dan kepala SMP tempat asal para siswa/i sekolah ini.

Turnamen Youth Cup 2010

Dalam rangka menggali benih-benih panggilan hidup membiara di antara kaum muda Komisi Panggilan KAJ menggelar Youth Camp 2010 di halaman Wisma Salesian Don Bosco. Dalam kaitan itu, Ketua Komisi Panggilan Keuskupan Agung Jakarta, Pastor Albertus Ary Dianto Pr, tampak sangat gembira menyaksikan ratusan anak muda berkumpul di halaman Wisma Salesian Don Bosco, Sunter, Minggu, 2/5.

Menghidupkan Nilai Luhur

Alumni SMA St Theresia Jakarta mengangkat tema “Menghidupkan Nilai-nilai Luhur dalam Proses Pendidikan Dewasa ini” dalam seminar 50 tahun almamaternya. Seminar berlangsung di Auditorium SMA Theresia, Sabtu, 22/5 dihadiri sekitar 300 orang terdiri dari para alumni, para guru, dan para orangtua/wali murid.

(NUSANTARA)

Aura Siswa Dempo Cerah

Memperingati HUT ke-75, SMA Katolik Santo Albertus (Dempo) Malang menyelenggarakan berbagai acara dimulai Mei 2010 dan berakhir Desember 2011. Rangkaian acara sekolah yang berdiri tahun 1936 itu antara lain seminar nasional, tari topeng seribu siswa, tanam seribu pohon, bakti sosial, pergelaran ketoprak humor, pergelaran wayang kulit, festival paduan suara nasional.

Berjalan Bersama Kristus

PERSINK KAJ berziarek ke Gua Maria Sawer Rahmat, Cisantana, Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Jumat-Sabtu, 14-15/5. Pesertanya adalah 40 siswa-siswi Negeri Katolik Keuskupan Agung Jakarta. Acara bertema “Walking in Companionship With Christ”. Mereka berasal dari SMAN 8, 28, 38, 13, 52, 44, 86 Jakarta, dan SMAN 1, 2, 7 Tangerang.

Rayakan Ultah dengan Konser

Mengawali rangkaian kegiatan ulang tahun ke-80 Paroki St Yoseph Medari, mudika setempat menggelar konser musik di Gereja Medari, Sabtu, 22/5 malam. Alunan lagu “Semua Ciptaan Bersuka Ria” yang dibawakan Kelompok Paduan Suara PIA & PIR Medari dengan penuh semangat, seakan menggetarkan gereja setempat.

Saroinsong Kembali Pimpin CU Bersatu

Dalam RAT Credit Union Bersatu Manado tahun buku 2009 di Wisma Montini Manado, Sabtu, 30/4, Max Saroinsong terpilih kembali sebagai Ketua Pengurus. Sementara Afra Futwembun dipercaya sebagai Ketua Badan Pengawas masa bakti 2010-2013. Max Saroinsong, Ketua Pengurus masa bakti 2008-2010, dalam laporannya menjelaskan, CU Bersatu Manado berdiri pada 5 Mei 2006 dengan jumlah anggota 92 orang.

Mengoptimalkan Media Informasi

Beberapa kelompok cendekiawan menyelenggarakan seminar untuk mencari cara mewarta di zaman informasi kini. Kelompok-kelompok itu adalah Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Korda Jabar bekerjasama dengan Asosiasi Yayasan Untuk Bangsa (AYUB) Jabar, Perhimpunan Gereja Perkumpulan Kristen (PGPK) Bandung, Sanggar Sekar Asih Bandung, Bala Keselamatan Bandung, dan Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung.

Kapusin Promosi Diri

Tiga tahun sekali para frater di Biara Kapusin Alverna Sinaksak, Brastagi, piknik. Tahun ini piknik diadakan pada Sabtu-Minggu, 10-11/4. Piknik komunitas ini juga diisi dengan mengunjungi Museum Rumah Bolon Simalungun yang terdapat di Pematang Purba. Mereka mencoba menggali nilai sejarah Rumah Bolon.

KERJASAMA KATOLIK-KRISTEN

Salah satu bentuk kerjasama antara Kristen dan Katolik di Cirebon adalah mengadakan tanah pemakaman khusus untuk warga Kristen Protestan dan Katolik. Makam ini berdiri sejak tahun 2003 yang prasasti pembukaannya ditandatangani Pendeta Sugeng Daryadi dan Pastor Y.C. Abu Kasman OSC.

ARAK GUNUNGAN BUKU

MULTICULTURE Campur Realino (MCR) di Kompleks Lembaga Studi Realino Universitas Sanata Dharma Yogyakarta memperingati Hari Buku Nasional dengan mengarak gunungan buku, Kamis, 20/5. Gunungan buku ini diarak mengelilingi Kompleks Realino, dengan rute Jalan Moses Gatotkaca – Jalan STM Pembangunan – Jalan Gejayan, dan kembali ke halaman MCR.

RUKUN SAMPAI LANSIA

Ikatan Karya dan Hidup Antar Rohaniwan-Rohaniwati (IKHRAR) Rayon Semarang mengadakan Paskahan bersama 70 anggotanya di Wisma Katharina Kompleks Susteran OSF Semarang, belum lama ini. Mereka merupakan religius lansia dari Susteran AK, PI, PIJ, OSF, Komunitas SJ, dan Komunitas Bruder FIC.

KAUL KEKAL OSF

Lima putri Kongregasi OSF Sibolga mengikrarkan kaul kekal sebagai penyerahan hidup total bagi Allah dan sesama. Mereka adalah Sr M. Auxilia Siringo-ringo OSF, Sr M. Rosa Silalahi OSF, Sr M. Natalia Halawa OSF, Sr M. Goreti Pasaribu OSF, dan Sr M. Dionisia Siringo-ringo OSF.

DARI DAN UNTUK ANAK

Siswa TK Maria Pia Mastena Koting Maumere melakukan show band di Paroki Koting, Maumere, Minggu 2/5. Acara ini untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh tepat pada hari itu.

(SAJIAN KHUSUS)

Lokakarya Promotor Panggilan : Masih Dibutuhkan Banyak Imam

Kurang lebih 100 imam, suster, bruder, dan frater dengan berbagai macam warna jubah ikut serta dalam perarakan Misa pagi di Katedral Ijen-Malang, Minggu, 2/5. Sekitar 30 tarekat yang ada di Indonesia hadir di gereja ini. Mulai 30 April - 3 Mei 2010 mereka mengikuti ‘Lokakarya Promotor Panggilan se-Indonesia 2010’ di Jayagiri Malang.

Tanggapan Umat

Andreas Abadi, misdinar St Andreas Tidar, Malang, pelajar kelas XI SMAK Frateran Malang: “Menurut saya, acara Promotor Panggilan 2010 ini cukup mengesankan. Saya dapat bergembira bersama dan menangkap apa yang disampaikan oleh para promotor. Acara ini dapat menambah keinginan saya untuk menjadi imam. Paling tidak, dapat menambah sedikit-sedikit wawasan saya mengenai imam.

(APA DAN SIAPA)

Mayong Suryolaksono : Bus Kota dan Seminar

Franki Pitoy Pr : Luncurkan Album Rohani

St. Kartono : Bukan Kriteria Kelulusan

Liria Tjahaja : Tak Lupakan Paroki

(MIMBAR)

Guru PNS (Oleh : Teresya)

Harapan para guru untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik kelihatannya bakal terpenuhi. Di daerah-daerah sudah banyak guru bantu yang mengabdi baik di sekolah negeri maupun swasta diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. Tentu selanjutnya mereka juga berharap menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini yang akan membuat mereka lebih tenteram, karena penghasilan bulanannya menjadi lebih baik, dan kelak ketika pensiun, kehidupan mereka akan lebih terjamin.

Mgr Soegijapranata Tentang Korupsi (Oleh : Theodorus Sudimin)

“Kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang, terutama kaum miskin dan siapa saja yang menderita, merupakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan para murid Kristus juga” (Gaudium et Spes 1). Satu persoalan bangsa yang menjadikan anak bangsa termasuk umat Katolik merasa berduka dan cemas adalah korupsi. Menanggapi persoalan korupsi ini, sebelum dilangsungkan Konsili Vatikan II yang menghasilkan dokumen Gaudium et Spes yang dikutip di atas, Mgr Albertus Soegijapranata SJ, Uskup Agung Semarang memberikan renungan kepada umat Katolik khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya dalam Surat Gembala Masa Puasa, 10 Februari 1962.

(KESAKSIAN)

Untaian Rahmat Perak Imamat

Seraya mengerahkan segenap tenaga, Pastor Aloysius Supandoyo OSC membelah segelondong kayu. Bulir-bulir peluh yang mengelai di keningnya pun memburai karena belum sempat disekanya… Di celah tugasnya sebagai pastor Paroki Atsy Agats, Papua, Pastor Pandoyo kerap menggarap perkayuan di selasar pastoran. Setelah memotong, ia menggergaji sendiri potongan-potongan kayu tersebut, lalu membentuknya menjadi kusen, pintu, jendela, dll.

(MANCANEGARA)

Agama Katolik Sempat Hampir Musnah

Negeri yang terkenal dengan julukan Beruang Merah ini dikenal sebagai negara Ortodoks karena mayoritas penduduknya menganut agama Ortodoks. Namun, ada juga agama-agama lain seperti Islam yang merupakan mayoritas terbesar kedua, lalu Buddha, Yahudi, Kristen Protestan, Katolik Roma, Katolik Yunani, dan lainnya.

(RENUNGAN HARIAN)

Yesus yang Bahagia

1. Anda mau bahagia? Pasti! Tetapi, tentu dengan cara Anda sendiri. Padahal setiap manusia adalah ciptaan Tuhan. Hanya Allah yang mengetahui kebahagiaan sejati. Berbahagialah orang yang menuruti petunjuk Tuhan. Malanglah manusia yang mau menentukan cara sendiri untuk sampai kepada kebahagiaan.

(KONTAK-KONTAK)

Motivasi Bergaul

Pebasket ternama Amerika, Jack Twyman, memulai setiap sesi latihan dengan memasuki lapangan lebih cepat. Ia melakukan lemparan bola hingga 200 kali meskipun sebenarnya tubuhnya sudah terasa’panas’ setelah 20 sampai 30 kali lemparan. Ia sengaja melakukan hal tersebut. Menurutnya, tindakan itu yang selalu memotivasinya dalam menyiapkan pertandingan.

(EKSPONEN)

Meski Muslim, Dalami Musik Liturgi

Siapa yang tak kenal Avip Priatna, konduktor kampiun Indonesia? Hidupnya dicurahkan untuk kemajuan dunia paduan suara di negeri ini. Meski Muslim, ia sangat menyukai musik liturgi Gereja Katolik. Bahkan, ketika bersekolah di sebuah sekolah Katolik di Bogor, ia mendapat nilai tertinggi untuk pelajaran Agama Katolik.

(KONSULTASI IMAN)

Adorasi (Oleh : Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)

Sekarang di banyak paroki diadakan adorasi Sakramen Mahakudus. Apa perlunya diadakan adorasi itu? Apa bedanya jika seseorang berdoa di hadapan tabernakel di dalam Gereja besar? Apakah boleh waktu adorasi kita mendoakan doa rosario?

Hengky Setiawan, Surabaya

(CERPEN)

Malam Mingguan di Gereja (Oleh : Mario Rustan)

“Masih kepagian.” “Baguslah. Ternyata nggak begitu macet.” Aku dan Erika menunggu di dalam mobilku. Inilah satu-satunya Misa di St Elizabeth yang lengang, Misa Sabtu petang. Khawatir macet malam mingguan, kami berangkat sejam yang lalu. Sekarang, masih ada tiga puluh menit lebih. Sore itu tidak begitu cerah, tapi kelihatannya tidak akan hujan. Semoga tidak hujan.

(JENDELA)

TAHUN IMAM :

Kongregasi Misi (CM) : Mewarta bagi Kaum Miskin

Gereja Katolik pada abad XV-XVII mengalami kemerosotan hidup. Waktu itu terjadi praktik jual-beli hal rohani (simoni). Para klerus pun tertarik untuk berkarya di kota-kota besar, agar bisa mendapatkan fasilitas, kekayaan, kehormatan, dan kekuasaan. Keinginan yang sama juga muncul dalam hati Vincensius a Paulo. Lahir dalam keluarga sederhana, Vincensius tidak hidup dalam kelimpahan. Ia ingin menjadi imam supaya dapat mengumpulkan banyak uang.

(KONSULTASI KELUARGA)

Siswa TK Jatuh Cinta (Oleh : H.M.E. Widiyatmadi)

Sore itu, Wastu (5,5) baru saja bangun tidur. Setelah berjingkat melangkah keluar dari kamar tidur, ia langsung menggelendot ke bahu ibunya yang tengah duduk santai di sofa. Beberapa saat kemudian, mulutnya didekatkan ke telinga kiri ibunya. Lalu, ia bercerita,…

(TEROPONG)

Pendidik di Era Teknologi Informasi (Oleh : Fidelis Waruwu)

Paus Benediktus XVI mengeluarkan pesan khusus pada Hari Komunikasi se-Dunia ke-44, 16 Mei 2010 lalu. Dalam pesan itu, Paus menilai penyebaran media komunikasi digital, seperti website, blog, Facebook, e-mail, Twitter, dan lain-lain, sudah tak terbendung serta mempunyai dampak sosial yang besar pada zaman kini. Paus menilai, “...media itu semakin menjadi penting bagi pelayanan imam yang berhasilguna.”

SUPLEMEN JEJAK

A Global Local University

Sejak April 2009, Keluarga Besar Atma Jaya Jakarta, khususnya Yayasan Atma Jaya dan Unika Atma Jaya, sudah mulai menggeliat menyambut Pesta Emas (50 Tahun). Diawali dengan Lomba Logo Pesta Emas Atma Jaya. Kemudian ketika Atma Jaya mulai menapaki tahun ke-50, tepatnya Senin, 1 Juni 2009, kegiatan resmi Perayaan Pesta Emas pun dimulai. Ditandai dengan peluncuran Logo Pesta Emas yang berlangsung di Auditorium Kampus UAJ Jl Sudirman 51, Jakarta.

Berbakti Sosial di Cisauk

Gereja dan Tanah Air bak dua sisi mata uang. Berbakti untuk Tuhan dan Tanah Air Indonesia sama-sama penting. Begitulah yang telah dilakukan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya Jakarta selama 50 tahun kehadirannya. Sebagai perwujudan cinta terhadap Gereja, ada sejumlah kegiatan yang telah dilakukan Unika Atma Jaya Jakarta – kerap disingkat UAJ saja – seperti penelitian-penelitian mengenai keuskupan, ordo/tarekat/kongregasi, dan sejenisnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: