edisi 34 Tren Membaca Buku Renungan

Sajian Utama:
Sudah 15 tahun Penerbit OBOR Jakarta menerbitkan buku renungan harian ”Ziarah Batin”. Tidak hanya OBOR, ada sejumlah penerbit Katolik lain juga menerbitkan bacaan sejenis dengan versi masing-masing, seperti Mutiara Iman–Nusatama Yogya, Inspirasi Batin-Kanisius Yogya, Ranting Embun–Yogya, dan Percikan Hati. Sejumlah pembaca renungan harian baik biarawan maupun awam bersaksi akan manfaat bacaan rohani tersebut. Pastor Agus Surianto Pr, Direktur Penerbit dan Toko Buku OBOR pun mengatakan, dengan Ziarah Batin, kami membantu umat sedikit demi sedikit mendekatkan diri pada Sabda Allah dengan lebih mudah.


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):
Manfaat Renungan Harian
Hidup ini ternyata tidak hanya dari roti saja, melainkan juga Firman Allah (bdk Mat 4:4). Paling tidak, itulah yang dirasakan para pembaca renungan harian. Auxentius Eko Susilo (47), pembuat cemilan dengan bahan baku berbagai jenis kacang tinggal di Lingkungan St Elisabeth, Wilayah St Maria, Paroki St Paulus Miki Salatiga, Jawa Tengah, Keuskupan Agung Semarang (KAS).

Menolong Merasakan Kehadiran Tuhan
Banyak cara untuk menempatkan renungan harian. Di bawah ini pengalaman sejumlah orang yang memanfaatkannya. Br Ignatius Ngatija BM (54), Kepala SMP Van Lith Sahari, Jakarta Br Ignas mengenal dan memanfaatkan secara intensif renungan harian ketika masuk bruderan. Br Ignas menjadi Kepala SMP Van Lith sejak Agustus 2009. Sebelumnya, dia bertugas di Panti Asuhan di Desa Putra, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Membantu Menghayati Sabda Allah
”Laris manisnya buku renungan harian seperti buku Ziarah Batin terbitan OBOR, menandakan umat rindu akan bimbingan Sabda Tuhan bagi hidup hariannya,” ungkap PastorAgustinus Surianto Himawan Pr (50), Direktur Penerbit dan Toko Rohani OBOR. Menurutnya, di tengah-tengah kesibukan tugasnya, umat membutuhkan buku-buku rohani untuk mendampingi hidupnya.


BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:
(TAJUK)
Renungan Harian
Merenung adalah aktivitas atau situasi yang tidak lumrah untuk kebanyakan orang di zaman ini. Di tengah-tengah tuntutan produktivitas, suasana yang normal adalah orang aktif melakukan sesuatu, sebanyak mungkin, beraksi, dan sibuk bergerak. Bukan berpangku tangan pasif dan diam merenung. Orang diam semacam itu dianggap tidak menghasilkan apa pun.


(KABAR JAKARTA)
Uskup Palembang Terima Gelar Kepramukaan
Mgr Aloysius Sudarso, Uskup Palembang dan Ketua Komisi Pendidikan Konferensi Waligereja Indonesia menerima penghargaan “Lencana Melati” dari Presiden RI. Memperingati Hari Pramuka ke-49, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menganugerahkan penghargaan berupa Lencana Teladan kepada peserta didik anggota Gerakan Pramuka Penggalang dan Penegak.

Protes Aksi Bakar Alquran
Sejumlah tokoh agama mengadakan jumpa pers dalam rangka mengecam rencana aksi pembakaran Alquran di Amerika. Acara ini diadakan di Kantor Center for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC), Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9/8. Mereka adalah Uskup Amboina Mgr PC Mandagi MSC, Ketua Komisi HAK – KWI , Pastor Benny Susetyo, Sekretaris Komisi HAK-KWI, Slamet Effendy Yusuf, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ucapan Selamat Puasa KWI
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengeluarkan surat ucapanselamat menunaikan Ibadah Puasa pada semua umat Muslim di Indonesia. Ucapan ini disampaikan Ketua Presidium KWI Mgr Martinus D Situmorang OFMCap. Bersama Sekretaris Jendral KWI Mgr J. Pujasumarta, pada Rabu, 11/8. Berikut isinya: Saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang terhormat, Telah ditetapkan bahwa awal bulan Ramadhan 1431 Hijriyah terjadi pada hari Rabu, 11 Agustus 2010.

Peluncuran Novel ”Kau Bakar, Aku Bakar”
Damien Dematra mengadakan acara peluncuran novel dan bedah novel karyanya berjudul ”Kau Bakar, Aku Bakar” di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia KWI), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 11/8. Hadir sebagai pembicara dalam acara ini adalah KH. Slamet Effendy Yusuf, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Pastor Benny Susetyo Pr, Sekretaris Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI, Dorce Gamalama dan Damien Dematra.

Syukur 25 Tahun Imamat
Umat Tangerang merayakan tiga peristiwa syukur sekaligus: 25 tahun imamat kepala paroki, pelindung SJ dan pelantikan Dewan Pastoral. Sekitar 3. 500 umat Paroki Hati Maria Tak Bernoda (HMTB) Tangerang merayakan ulang tahun ke-25 Pastor Maximianus Sriyanto SJ menjadi imam Jesuit. Ulang tahun ini dirayakan dengan Ekaristi, dipimpin Kepala Paroki, yaitu Pastor M. Sriyanto SJ sendiri. Ia didampingi delapan pastor, yang pernah bertugas di paroki ini. Mereka adalah Ignatius Swasono SJ, Florentinus Sarno Pr, Pastor Boni Payong SSCC, Tarsisius Triyanto SDB, Matius Sudianto SDB, Stephanus Brata Kartana SJ, Felix Supranto SSCC dan Pastor Suwarno OSC.

Fesparawi Persekutuan Devosi Bunda Maria
Persaudaraan Devosi Bunda Maria Jakarta telah memasuki tahun ke-10. Dalam rangka ini, Persekutuan Devosi dan Novena besar Bunda Maria bekerja sama dengan Komisi Liturgi KAJ mengadakan Festival Paduan Suara. Festival diikuti 15 kelompok Paduan Suara se-Jatabek yang masuk dalam babak Final. Festival diadakan di Pusat Perfilman Haji Umar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 7/8.


Pengobatan Gratis Titian Kasih
Sekitar 600 warga masyarakat Desa Kohod, Kecamatan Pakuaji, Kabupaten Tangerang mendapat pelayanan pengobatan gratis dari 25 anggota tim termasuk 12 dokter yang tergabung dalam Komunitas Titian Kasih. Pengobatan gratis itu dipusatkan di SDN Kohod III, Tangerang, Banten, Minggu, 8/8. Kegiatan ini kelima kalinya dilaksanakan wadah tersebut sejak terbentuk awal September 2009.


Pengobatan Gratis Titian Kasih
Sekitar 600 warga masyarakat Desa Kohod, Kecamatan Pakuaji, Kabupaten Tangerang mendapat pelayanan pengobatan gratis dari 25 anggota tim termasuk 12 dokter yang tergabung dalam Komunitas Titian Kasih. Pengobatan gratis itu dipusatkan di SDN Kohod III, Tangerang, Banten, Minggu, 8/8. Kegiatan ini kelima kalinya dilaksanakan wadah tersebut sejak terbentuk awal September 2009.

Sakramen Krisma di Paroki Cilangkap
Meski belum memiliki gedung gereja, umat Paroki Cilangkap tetap menghayati iman keKatolikan dengan tulus. Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo menerimakan Sakramen Krisma bagi 179 umat di Paroki St Yohanes Maria Vianney Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu, 1/8. Kepada penerima Sakramen Krisma, Mgr Suharyo berpesan, bahwa menerima Sakramen Krisma bukan karena giliran, tapi sebuah keputusan iman untuk menjadi warga Gereja yang dewasa dan bertanggung jawab.

Perayaan Hari St Ignasius
Sebagai anggota dari badan pendidikan Jesuit, Kolese Kanisius Jakarta ikut merayakan Hari Raya Santo Ignasius dari Loyola, pendiri dan pelindung Serikat Yesus, Sabtu, 31/7. Pagi itu seluruh siswa, guru, dan karyawan Kolese Kanisius mengadakan Misa di sport hall Kolese Kanisius, dipimpin Pastor Ignasius Sumarya SJ, Rektor Kolese Kanisius; Heru Hendarto SJ, Kepala Sekolah SMA Kanisius; dan A. Mintara SJ, Kepala Sekolah SMP Kanisius.


(NUSANTARA)
HUT ke-18 Caritas Sibolga
Perkumpulan Masyarakat Nias Katolik Caritas Sibolga, Sumatra Utara merayakan HUT ke-18. Perayaan ini diadakan di Paroki Katedral Sibolga, Sumatra Utara, Minggu, 15/8. Peringatan ini ditandai dengan Misa. Tiga orang Imam memimpin Perayaan Ekaristi: Penasehat Caritas Pastor Blasius Fau OFMCap, Pastor Paroki Katedral Sibolga Martin L. Halawa Pr, dan Pastor Paroki Santo Yosef Sibolga Posma Manalu Pr. Tidak kurang dari 800 orang anggota Perkumpulan Caritas mengikuti peringatan itu.

Pembekalan Pengurus Gereja Sibolga
Para pengurus Gereja Katedral Sibolga mendapat pembekalan di Paroki Katedral Santa Theresia Sibolga, Sumatra Utara. Tampil dalam acara yang berlangsung beberapa waktu lalu itu, Pastor Dr Hieronymus Simorangkir Pr sebagai narasumber yang mengetengahkan satu topik menarik, yakni manajemen pastoral salib kasih, satu strategi animasi dewan pastoral dari tingkat paroki sampai lingkungan.

Kaul Kekal Bruder SVD
Suasana pinggiran kota Pontianak, Jeruju khususnya di Gereja Bunda Maria pada Minggu, 8/8 agak berbeda dari biasanya. Gereja yang baru saja diresmikan 15 Januari 2009 itu menjadi saksi pengikraran kaul kekal dua bruder SVD. Misa kudus dipersembahkan Uskup Agung Pontianak, Mgr Hieronimus Bumbun OFMCap, didampingi Pastor Feliks Kadek SVD, Provinsial SVD Jawa dan Pastor Yohanes Bosco Isdaryanto SVD, Rektor Seminari Tinggi SVD Surya Wacana Malang serta para konselebran lainnya.

75 Tahun Paroki Kutoarjo
Gereja Katolik Yohanes Rasul Kutoarjo merayakan ulang tahun ke-75. Acara ditandai dengan Misa konselebrasi di Gereja Kutoarjo, Minggu, beberapa waktu lalu. Misa dipimpin Ekonom Keuskupan Purwokerto Pastor Joni Luntungan MSC didampingi Pastor H.Y. Pratiknyo MSC, Pastor F.X. Swibaktata MSC, Pastor Petrus Wastono MSC, dan Pastor Stef Heriyanto Pr.

Konferensi Nasional Legio Maria
Anggota Legio Maria rata-rata didominasi orang-orang berusia paruh baya. Sedangkan, anggota dari Orang Muda Katolik (OMK) minim. Keprihatinan ini menjadi salah satu pokok bahasan dalam Konferensi Nasional (Konfernas) Legio Maria di Desa Dalung, Kuta, Bali, Jumat, 30/7 – Minggu, 1/8.

Camping Rohani OMK Semarang
Sekitar 120 Orang Muda Katolik (OMK) Rayon SIDIANA (OMK dari enam paroki, yaitu Paroki Purwodadi, Pati, Kudus, Juana, Jepara, dan Demak) Kevikepan Semarang hadir dalam Camping Rohani di kawasan Wahana Wisata Kedungombo, Jawa Tengah, Jumat – Minggu, 9–11/7. Camping Rohani OMK SIDIANA dengan tema ”Utuh Alamku, Penuh Hidupku” merupakan salah satu kegiatan yang diadakan untuk mengaplikasikan semangat Tahun Kaum Muda Keuskupan Agung Semarang 2010.

HUT Imamat Rektor Seminari
Pastor Willem Daia Pr, Rektor Seminarium Anging Mammiri, merayakan pesta perak imamatnya dengan Perayaan Ekaristi di Kapel Seminarium Anging Mamiri, Sleman, Yogyakarta, Minggu, 8/8. Dalam sharingnya, Pastor Willem mengatakan, ia bisa bertahan dalam imamat selama 25 tahun karena berkat Tuhan. Dia yakin, Tuhanlah yang berkarya dalam hidupnya selama ini. ”Bahkan, selama ini, saya sudah beberapa kali nyaris mati. Ketika kami karam di tengah laut dalam sebuah kunjungan ke stasi, ketika saya sakit parah.

PASTOR PAROKI BARU TANARAWA
Antonius Widodo CP bertugas sebagai Pastor Paroki Santo Fransiskus Tanarawa, Maumere, Flores, NTT. Penugasan resmi ditandai dengan Ekaristi penyerahan jabatan pastor paroki dari Pastor Efrem Dade Pr kepada Pastor Antonius Widodo CP di Paroki Tanarawa, Minggu, 8/8. Dalam acara ini, Provinsial Kongregasi Pasionis Indonesia Pastor Sabinus Lohin CP mengucapkan terima kasih banyak kepada Uskup Maumere Mgr G. Kherubim Pareira SVD dan umat Paroki Tanarawa yang telah memberikan kesempatan kepada Pastor Antonius Widodo CP bertugas di paroki ini.

TAHBISAN DIAKON
Dua frater Diosesan Keuskupan Bandung menerimakan tahbisan diakon di Aula Magna Seminari Tinggi Santo Yohanes Pembaptis Fermentum (STSYP Fermentum), Citepus, Bandung, Rabu, 4/8, Mereka adalah Frater Yohanes Istimoer Bayu Adjie dan Frater Thomas Kristiatmo. Tema tahbisan diakon adalah Vita Abscondita cum Christo in Deo (Hidup nan Tersembunyi Bersama Kristus dalam Allah).

PESTA EMAS MEMBIARA
Bertempat di Novisiat Ordo Fratrum Minorum (OFM) Transitus, Depok, Jawa Barat, Senin, 2/8, Uskup Bogor Mgr Michael Angkur OFM dan Pastor Alex Lanur OFM merayakan pesta emas membiara. Acara diawali dengan Ekaristi konselebrasi dengan konselebran utama, Mgr Mikael Angkur OFM didampingi Pastor Alex Lanur OFM, Provinsial OFM Pastor Adrianus Sunarko OFM, dan Pastor Paroki Depok Markus Gunadi OFM. Perayaan berlangsung meriah dengan paduan suara yang dibawakan frater-frater novisiat.

REKOLEKSI ETIKA
Selain cerdas dan religius, peserta didik SMA Van Lith Muntilan juga dididik untuk menjadi insan yang etis dan santun dalam bersikap serta berperilaku. Untuk menunjang hal ini, setiap akhir tahun ajaran, sejak tahun 2006 diselenggarakan Rekoleksi Etika Sopan Santun bagi seluruh siswa kelas X. Tahun 2010 ini, rekoleksi diikuti oleh 149 peserta dan berlangsung di SMA Van Lith Muntilan, Jawa Tengah, Rabu-Sabtu, 9-12/7, dengan difasilitasi tim pendamping dari Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang.

MISA PELAJAR
Ribuan SISWA SMP, SMA, dan SMK Negeri se-Yogyakarta mengikuti Perayaan Ekaristi pelajar Katolik di Taman Percetakan-Penerbitan Kanisius Deresan, Yogyakarta, Minggu, 8/8. Mereka disertai guru pembimbing, mengikuti Misa sembari lesehan di atas rumput beralas koran. Acara ini diadakan untuk menyambut peringatan syukur 70 tahun Keuskupan Agung Semarang yang diselenggarakan Komisi Pendidikan Kevikepan DIY.


(SANTO & SANTA)
Lucy Yi Zhenmei (1815-1862) : Katekis Pemberani
Kesalehannya sudah tampak saat ia masih kanak-kanak. Bahkan, pada usia 12 tahun, ia berkomitmen menjalani selibat. Sebagai katekis, ia selalu menolak imbalan uang. Imannya sangat kuat dan tak tergoyahkan walau nyawa taruhannya. Santa Lucy Yi Zhenmei lahir pada 9 Desember 1815 di Mianyang, Sichuan, China. Ia adalah anak bungsu di keluarganya. Sejak lahir, ia sudah dibaptis dan dididik dalam iman Katolik.


(EKSPONEN)
Demitria Dewi Hendaryati : Meraih Gelar Doktor pada Usia 50 Tahun
Negeri kita pernah memperoleh penghargaan dari lembaga dunia (FAO) sebagai negara yang berhasil swasembada beras. Namun, kehidupan para petani di negeri ini masih memprihatinkan. Tujuh puluh lima persen petani tidak lulus SD, atau bahkan tidak pernah duduk di bangku sekolah. Umumnya, mereka juga tidak mampu meningkatkan kualitas hidup. Hidup mereka “begitu-begitu” saja. Mencengangkan? Di satu sisi, jawabannya bisa ya, namun di sisi lain bisa juga tidak. Yang jelas, dari zaman kolonial sampai era reformasi ini, kehidupan para petani belum mengalami perubahan berarti.


(APA DAN SIAPA)
Angel Emicha Wijaya : Tetap Tekun Bersekolah
Leonardo Ismanto : Tak Mau Terbelenggu
Br Gregorius MTB : Sabda Menjadi Daging
Laila Sari : Resep Tetap Enerjik


(MIMBAR)
Membongkar Kebisuan Gereja (Oleh: Steph Tupeng Witin)
“Cukuplah sudah keserakahan manusia dan berhentilah sudah kerakusan orang-orang yang mempunyai uang untuk tiada henti-hentinya mengeruk isi perut bumi ini dengan usaha tambang” (Mgr Hubert Leteng Pr). Inilah cuplikan isi khotbah yang dikumandangkan Uskup Ruteng, Mgr Hubert Leteng Pr, dalam Misa Tolak Tambang di lokasi pertambangan mangan Torong Besi, Reo, Manggarai, Flores Barat, NTT, Rabu, 21/7.


(KESAKSIAN)
Belahan Jiwa Terenggut
Ketika ventilator digital disambungkan ke pernapasan sang suami, Aloysius Bhui, Helena Muga disergap kegalauan. ”Saya takut sekali menjadi janda,” ucapnya dengan suara menyerupai bisik. Hampir dua bulan Helen disesah gelisah karena diagnosis penyakit Aloysius samar. Tim dokter seakan harus menerobos lorong gulita guna memastikan penyakit yang sesungguhnya. ”Awalnya, dikira stroke ringan karena itu penanganannya untuk pasien stroke,” ujarnya.


(JENDELA)
Paroki St Yohanes Maria Vianney Cilangkap: Dua Belas Tahun Tanpa Gedung Gereja
Hujan membuat tanah di lapangan sepak bola Sekolah Budi Murni di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur menjadi becek. Tapi, belasan mobil dan puluhan sepeda motor sudah parkir di lapangan ini, Minggu pagi, 8/8. Jalan di depan Sekolah Budi Murni selebar tiga meter pun sudah ramai. Orang lalu lalang silih berganti. Ada yang membawa Alkitab. Ada pula yang menenteng Puji Syukur. Sementara di pinggir jalan, para pedagang menggelar aneka barang dagangan; mainan anak-anak, minuman, dan makanan ringan.

(RENUNGAN HARIAN)
Sabda Celaka (Oleh : Surip Stanislaus OFMCap)
Realita: Ada Sabda Bahagia, ada Sabda Celaka. Sabda itu berupa kecaman Yesus terhadap ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi (Mat 23:13-36). Polanya diambil dari Yes 5:8,11,18,20,21,22. Refleksi Biblis: “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk”.


(BUKU – VCD – KASET)
Mengenal Keunikan Prodiakon
Bukankah prodiakon itu unik? Mereka awam, tapi boleh membagikan komuni dan diberi wewenang memimpin ibadat sakramentali. Apalagi, peran mereka di tengah umat sering menjadi pemimpin rohani, padahal mereka adalah umat awam biasa. Tetapi, bisa dikatakan mereka adalah kaum awam yang tidak umum karena mendapat wewenang dan tugas khusus. Seorang prodiakon dikehendaki Tuhan dan benar-benar dipanggil sebagai pelayan umat Allah. Tentu saja panggilan suci para prodiakon ini tidak diperoleh melalui “suara” atau “surat keputusan” yang turun langsung dari surga.


Hidup Sehari-hari Yesus
Tokoh yang satu ini memang sangat kontroversial. Ibu-Nya hamil karena Roh Kudus. Dia lahir di tempat yang tidak layak dan nyawa-Nya langsung diincar oleh penguasa. Saat berumur 12 tahun, ia berani mengajar di Bait Allah, lalu ‘menghilang’ selama 18 tahun. Muncul lagi pada usia 30 tahun, ia langsung menggebrak dunia dengan berbagai mukjizat dan pengajaran, yang juga kontroversial pada zaman itu. Semasa hidup-Nya, Yesus dielu-elukan para murid dan pengikut-Nya, sekaligus dibenci dan dicaci mereka yang tidak senang. Kaum yang tidak senang itu merasa menang karena berhasil menyeret Dia ke kursi pesakitan untuk kemudian membunuh-Nya pelan-pelan.


(MANCANEGARA)
Menyongsong Kanonisasi MacKillop
Umat Katolik di Sydney, Astralia, akan merayakan perayaan Ekaristi di Katedral Santa Maria, sebelum upacara kanonisasi Mary Helen MacKillop, yang akan disiarkan melalui layar kaca, 17 Oktober 2010. Di Melbourne, Uskup Agung Melbourne, Mgr Denis J. Hart mengumumkan bahwa pada pagi harinya, di Katedral St Patrick, dan akan dimeriahkan dengan prosesi, mulai dari tempat tinggal pertama MacKillop.


Reaksi Terhadap IBKD
Lebih dari 14.000 anggota jejaring sosial Facebook (FB) “menyukai” sebuah halaman yang bernama “In Protest of International Burn a Koran Day”. Di halaman ini juga, Gregory Song dari Santiago High School menuliskan, “I’m Roman Catholic, and I support you guys 110%. We gotta stay strong for God.” Akun FB ini adalah sebuah perlawanan terhadap halaman bernama “International Burn A Koran Day”. Pembuatnya berinisial Pendeta Terry D. Jones. Sekitar 4.000 anggota jejaring sosial FB menyukai halaman ini.

Komunitas Taize,70 Tahun
Paus Benediktus XVI menyatukan diri dalam doa bersama komunitas Taize, mengenang wafatnya Bruder Roger. Paus menyebutnya sebagai seorang pionir dalam membangun kesatuan umat Kristiani. Bruder Roger Louis Schütz-Marsauche adalah pendiri sebuah komunitas yang sekarang dikenal dengan Komunitas Taize.

Koin Bergambar Benediktus XVI
Koin euro bergambar Paus Benediktus XVI telah beredar di Vatikan. Pecahan euro bergambar Paus Benediktus XVI digunakan sebagai kembalian di tempat-tempat tertentu, seperti pom bensin dan kantor pos. Vatikan menerima mata uang euro sejak Januari 2002.

Tahbisan Uskup
Pastor Andrés Vargas Peña ditahbiskan sebagai Uskup Titular, Jumat, 30/7. Pada hari yang sama Mgr Felipe Tejeda García MSpS pensiun sebagai uskup auksilier di Keuskupan Agung Meksiko. Mgr Andrés lahir di Villa de la Pa, Mexiko. Ia ditahbiskan sebagai imam Keuskupan Agung San Luis Potosi, Meksiko, pada 12 Oktober 1973. Ia ditunjuk sebagai Uskup Auksilier di Keuskupan Agung Meksiko dan Uskup Titular Utimmira pada 22 Juni 2010. Selain Mgr Andrés, di keuskupan ini, ada delapan Uskup Auksilier.

(MIMBAR)
Seratus Tahun Beata Teresa Calcutta (Oleh : T. Krispurwana Cahyadi SJ)
Pada 26 Agustus 2010 diperingati 100 tahun kelahiran Beata Teresa dari Calcutta, atau yang lebih dikenal Ibu Teresa. Di beberapa tempat peringatan ini dirayakan cukup besar, bahkan di AS dikeluarkan perangko khusus bergambar Teresa. Secara internasional perayaan 100 tahun Teresa diperingati dengan tema besar: “Kita diciptakan untuk hal-hal besar: mencintai dan dicintai”. Tema tersebut tidak bisa dilepaskan dari pengalaman hidup serta spiritualitas yang diwariskan Beata Teresa, tidak saja kepada para pengikutnya namun pula kepada semua yang ingin belajar dari hidup, perutusan, serta kerohaniannya.


(KONSULTASI IMAN)
Yesus Memiliki Kemampuan Paranormal (Oleh : Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)
Yesus mengenali Nathanael meskipun baru pertama kali bertemu (Yoh 1:48-49). Tetapi mengapa Yesus tidak tahu siapa yang menyentuh-Nya di tengah kerumunan ramai (Mrk 5:30-33)? Apakah Yesus itu seorang paranormal? Apakah kemampuan paranormal Yesus itu disebabkan oleh keallahan-Nya? Mohon penjelasan.

Paulus Hadi Sigit, Malang


(CERPEN)
Restu (Oleh : Yuditeha)
Setiap orang biasanya punya tempat duduk favorit ketika sedang mengikuti Misa di gereja. Demikian juga denganku, aku selalu duduk di bangku deretan timur, berseberangan dengan petugas koor. Entah kenapa aku merasa nyaman jika berada di sini. Seperti pagi ini, meski gereja telah penuh dan aku datang terlambat, namun aku tetap masuk ke dalam gereja dan menuju tempat duduk kesukaanku.
(JENDELA) – LEMBAGA RELIGIUS
Suster-Suster St Fransiskus Charitas (FCh) : Menebarkan Kasih dengan Cuma-cuma
Melakukan perbuatan kasih dengan cuma-cuma merupakan spritualitas Suster-Suster St Fransiskus Charitas (FCh). Kasih itu diwujudkan dalam berbagai pelayanan dengan semangat kegembiraan, cinta, dan kesederhanaan. Theresia Saelmaekers, Pendiri Kongregasi Suster-Suster St Fransiskus Charitas, berasal dari keluarga sederhana. Ia lahir di Brabant, Belgia, pada 5 September 1797. Ia merupakan buah cinta pasangan Johanes Yosef Saelmaekers dan Maria Barthels. Yosef Saelmaekers bekerja sebagai pembuat kunci. Sejak kecil Theresia dididik untuk bekerja keras sehingga ia memiliki watak yang berani, ulet, sederhana, dan penuh tanggung jawab.


(KONSULTASI KELUARGA)
Merdeka... (Oleh : Th. Dewi Setyorini)
Judul ini sengaja saya pilih karena kita sudah memasuki bulan Agustus, bulan yang identik dengan perayaan kemerdekaan. Perayaan ini sudah terasa gaungnya sejak saat ini hingga puncaknya, 17 Agustus. Pasti suasana akan hiruk-pikuk dengan berbagai lomba, baik di tingkat RT, RW atau di tingkat yang lebih tinggi lagi. Ada gairah dan kesadaran baru bahwa kenyataannya kita sudah merdeka. Merdeka dari penjajahan tentunya, bukan merdeka dari hal yang lain. Untuk yang terakhir ini memang bisa diperdebatkan.


(TEROPONG)
Wanita Katolik RI (Oleh : A.M. Lilik Agung)
Hubungan saya dengan ormas Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) tidak panjang. Dua kali saya ikut rakernas tahunan WKRI, beberapa kali ikut tugas sosial WKRI. Tidak lebih dari lima kali saya mendatangi Kantor Pusat WKRI. Walaupun berhubungan secara fisik tidak panjang, saya memiliki hubungan batin sangat panjang. Bahkan, sampai saat ini ketika saya tidak lagi kenal dengan para pengurus WKRI. Apalagi, mengetahui sepak terjang kegiatan WKRI kontemporer.


SUPLEMEN JEJAK
OBOR - 15 Tahun Ziarah Batin

Pengantar
Karya kreatif seperti buku Ziarah Batin terbitan OBOR mestinya digolongkan fenomenal. Buku berisikan renungan harian berdurasi setahun ini diluncurkan sejak 1996. Buku Ziarah Batin boleh dikatakan “sakti”. Betapa tidak? Setiap tahunnya, mengalami peningkatan permintaan. Bahkan, Ziarah Batin menjadi trend setter bagi penerbit-penerbit lain untuk meluncurkan buku sejenis renungan harian.

Ziarah Batin Bersama OBOR
Ziarah Batin, sebuah buku renungan harian yang diterbitkan OBOR, sudah berusia 15 tahun. Peminatnya meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, kini menjadi “ikon” bagi buku-buku sejenis. Maka, tidaklah mengherankan buku Ziarah Batin (ZB) kini telah menjadi “peziarahan” Penerbit & Toko Rohani OBOR itu sendiri. OBOR, begitu nama yang lebih akrab untuk Penerbit & Toko Rohani OBOR, adalah sebuah lembaga yang bernaung di bawah Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang bergerak di bidang pewartaan melalui penerbitan buku rohani Katolik dan pengadaan/penjualan aneka sarana devosi dan liturgi Gereja Katolik.

Oase Rohani
Mengingat segmen Ziarah Batin adalah orang tua, maka OBOR mulai memikirkan membuat renungan yang menjangkau orang muda. Hal ini juga didukung oleh usulan yang diterima dari khalayak agar OBOR juga menerbitkan buku renungan berbasis Alkitab, khusus untuk anak muda. Karena mereka pun memerlukan asupan gizi rohani.

Nyala OBOR
Toko buku akan berkembang jika ada yang dijual. Penerbitlah yang membuat produk untuk dijual. Penerbit tidak akan bisa berjualan bila buku-buku yang dihasilkannya tidak terdistribusikan dengan baik. Toko buku menjadi penghubung antara penerbit dan pembaca. Perkembangan zaman telah membuat Toko OBOR tidak bisa lagi hanya menunggu pelanggan yang datang. Ia perlu pergi untuk menjemput bola. Dimulailah pameran yang semakin mendekatkan OBOR dengan pembaca.

Jalinan OBOR
Sebagai sebuah lembaga, OBOR tidak bisa berdiri sendiri. Ada banyak pihak yang saling menyokong sehingga OBOR dapat berdiri dengan tegak. Jalinan relasi ini harus dijaga dengan apik sehingga dapat menghasilkan buah berlimpah.

Di Balik Ziarah Batin
Buku Renungan Harian tidak bisa ditulis secara sembarangan. Filsuf Rene Descartes mengatakan, perlu permenungan yang mendalam untuk dapat menghasilkan hasil yang jelas dan tegas (clara et distincta). Ziarah Batin pun demikian. Ia harus dikerjakan dengan permenungan yang mendalam.

OBOR Harus Bersinergi
Pastor Agustinus Surianto Himawan Pr (50) dikenal sebagai pastor yang selalu optimistik. Pengalaman studi di Fakultas Ekonomi Universitas Parahyangan (FE-Unpar) membawanya ke medan tugas yang sifatnya terkait dengan perekonomian. Sebelum menjadi Direktur Penerbit dan Toko Rohani OBOR (sejak 2 Januari 2007), Pastor Agus dipercaya menjadi Direktur Percetakan PT Grafika Mardi Yuana Bogor (1994 – 2005) dan ekonom Keuskupan Bogor (1994-2003).

Berziarah Bersama Ziarah Batin & RAPTIM (15 Tahun Ziarah Batin – 40 Tahun RAPTIM)
Penerbit & Toko Rohani OBOR adalah sebuah lembaga yang bernaung di bawah Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yang bergerak di bidang pewartaan melalui penerbitan buku rohani Katolik dan pengadaan/penjualan aneka sarana devosi dan liturgi Gereja Katolik. Pada tahun 1995, OBOR memulai sebuah langkah berani dengan menerbitkan sebuah buku renungan harian berbasis Alkitab dan mengikuti Penanggalan Liturgi Gereja, yang dinamai Ziarah Batin Edisi 1996.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: