Edisi 32 : Ormas Katolik

Sajian Utama:
Ormas Katolik di Indonesia ada empat, yakni WKRI, PMKRI, Pemuda Katolik dan ISKA. Dan tiga di antaranya memiliki induk organisasi internasional, yakni PMKRI, ISKA dan WKRI. Lalu bagaimanakah keberadaan mereka sekarang? Boleh dikatakan, kepengurusan WKRI-lah yang paling stabil dan solid, dari tingkat paroki hingga pusat. PMKRI lebih banyak disorot karena kisruh kepemimpinan pusat. Kita simak pula pengamatan Paulus Krissantono, Ketua Komisi Kerawam KAJ, bahwa minat orang muda Katolik untuk terlibat aktif di ormas lemah, karena tuntutan zaman berbeda. Menurutnya ormas Katolik perlu revitalisasi.


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):
Melihat Empat Ormas Katolik
Kisah masa lalu yang membanggakan serasa sebuah dongeng. Prestasi tinggi di bidang politik, kini tinggal kenangan. Rabu, 21 Juli 2010, senja di Jakarta mulai temaram. Angin bertiup semilir, kemudian semakin kencang menggoyang daun-daun pepohonan di bilangan Kebun Jeruk, Batusari, Jakarta Barat. Hujan pun turun lumayan lebat.


Ignatia Endang Siregar: Berangkat dari Ketua Ranting
Ormas Katolik yang sampai sekarang masih terus-menerus menebar keharuman sampai ke tingkat paroki adalah Wanita Katolik Republik Indonesia, disingkat WKRI atau Wanita Katolik RI. WKRI sudah berdiri sejak 1924. Ignatia Endang Siregar (58) masuk WKRI pada tahun 1976. Ibu Endang, begitu sapaannya, merintis karier di WKRI dengan menjadi ketua ranting. Akhirnya, dia terpilih sebagai Koordinator Presidium WKRI pada kongres WKRI di Denpasar, Bali, tahun 2009.


Ormas Katolik di Mata Mereka
Setiap zaman memiliki anaknya masing-masing. Pola pikir, tingkah laku, tindakan, dan perangainya tidak bisa dibandingkan secara sejajar dari satu zaman ke zaman berikutnya. Demikian pula halnya dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) Katolik di Indonesia. Membandingkan zaman I.J. Kasimo, Frans Seda, dan Cosmas Batubara dengan zaman sekarang adalah penilaian yang semena-mena. Memang harus diakui, ormas Katolik saat ini tidak diminati, bahkan oleh orang Katolik sendiri.


Lembaga Kok Bisa Beragama
Organisasi kemasyarakatan (ormas) ternyata juga bisa beragama. Ada ormas Katolik, ormas Islam, ormas Hindu, dan lain-lain. Sebutan ormas Katolik digunakan untuk merujuk pada organisasi yang menggunakan nama Katolik. Ormas hanya bisa menggunakan nama Katolik, apabila telah mendapat persetujuan dari otoritas Gereja. Hal ini tertera pada Kanon 298–329, Kitab Hukum Kanonik.




BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:
(TAJUK)
Redesain Ormas
Ormas – organisasi masyarakat – Katolik membutuhkan paradigma baru. Apa itu? Isinya apa? Persisnya bagaimana? Tidak mudah menjawab pertanyaan di atas. Namun dengan mempelajari gejala globalisasi dewasa ini, kita akan bisa merumuskan isi paradigma baru itu. Beberapa adaptasi tentu dibutuhkan agar penerapan ke dalam Gereja dan ormas Katolik cukup solid.



(KABAR JAKARTA)
Dari WKPUB untuk Masyarakat
Melalui berbagai kegiatan, WKPUB Jakarta Timur menyentuh anggota sekaligus memberi manfaat sosial kepada masyarakat. Karena itulah Wadah Komunikasi Pelayanan Umat Beragama (WKPUB) Jakarta Timur menerima surat penghargaan dari istri Gubernur DKI, Hajjah Fauzi Bowo. Penyerahan dilakukan di RW 02, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis, 22/7.


Empat Film Terbaru OMK Salvator
Meski tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai di bidang perfilman, tahun ini OMK Salvator Slipi siap merilis empat judul film. Keempat film ini rata-rata berdurasi 15 menit setiap judul. Keempat film yang berisi renungan tersebut adalah “Tempat Terindah Melihat-Mu”, “Ko­song”, “Doa”, dan “Indah Pada Waktunya”.


ME Rayakan Ultah ke-35
Perayaan Misa HUT ke-35 Marriage Encounter (ME) berlangsung di Gereja Paroki St Andreas Kedoya, Minggu, 25/7. Misa Minggu itu terlihat berbeda dari hari Minggu sebelumnya. Sedikitnya ada 16 vandel yang bertuliskan ME distrik dari setiap keuskupan dipajang di samping altar utama konselebran.


Semakin Banyak yang Terpanggil
Tahun Imam di Dekanat Barat II ditutup dengan Misa Kreatif dan pentas seni yang mempertemukan berbagai unsur umat dengan kalangan berjubah. Berbagai ungkapan meluncur dari 11 imam selebran ketika mensharingkan pengalaman panggilannya dalam Misa Kreatif menutup serangkaian acara promosi panggilan di Dekanat Barat II di Gereja Philipus Rasul, Jl Teluk Gong Raya, Kapuk, Jakarta Utara, Minggu, 25/7.


Ciptakan Udara Bersih
Sekitar 600 umat Paroki Trinitas mengikuti sepeda santai dalam rangka perayaan ulang tahun ke-32 paroki. Mereka dari pelbagai golongan usia (anak-anak, remaja, dewasa, tua, lansia) dan beberapa kelompok di lingkungan sekitar (Komunitas Vespa dan Sepeda Ontel) mengikuti acara itu di Cengkareng, Minggu, 18/7.


(NUSANTARA)
Mengenang ”Opa Merdeka”
Untuk mengenang tujuh tahun meninggalnya Tjok Gede Yohanes Maria Oka Sudharsana, seorang pahlawan Bali, umat Wilayah Banjar Hati Maria Tak Bernoda Paroki Roh Kudus Katedral, sebuah wilayah tertua di Bali yang diprakarsai pembentukannya oleh Almarhum, merayakan Ekaristi, Jumat, 16/7. Tjok Gede Yohanes Maria Oka Sudharsana adalah keturunan Raja Ubud dan salah seorang pahlawan nasional ini lahir pada 25 Februari 1923 dari pasutri Tjok Raka Sudharsana – Tjok Istri Rai Sukawati.


Pertemuan Fransiskan Asia Selatan
Para Fransiskan se-Asia Selatan berkumpul di Ciloto, Puncak, Jawa Barat, Senin-Minggu, 19-25/7. Rencananya, pertemuan ini digelar di Bangkok, Thailand. Namun, karena situasi politik di Thailand tak memungkinkan, pertemuan dipindah ke Indonesia. Acara dua tahunan yang melibatkan sekitar 30 Fransiskan di Asia Selatan, Australia, dan Oceania ini mengambil tema ”Togetherness in Mission Beyond Borders”. Hadir dalam pertemuan ini, para Fransiskan yang bekerja di komisi pendidikan, Justice Peace and Integrated of Creation (JPIC), serta komisi misi dan evangelisasi.


Pengobatan Herbal Gratis
Sebagai ungkapan syukur 25 tahun imamat, Pastor Stanislaus Cahyo Yosoutomo MSF mengadakan pengobatan herbal gratis bagi umat Stasi St Yusuf Juwono, Paroki St Maria Lourdes Sumber, Magelang, Minggu, 11/7. Sejak pukul 08.00, sekitar 100 umat Stasi St Yusuf Juwono dan sekitarnya sudah mulai mendatangi tempat pengobatan herbal. Mereka mendaftar untuk diperiksa penyakitnya.


Mengisi Liburan dengan Kesederhanaan
Putra Altar dan Putri Sakristi (PA-PS) Stasi Santo Laurensius Serpong, Tangerang, mengisi liburan sekolah dengan live-in di Desa Cisantana, Cigugur, Kuningan, Jawa Barat. Temanya, ‘Melayani Tuhan dalam Kesederhanaan’. Live in diikuti 84 PA-PS, 10 pembina, dan Pastor Barnabas Nono Juarno OSC, Senin-Kamis, 5-8/7.


GLADI MADYA MAHASISWA KATOLIK
Sebanyak 44 OMK se-Jawa mengikuti gladi madya mahasiswa Katolik 2010 di Padepokan Shanti Dharma, Godean, Sleman,18-25/7. Peserta terdiri dari 20 laki-laki dan 24 perempuan. Mereka berasal dari Purwokerto, Semarang, Solo, Jakarta, Surabaya, Jember, dan Yogyakarta.



PBHK BERPESTA
Kongregasi Putri Bunda Hati Kudus (PBHK) Provinsi Indonesia mengadakan perayaan syukur pesta emas dan perak hidup membiara, serta prasetia kekal para suster di Kapel Susteran PBHK, Purworejo, Jawa Tengah, Jumat, 2/7.


MUDIKA CARI UANG SENDIRI
Mudika Paroki Santo Yohanes Penginjil Mandala, Medan mencari uang sendiri untuk melakukan Wisata Rohani. Mereka mengadakan bazar barang-barang devosi dan kerajinan tangan di beberapa paroki di Kota Medan.


LAGI, IMAM DITAHBISKAN
Di Gereja Katolik St Pius X, Gisting, Lampung, ditahbiskan imam dan diakon Projo dan SCJ. Selasa, 20/7. Mereka yang ditahbis adalah A. Zeam Rudi SCJ, A. Suedi Oki Kuncoro SCJ, E. Sriyanto SCJ, P. Gunroro SCJ, dan Louis Antonny Wijaya SCJ. Penerima tahbisan diakon adalah Markus Sumantri (Diosesan Tanjungkarang), A. Tri Mardani SCJ, dan Y. Indri Irianto SCJ.


MENGGALAKKAN AKSI PANGGILAN
Forum Koordinasi Rohaniwan/wati (FKRB) dan Komisi Kepemudaan Keuskupan Bandung mengadakan “Camping Panggilan”, Jumat-Minggu, 2-4/7. Acara bertajuk “Adventure with Jesus and friends” itu diadakan di Perkemahan Batukuda, Cibiru, Kabupaten Bandung.


REKOLEKSI KARYAWAN SMA XAVERIUS I
Para guru dan karyawan/wati SMA Xaverius I Palembang membangun semangat dengan berwisata rohani, Jumat-Senin, 9-12/7. Didampingi Pastor Agus Setyo Aji SCJ, mereka menuju Desa Kemumu, Kabupaten Arga Makmur, Bengkulu Utara.


ULTAH ke-7 Radio Katolik Metta FM
Ulang tahun ke-7 Radio Katolik Metta FM Surakarta dirayakan dengan Perayaan Ekaristi dipimpin Administrator Diosesan KAS, Pastor Pius Riana Prapdi Pr, bersama Pastor Ignatius Djono Wasono Pr dan Pastor Andre Sugijopranoto SJ.


(MANCANEGARA)
Pendiri Bank Orang Miskin Mangkat
Pendiri Lembaga Bantuan Bank untuk Orang Miskin Suster Nancy Pereira FMA meninggal di Rumah Komunitas Suster Putri-Putri Maria Auxiliatrix (FMA) Bangalore, India, Rabu, 14/7, dalam usia 86 tahun. Rekan-rekan sebiaranya akan selalu mengingat so­­sok Suster Nancy sebagai biarawati yang melayani orang miskin dengan penuh kegembiraan dan solidaritas. Ia lahir di Pudukkuruchy, Negara Bagian Kerala, India, 14 Agustus 1923.

Tahbisan Uskup
Pastor Paul Nguyên Thai Hop OP ditahbiskan menjadi Uskup di Keuskupan Vinh, Vietnam pada 23 Juli 2010. Pastor Paul Nguyên Thai Hop OP dilahirkan di Lang Anh, Nghe An, Vietnam pada 2 Februari 1945. Ia ditahbiskan menjadi imam Ordo Dominikan pada 8 Agustus 1975 dan ditunjuk menjadi Uskup Vinh, Vietnam pada 13 Mei 2010.


Buku Ketiga ”Jesus of Nazareth” Akan Terbit
Selama masa istirahatnya di Castel Gandolfo, Italia, Paus menyelesaikan volume ketiga dan terakhir dari buku seri “Jesus of Nazareth”. Rencananya, volume ketiga ini akan difokuskan pada pencerahan iman yang didapat dari cerita seputar Kanak-kanak Yesus.

Suster India Kritik Dokumen Vatikan
Sekelompok biarawati Katolik di New Delhi, India mengkritisi salah satu dokumen yang dikeluarkan di Vatikan, Kamis, 15/7. Mereka menganggap dokumen ini menghina kaum wanita. Anggota Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Delhi, Suster Mary Scaria, mengatakan, “Saya sangat terkejut dengan pernyataan Vatikan. Ini sangat menyakitkan dan melanggar kehormatan wanita.”


(APA DAN SIAPA)
Mgr Agustinus Agus : Dibenci Tapi Dirindukan
Ciprianus Lilik Krismantoro : Total Dampingi OMK
Sr Josefta Sumarmiyah OSF : Berharap pada Dokter Muda
Laura Weber : Berat Tinggalkan Sumatra


(OBITUARI)
Pastor Mitro Dharmo OMI : Ziarah Terakhir Sang Mariolog
Saat Provinsial Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI), Pastor Antonius Andri Atmaka, bertandang ke Jl Merdeka, Km 45 Balikpapan, 24 Juni lalu, Pastor Petrus Maria Mitro Dharmo OMI (75) masih sanggup berkeliling pastoran tanpa tongkat.


(KESAKSIAN)
Buah-buah Ranum Novena
Kecemasan Rosalia Abuk sempat memuncak tatkala ovarium kirinya harus diangkat. Terlebih, saat menikah usianya tak lagi belia. ”Dengan satu ovarium, apa saya bisa mengandung?” ungkapnya. Saat itu, usia Rosalia sudah 31 tahun, sementara usia sang suami, Yohanes Atolan, 26 tahun. Meski cemas, pasangan yang menikah pada 3 Juli 1975 ini tak pernah putus asa. Mereka setia berdoa novena kepada Keluarga Kudus, Yesus, Maria, dan Yosef. Di hadapan patung Keluarga Kudus yang diletakkan di ruang doa, mereka khusyuk berdoa memohon keturunan.




(JENDELA)
Sekolah Fransita Bandar Lampung: Persaudaraan Melekat, Disiplin Mengikat
Selama puluhan tahun, Sekolah Fransita menanamkan semangat persaudaraan dan kedisiplinan pada para siswa, guru, dan karyawan. Cikal bakal Sekolah Fransita (Fransiskus Tanjung Karang) Bandar Lampung tak luput dari peran (Alm) Mgr Albertus Hermelink Gentiaras SCJ, Uskup Lampung pertama. ”Beliau yang mengundang FSGM ke Indonesia. Beliau praktis menjadi pembimbing rohani FSGM Pringsewu, terutama para pionir kami,” papar Muder Julia FSGM tentang keterlibatan Uskup Lampung pertama asal Belanda itu.


(EKSPONEN)
Denny Kailimang SH, MH : Panggilan Menjadi Advokat
Tutur katanya sering tercampur logat Sunda. Maklum, lama ia tinggal di tatar Sunda. Advokat adalah kerja sosial bagi Denny Kailimang. Tiga per empat masa hidupnya dihabiskan di rumah tantenya. Di sinilah cakrawala Denny lebih terbuka. Contoh dan teladan yang ditunjukkan tantenya dalam kehidupan sehari-hari membuka wawasan anak ketiga dari sembilan bersaudara ini. Dia pun banyak belajar dari saudara sepupunya. Hal ini mewarnai kehidupan Denny dalam menjalani kerja sosialnya selaku advokat.


(RENUNGAN HARIAN)
Bebas (Oleh : Deshi Ramadhani SJ)
Dalam pembicaraan tentang kebebasan sering dibuat pembedaan antara “bebas dari” dan “bebas untuk”. Sering dikatakan, seseorang “bebas dari penjara”. Orang itu pun “bebas untuk kembali ke tengah masyarakat”. Banyak orang ribut ingin bebas dari segala aturan, tetapi lupa bahwa mereka perlu juga bebas untuk menaati hukum yang diperlukan. Maka, kita melanggar aturan lalu lintas hanya jika keadaan “aman”. Artinya, hanya jika tidak ada polisi di sana. Kita belum bebas.


(MIMBAR)
Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) 2010 : Sebuah Hajatan Iman
Pada 1-5 November 2010, para wakil umat Katolik dari ke-37 keuskupan dan keuskupan agung di Indonesia akan menyelenggarakan temu iman di Wisma Kinasih-Caringin-Bogor, Jawa Barat. Peristiwa ini merupakan ritual lima tahunan yang lazim disebut SAGKI (Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia). Sekadar untuk mengingat bahwa SAGKI sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2000.


(KONSULTASI IMAN)
Yesus Tidak Berdosa (Oleh : Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)
Pater, Bunda Maria dinyatakan dikandung tanpa dosa, tetapi tentang pengandungan Yesus tidak ada dogma Gereja yang menyatakan bahwa Yesus tidak berdosa. Saya percaya bahwa Yesus itu sungguh manusia, tetapi apakah selama hidup-Nya Yesus sama sekali tidak berdosa? Kalau demikian, bagaimana Dia bisa menjadi teladan kita? Mohon penjelasan. Terima kasih.
Tantina Ohestina, Wamena



(CERPEN)
Ketika Kupergi (Oleh : Agustinus Lonis)
Tanpa kusadari, waktu sembilan bulan telah berlalu. Segala kesibukan dalam kampus dan komunitas mengantarkan aku sampai saat ini. Aku tidak merasa asing lagi berada di Seminari Interdiosesan Yerusalem Baru Jayapura. Jam berganti hari, hari berganti minggu, minggu berganti bulan, senantiasa memacuku untuk tidak menunggu waktu, tetapi ingin mengejar waktu yang terus saja bergulir.


(JENDELA) – LEMBAGA RELIGIUS
Kongregasi Ursulin Suster dari Somasca (USS) : Dari Somasca untuk Dunia
Mereka kerap disapa Ursulin Suster dari Somasca, disingkat USS. Kongregasi ini sudah menyebar di dunia. Para suster Ursulin ini mempunyai dua ibu pendiri. Mereka adalah kakak beradik, Caterina Cittadini dan Giuditta Cittadini. Caterina lahir di Bergamo, Italia Utara pada 28 September 1801 dan dua tahun kemudian lahir adik perempuannya, Giuditta, pada 19 Juli 1803.


(KONSULTASI KELUARGA)
Menghadapi Si Oportunis (Oleh : H.M.E. Widiyatmadi)
Pengasuh Yth, Sekitar sebulan yang lalu saya dipanggil direktur tempat saya bekerja. Saya langsung menghadap. Dibuka dengan sedikit basa-basi, direktur meminta saya untuk membuat surat pernyataan yang isinya berupa pengakuan bahwa saya telah melanggar salah satu butir peraturan kantor (membocorkan data pada pihak eksternal) dan berjanji untuk mengundurkan diri bila sekali lagi saya melakukannya.


(TEROPONG)
Kerawam dan Gelandang Penyerang (Oleh : Adrianus Meliala)
Karena kita baru saja usai dengan Piala Dunia di Afrika Selatan, penulis berpendapat kita semua masih hafal dengan aneka posisi di lapangan hijau. Ada kiper, penyerang tengah, dan sebagainya. Namun demikian, tulisan ini tak membicarakan teknik sepakbola itu, melainkan menjadikannya analogi terkait fungsi-fungsi dalam struktur organisasi gerejani.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: