Edisi 31 : Konferensi JPCC Dominikan

Sajian Utama:
Bertepatan 25 tahun Justice, Peace & Care of Creation (JPCC) Asia Pasifik, keluarga Dominikan se-Asia Pasifik menyelenggarakan Konferensi empat tahunan JPCC di Sawangan, Depok, Jawa Barat, 5-9/7. Walau tema umumnya soal hak asasi manusia, namun masalah buruh juga menjadi topik bahasan. HIDUP pun sempat menyambangi konferensi tersebut. Mereka sepakat mengadakan gerakan bersama untuk lebih memperjuangkan keadilan dan perdamaian, termasuk di antaranya keadilan bagi tenaga kerja yang tertindas. Pada konferensi ini juga dipilih Co-Promotor JPCC Asia Pasifik 2010-2014, yakni Pastor Andreas Kurniawan OP dan Sr Hermine OP dari Indonesia. Tunggu saja tindak lanjutnya.


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):
Dominikan Asia Pasifik : JPCC Dominikan Asia Pasifik
Di tengah-tengah sebuah resort di daerah Sawangan Depok, Jawa Barat, Keluarga Dominikan Asia Pasifik mengadakan Konferensi Empat tahunan Justice, Peace, and Care of Creation (JPCC) Regional Asia Pasifik. Konferensi diawali Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Bandung, Mgr J. Pujasumarta. Sekitar 100 anggota keluarga Dominikan, terdiri dari pastor, suster, dan awam berkumpul pada 5-9 Juli lalu.


Ketika OP Melihat Buruh
Justice, Peace, and Care of Creation (JPCC) OP Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi JPCC Asia Pasifik. Mereka memperkenalkan perjuangan buruh kepada para peserta konferensi. Konferensi ini bertemakan hak asasi manusia, dengan fokus pada buruh. Seperti ditegaskan Co-Promotor JPCC Asia Pasifik terpilih, Sr M. Hermine Nurhayati OP, “Pertemuan ini tidak hanya membahas soal buruh. Tetapi, buruh menjadi salah satu topik pembicaraan.”


Sharing Pastor Bien dan Carlos
Keterlibatan Dominikan awam Indonesia menjadi satu hal yang membahagiakan dalam Konferensi Justice, Peace, and Care of Creation (JPCC) Dominikan, di Sawangan, 5-9/7/2010. “Ini adalah konferensi pertama yang melibatkan Dominikan awam,” ungkap Co-Promotor JPCC Asia Pasific, Pastor Bienvenido Trinilla OP. Pastor Bien mengakui, peran Dominikan awam perlu terus ditingkatkan.


BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:
(TAJUK)
Tumbuhnya Solidaritas Sosial
Albert Nolan OP seorang Imam Dominikan lahir di Afrika Selatan, generasi keempat perantauan dari Inggris. Buku yang ditulisnya “Yesus sebelum Agama Kristen” banyak diperbincangkan, diterjemahkan ke dalam sekitar sepuluh bahasa, termasuk Indonesia. Dalam bahasa Inggris, buku ini sudah lebih dari 25 kali dicetak.



(KABAR JAKARTA)
OGF untuk Penyegaran
Selama sepekan, 16 imam Diosesan dari sembilan keuskupan mendapatkan penyegaran semangat dan komitmen dalam pelayanan pastoral. UNIO imam Diosesan Indonesia mengadakan kegiatan On Going Formation (OGF), selama tujuh hari (19–25 Juli). OGF diadakan di Wisma Unio Indonesia Kramat VII No 10 Jakarta Pusat.


Mewaspadai Gerakan Transnasional
Gerakan transnasional berlangsung semakin rapi dan terstruktur, bukan hanya mengancam warga negara non-Muslim, juga masyarakat penganut Islam. Gejala gerakan ini dicermati dalam seminar bertema ”Fenomena Gerakan Transnasional Islam dan Tingkat Keradikalan di DKI-Jakarta”, di Aula St Eugenis de Mazenod Lt 2, Gereja Trinitas, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu, 18/7.


Pertemuan Ibu Tunggal
Sekitar 90 orang, terdiri dari ibu dan anak, memenuhi Kapel Gembala Baik Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu, 11/7. Hari itu, ada pertemuan para ibu yang membesarkan anaknya seorang diri, yang tergabung dalam Single Mother Community (SMC). Mereka mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin Pastor Aloysius Hadi Nugroho Pr, bersama Pastor Petrus McLaughlin OMI.


Gembala–Umat, Satu Pola Pikir
Umat Pulomas berupaya menyatukan pola pikir antara gembala dan umat, melalui seminar bersama Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo. Seminar ini mengulas buku karya Mgr Ignatius Suharyo, “The Catholic Way”, di Aula Paroki St Bonaventura Pulomas, Sabtu, 24/7. Kegiatan dalam rangkaian perayaan ulang tahun paroki ke-33 ini diikuti sekitar 300 orang, terdiri dari para orangtua dan kaum muda.


Konser Persahabatan di MBK
Beberapa kelompok paduan suara menyemarakkan malam di auditorium Paroki Maria Bunda Karmel, Tomang, Kamis, 15/7. Konser persahabatan itu menampilkan dua kelompok paduan suara, yaitu The Indonesia Children Choir dan The Indonesia Choir asuhan Jay Wijayanto. The Indonesia Children Choir membawakan lagu: Terzetto–Felix Mendelssohn Bartholdy (1809–1847), Seal Lullaby–Eric Whitacre (1970), Sipatokaan–Arr: Arvin Zaenullah In Memoriam–Christophe Barratier.


GOTA MKK ”Ayo Sekolah”
Paroki Maria Kusuma Karmel (MKK) melaunching Program Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA) MKK “Ayo Sekolah”. Program ini diluncurkan dalam Misa Perayaan ke-18 Pesta Nama Pelindung Paroki MKK, Minggu 18/7. Umat yang hadir dalam Misa tersebut dibagikan formulir menjadi Orang Tua Asuh.


(NUSANTARA)
Pemakaman Kembali Jasad Mgr Hermelink SCJ
Ribuan orang berduyun-duyun memasuki kompleks makam di mana terletak kapel St Theresia, Pringsewu, Lampung. Mereka menghadiri Misa pemberkatan kapel baru sekaligus pemakaman kembali jenazah Mgr A. Hermelink Gentiaras SCJ, Selasa, 20/7. Lima belas menit sebelum Perayaan Ekaristi, umat diberi kesempatan mengambil foto jenazah Mgr Hermelink yang telah disemayamkan selama 17 hari di Kapel St Theresia, Pringsewu, Lampung, dengan posisi tepat di tengah altar. Pagi itu kompleks makam biara bak lautan manusia. Umat terus berdatangan.


Penutupan Tahun Imam
Keuskupan Banjarmasin secara resmi menutup Tahun Imam di Paroki Katedral Keluarga Kudus, Jumat, 9/7. Perayaan Ekaristi dimulai pada pukul 18.00 Wita dengan konselebran utama Uskup Ketapang Mgr Blasius Pujaraharja, didampingi Uskup Banjarmasin Mgr Dr Petrus Boddeng Timang, Vikaris Jenderal Keuskupan Banjarmasin Pastor Theodorus Yuliono Prasetya Adi MSC, Provinsial MSF Kalimantan Pastor Kanenitas Teddy Aer MSF, Ketua Dekanat Kota Pastor Ignatius Allparis Freanggono Pr, Ketua Dekanat Tengah Utara Pastor Yosef Kristianto MSF, dan Ketua Dekanat Timur Pastor Christophorus Katijanarso CM, serta 18 imam yang berkarya di Keuskupan Banjarmasin turut serta mempersembahkan Ekaristi pada sore itu.


Rotasi Jabatan Pastor Paroki
Penyerahan jabatan pastor Paroki Katedral dari Pastor Gerardus Ohiduan MSC kepada Pastor Sony Walewowan Pr berlangsung dalam Misa di Katedral Merauke, Minggu, 11/7. Di hadapan umat, Pastor Gerry meminta maaf atas kekurangan dan kelemahannya selama empat tahun mengemban tugas sebagai pelayan, terutama karena program–program yang dirintisnya belum menjawab kebutuhan umat.


Terpilih, Dewan SCMM Provinsi Indonesia
Congregatio Sororum Caritatis a Nostra Domina Matre Misericordiae (Kongregasi SCMM) Provinsi Indonesia mengadakan kapitel, sekaligus merayakan 125 tahun hadir dan berkarya di Indonesia. Kapitel diadakan di Medan, Selasa-Sabtu, 6-10/7. Berbeda dengan kapitel-kapitel sebelumnya, kapitel kali ini sebagian besar diikuti para suster muda. Jumlah mereka 31 orang, termasuk ex-officio.


Bantu Peroleh Akta Kelahiran
Komunitas Sant’ Egidio mengadakan pertemuan di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Kamis-Sabtu, 1-3/7. Peserta berjumlah 60 orang, terdiri dari awam, biarawan, biarawati, serta para uskup, termasuk seorang uskup dari Italia, Mgr Ambrogio. Komunitas Sant’ Egidio memperkenalkan BRAVO (Birth Registration for All Versus Oblivion), yaitu suatu bentuk kegiatan komunitas dalam membantu warga yang kesulitan memperoleh akta kelahiran.


SEHAT DENGAN TERAPI API
Sejumlah suster dan pastor mengikuti terapi api yang dilaksanakan Paguyuban Taman Banyu Urip (TBU) Yogyakarta di Penerbit-Percetakan Kanisius Deresan, Jumat, 9/7. Mereka berjalan di atas bara api. Anak-anak dan para lansia penyandang sakit turut serta.Pengajar dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Pastor A. Sudiarja SJ, mengingatkan, kehebatan dan kelebihan seseorang tidak untuk dipamerkan.


20 TAHUN TAHBISAN MGR SUWATAN
Syukuran 20 tahun tahbisan Mgr Josef Suwatan MSC sebagai Uskup Manado, dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-58 Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Manado (YPK-KM) berlangsung di Manado Convention Centre, beberapa waktu lalu. Misa dipimpin Uskup sendiri. Tetapi, khotbah dibawakan Pastor Revi Tanod Pr yang dikenal punya banyak pandangan berbeda tetapi sekaligus sangat dekat dengan Uskup.


LIVE-IN MAGIS
Kelompok Magis dari Yogyakarta, Jakarta, dan Australia tinggal bersama masyarakat petani di Stasi St Paulus Ngargomulyo, Magelang, Senin-Kamis, 5-8/7. Mereka ingin mengenal dan menemukan Allah lewat alam. Dibantu Tim Edukasi Tuk Mancur, anak-anak muda Magis antusias mengikuti kegiatan masyarakat desa. Bersama para petani, m�ereka pergi ke sawah, menanam dan memanen sayur-sayuran, mencari rumput untuk ternak sapi, dan membantu memasak untuk para petani.


REUNI MUDIKA
Mudika St Pius X Blora bereuni dengan cara unik. Mudika angkatan 1984-1990 yang menghasilkan empat imam ini dibimbing Pastor T. Karyono S.N. CM. Yang menjadi imam, R. Wijanarko CM, M.M. Hardo CM, Otong Setiawan Pr, dan Fusi Nusantara Pr. Mereka bereuni di Wisma Rehabilitasi Sosial Katolik, Blora, akhir Juni.


TEMU KANGEN PARA RELIGIUS JALI
Para religius dari Desa Jali, Gayamharjo, Yogyakarta, temu kangen, Kamis, 1/7. Desa di lereng Gunung Mintaraga, Sleman ini adalah desa kecil, sederhana, tetapi subur bagi panggilan religius. Data menunjukkan, ada 51 religius berasal dari Stasi Dalem, Paroki Wedi, Klaten. Tercatat, 18 imam, seorang bruder, 27 suster, dan lima frater. Salah seorang tokohnya, Mgr Leo Soekoto SJ, mantan Uskup Agung Jakarta.


EMAS BUAT ST PAULUS
Sekitar 3.500 umat Katolik wilayah Dekanat Utara Keuskupan Bogor menghadiri peringatan 50 tahun Gereja Katolik St Paulus, Minggu, 4/7. Peringatan ditandai Misa yang dipimpin Uskup Bogor, Mgr Michael Cosmas Angkur OFM, didampingi Kepala Paroki St Paulus Pastor Markus Gunadi OFM, Deken wilayah Utara Pastor Ignatius Heru Pr, dihadiri delapan imam yang bertugas di wilayah Bogor.

SEWINDU PAROKI BAGAN BATU
Umat Paroki Santa Maria Ratu Rosario Bagan Batu, Riau bersukacita. Memasuki usia sewindu, mereka sudah memiliki gereja baru. Uskup Padang, Mgr Martinus Dogma Situmorang, memberkatinya, beberapa waktu lalu. Misa dihadiri lebih dari 1.000 umat. ”Paroki yang masih baru mampu membangun gereja yang jauh lebih megah dari Katedral, hendaknya diikuti kemegahan manusianya yang selalu menggunakan tempat ini untuk bersyukur kepada Allah,” demikian Mgr Martinus.


(SANTO & SANTA)
St Ubaldus (1085-1160) : Alat di Tangan Tuhan
Ungkapan ’Berkarya bersama Tuhan’ mungkin sudah klise. Namun, benarkah ungkapan itu tidak lagi mempunyai arti? Rasanya tidak! Di dalam Gereja, pernah hidup seorang uskup yang selalu menyertakan Tuhan dalam karyanya. Akhirnya ia menjadi seorang santo. Namanya Ubaldus. Hidupnya sederhana, tapi kesederhanaan ini menjadi keutamaan yang dirindukan orang-orang sejamannya. Ubaldus lahir pada tahun 1085 di Gubio dekat Ancona, Umbria Italia dan sudah menjadi yatim piatu.


(EKSPONEN)
Dr Lukas Yohandoyo : Dokter Pecinta Bola Berjiwa Sosial
Saat menyaksikan Piala Dunia, Lukas Yohandoyo teringat kembali akan pengalamannya di dunia sepakbola. Ia pernah mendirikan sekolah sepakbola remaja di kotanya, Malang. Prestasi terbaik anak-anak asuhannya adalah ketika berhasil menyabet gelar juara PSSI Yunior, tahun 1998. Pak Yo, panggilan akrab pria ramah ini, menyukai sepakbola sejak ia masih remaja. Saat duduk di bangku SMA, Yo mendirikan Klub V3 (Veni Vidi Vici) bersama rekan-rekannya. Kecintaannya terhadap bola dibawanya terus hingga kini.


(APA DAN SIAPA)
Gregorius Garuda Sukmantara: Konsisten Melukis Wajah Yesus
Patrick Tumewu: Ketenangan Jiwa
Tashya Shania Harsono: Jadi Dokter Anak
Mayor (Sus) Yos Bintoro Pr: Terbelenggu ‘Monyet’


(KONSULTASI IMAN)
Pengurapan Orang Sakit (Oleh: Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)
Di daerah-daerah terpencil, tidak mungkin mendatangkan imam untuk mendapatkan Sakramen Pengurapan Orang Sakit. Apakah sakramen ini boleh diberikan oleh ketua stasi seandainya diberi wewenang oleh pastor paroki? Berapa kali sakramen ini boleh diterima? Siapa saja yang boleh menerima sakramen ini? Apa bedanya pemberian minyak pengurapan suci dengan sakramen ini? Terima kasih.

Ursula Ninik, Temanggung



(KONTAK-KONTAK)
Menjadi Sahabat
Di dunia yang kian sibuk, terjalinnya persahabatan yang tulus merupakan anugerah yang luar biasa. Ketika beban hidup menindih, stres meningkat, keberadaan sahabat bisa menjadi pelipur. Persoalannya, tidak mudah mencari sahabat yang benar-benar sahabat pada zaman ini. Persahabatan dewasa ini, sebagaimana ungkap Maxwell Maltz dalam buku “Psycho Cybernetics”, cenderung bersifat fungsional.


(KESAKSIAN)
Membentur Tembok Kenistaan
Theresia Mastail tampak membendung mual, sementara tangannyamengelus permukaan perutnya yang agak menyembul. Dengan tertatih, ia mendaftarkan diri di sebuah klinik di kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. Lantas, ia melebur ke dalam deretan pasien yang berencana meniadakan sang janin yang terlanjur bersemayam di ceruk rahimnya. Sementara sebagian wajahnya tersembunyi di balik syal, ekor mata Theresia justru leluasa mengamati suasana di dalam klinik itu.


(JENDELA)
Laboratorium Alam Kapusin : Firdaus Kalimantan yang Tersisa
Rumah itu terbuat dari kayu, berdiri di tengah hutan belantara seluas 90 hektar. Di dinding teras berukuran 3x5 meter terpasang lukisan orang Dayak yang sedang berburu. Rumah itu diberi nama Rumah Pelangi. Seorang pria berusia 57 tahun menyambut penuh keramahan. Ternyata, dia seorang pastor. Ya, dialah Pastor Benedictus Likoy OFMCap, yang telah satu tahun ini mengelola areal konservasi alam milik Ordo Fractrum Minorum Capuccinorum (OFMCap/Kapusin) Kalimantan Barat. Kawasan ini bernama Bukit Tunggal, terletak di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.


(MANCANEGARA)
Paus Sumbang Haiti
Untuk mengumpulkan dana bagi sesama yang menderita di Amerika Latin dan Karibia, Progressio Foundation menyelenggarakan pertemuan tahunan di Santo Domingo, Republik Dominika, Selasa-Jumat, 20–23/7. Dalam pertemuan ini, Paus Benediktus XVI menyumbang sebesar US$ 250.000 bagi pemulihan sekolah-sekolah di Haiti yang hancur akibat gempa, awal tahun ini.

Tahbisan Uskup Baru Taichow, China
Uskup baru Taichow, Mgr Antonio Xu Jiwei, ditahbiskan di Keuskupan Taichow, Provinsi Zhejiang, China, Sabtu, 10/7. Peristiwa itu sangat penting bagi umat di keuskupan ini karena selama hampir 50 tahun takhta uskup kosong. Ini terjadi sejak uskup terdahulu, Mgr John Hou Joshan meninggal pada tahun 1962. Pengumuman tahbisan dilansir Kantor Berita Kepausan di Vatikan, Roma, Rabu, 7/7.


Uskup Militer Baru Korea Selatan
Paus Benediktus XVI menunjuk biarawan Fransiskan, Pastor Francis Xavier Yu Soo-Ill, menjadi Uskup Militer Korea Selatan, Jumat, 16/7. Pastor Francis Xavier Yu Soo-Ill akan bertanggung jawab atas pelayanan pastoral seluruh tentara Korea Selatan. Peristiwa penunjukan ini sangat penting mengingat Korea Selatan adalah negara yang mengenakan wajib militer bagi seluruh warga negara pria.


Pertemuan Presiden dengan Imam Katolik
Uskup Agung Kolombo, Mgr Malcolm Ranjith, memohon kepada Presiden Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, agar merekrut lebih banyak guru agama Katolik untuk ditempatkan di sekolah negeri. Hal ini disampaikan saat Presiden Mahinda Rajapaksa mengadakan pertemuan dengan para imam Katolik di negeri ini, Kamis, 15/7. Ada dua hal yang dibahas dalam pertemuan ini. Pertama, tentang kekurangan guru agama Katolik di sekolah negeri. Kedua, tentang pemugaran kembali Gereja Our Lady Rosa Mystica di Crooswatta, pinggiran Kolombo yang sempat rusak terkena amuk massa, Desember tahun lalu.


(MIMBAR)
Otonomi, Kebijakan Pemda,dan Pluralisme (Oleh : Robert Endi Jaweng)
Secara historis, otonomi daerah di negeri ini lahir untuk menjawab tuntutan keberagaman dalam mengelola pemerintahan dan masyarakat. Jika dalam rezim sentralistik hanya ada satu pusat, yakni Jakarta, maka di era desentralisasi tersebar pusat-pusat baru (plurisentris). Karena itu pula, dalam semangat yang sama, otonomi mesti menjamin terkelolanya realitas keberagaman di internal daerah itu sendiri, termasuk soal agama, suku, dan etnis.


Sekolah Katolik, Bagaimana Nasibmu? (Oleh: F.X. Triyas Hadi Prihantoro)
Setiap Tahun Ajaran Baru umumnya pemilik, pengelola, dan pelaksana sekolah Katolik berharap-harap cemas. Berbagai kebijakan pemerintah bisa semakin menjauhkan peserta didik (termasuk) Katolik, enggan bersekolah di sekolah Katolik. Kenyataannya, banyak sekolah Katolik turun pamor dan berakhir tutup. Sebuah pil pahit bagi pengelola agar jangan terlalu terbuai dengan nama besar dan loyalitas (fanatisme) kelompok, tanpa melihat skala persaingan ke depan dari para kompetitor yang kian sengit.


(BUKU – VCD – KASET)
Kisah Pengkatolikan Dayak Djangkang
Satu lagi buku menarik tentang Dayak yang ditulis oleh orang Dayak. Sudah banyak buku tentang Dayak yang ditulis orang non Dayak, terutama orang luar negeri. Buku ini bernilai historis, meski dalam konteks lokal, yakni masyarakat adat Dayak Djangkang. Jika dikembangkan lebih luas maka sejarah lokal dalam buku ini akan menjadi kepingan mozaik sejarah masyarakat Dayak di Kalimantan maupun sejarah Kalimantan Barat, dan sejarah Indonesia. Sebagian besar isi buku ini berisi peristiwa, fenomena, fakta-fakta kehidupan agama, sosial, budaya, ekonomi, politik yang dialami masyarakat Dayak Djangkang pada masa silam.


Pemahaman akan Arti Kasih
Buku ini pertama-tama berisi pendalaman akan ensiklik pertama Paus Benediktus XVI, yaitu Deus Caritas Est, Allah adalah Kasih. Menurut penulis, ensiklik pertama seorang Paus biasanya menggambarkan gagasan dasar dan arah penggembalaan yang akan dijalaninya. Terlebih ketika Joseph Ratzinger dipilih menjadi Paus yang baru menggantikan Paus Yohanes Paulus II, banyak orang menyangsikan kemampuannya bila dibandingkan dengan Paus Yohanes Paulus II yang selalu membuka pintu dialog kepada tokoh-tokoh agama lain demi terciptanya dunia yang damai.


(RENUNGAN HARIAN)
Kamu Harus Memberi Mereka Makan (Oleh: Stefan Leks)
1 Setiap kali tarif listrik atau BBM dinaikkan, harga berbagai barang, terus meningkat. Rakyat menderita, menggerutu, melancarkan protes sambil berharap agar wakil-wakil pilihannya memperjuangkan kepentingan mereka yang menderita.


(CERPEN)
Dingklik1 (Oleh: Br Antonius Mungsi OCarm)
Udara sejuk meliputi kampung Diro, Jogja, tempatku dilahirkan dulu. Hangatnya sinar mentari pagi masuk ruangan dapur melalui celah-celah bleketepe2 usang hasil karya almarhum Bapak beberapa tahun lalu. Bleketepe itu begitu lusuh dan kotor oleh debu dan sawang3 hingga menghitam karena serangan asap kayu yang menyeruak dari tungku setiap kali Simbok memasak di situ. Aku duduk pada dingklik di samping tungku menggantikan Simbok yang sedang nggodog wedang4. Sedangkan Simbok sendiri sedang menyapu halaman.


(JENDELA) – LEMBAGA RELIGIUS
Ordo Praedicatorum (OP) : Rindu akan Keselamatan Jiwa-jiwa
“Daya tarik para suster OP adalah inner beauty. Kecantikan yang muncul karena membawa kebenaran Allah dari dalam diri yang ramah, sederhana, dan tidak munafik.” Demikian jawaban Suster Lusia Kusrini OP, Pemimpin Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia, ketika ditanya mengenai pewartaan panggilan menjadi seorang suster. Melalui inner beauty dan pewartaan kebenaran (veritas), para suster OP mengajak pemudi-pemudi Katolik ikut dalam karya demi keselamatan jiwa-jiwa di Indonesia.


(KONSULTASI KELUARGA)
Mendisiplinkan Anak (Oleh : H.M.E. Widiyatmadi)
Pengasuh Yth, Kami menghadapi masalah dengan perilaku anak bungsu. Umurnya 6 tahun, laki-laki dan tahun ini masuk SD. Di TK dia termasuk siswa yang pandai. Dibanding dengan teman-temannya, dia paling cepat bisa membaca. Dia juga punya bakat bernyanyi, dua tahun berturut-turut di TK dia meraih juara pertama. Tetapi, ada hal yang sering membuat emosi, yaitu tingkah lakunya yang sulit diatur. Disuruh tepat waktu, sulitnya minta ampun. Bangun tidur, mandi, makan, mengerjakan PR, nonton tv, dsb selalu molor. Padahal, hampir tiap pagi, kami sudah memberitahu apa yang harus dilakukannya dari pagi sampai malam.


(TEROPONG)
Hitung-Hitungan (Oleh : Ignatius Haryanto)
Pada bulan Juli dan Agustus, banyak orangtua yang memiliki anak duduk di bangku SD, akan direpotkan aneka perlengkapan sekolah. Sebut saja seragam, topi, dasi, kaos kaki, buku pelajaran, buku tulis. Ini kerjaan rutin tahunan. Kebetulan tahun ini, entah mengapa saya agak teledor menyimpan kertas untuk mendaftar pembelian buku pelajaran lewat sekolah. Jadilah kami harus berburu buku pelajaran di toko buku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: