Edisi 44 Outsourcing di Lembaga Gereja

Sajian Utama:
Di perusahaan/lembaga manapun, nasib tenaga outsourcing tak menentu. Hidup mereka memprihatinkan. Karena upah yang diterimanya kecil. Gereja Katolik melalui Ajaran Sosialnya mengaku peduli terhadap nasib buruh outsourcing ini. Bapa Suci pun mengeluarkan ensiklik untuk menentang sistem kerja jenis ini. Namun ironinya, kini sejumlah lembaga gereja ikut menggunakan jasa tenaga outsourcing. Nasib mereka sama saja seperti di perusahaan umum lain. Nampaknya Gereja baru sebatas berbicara tentang Ajaran Sosial Gereja, tapi belum melaksanakan sepenuhnya. Dan para pelanggar pun dibiarkan. Lalu siapa peduli terhadap tenaga outsourcing di lembaga gereja?


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):
Kisah Buruh Outsourcing dalam Gereja
Di pos keamanan sebuah lembaga milik Gereja di Jakarta, duduk sendirian seorang sekuriti atau petugas keamanan. Sebut saja, Ahmad, seorang Muslim. Dia baru saja melahap habis sepiring mi instan. Ditemani secangkir kopi hangat, ia bercerita tentang nasibnya sebagai tenaga kerja atau buruh outsourcing. Hampir lima tahun Ahmad bekerja di lembaga milik Gereja ini. Ia hanya lulusan SMA. Saat pertama bekerja, gajinya Rp 600.000. Untunglah, ia masih lajang. Ia pun masih tinggal bersama orangtuanya. “Cukup buat senang-senang sendiri,” kisah Ahmad yang tak mau disebut nama aslinya.

Gereja Wajib Dampingi Buruh Outsourcing
Melalui Biro Pelayanan Buruh Lembaga Daya Dharma (BPB-LDD), Keuskupan Agung Jakarta membantu buruh yang bekerja dengan sistem kontrak dan outsourcing di sejumlah perusahaan manufaktur. BIRO ini telah membuat Forum Buruh Bangkit untuk buruh kontrak dan outsourcing di kawasan Tangerang. Lewat forum ini, mereka diajak mempersiapkan UU Ketenagakerjaan yang baru, karena UU yang sekarang amat melemahkan buruh.

Gereja Tolak Outsourcing
Gereja Katolik menolak sistem kerja outsourcing. Adalah sebuah ironi, ketika lembaga Gereja tidak melaksanakan ajaran Gereja! Penegasan ini disampaikan Direktur Justice, Peace, and the Integrity of Creation (JPIC) OFM Indonesia, yang juga Dosen Moral Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta, Pastor Dr Peter Canisius Aman OFM.


BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:
(TAJUK)
Outsourcing
Tahun 1970-an hingga 1980-an penulis tinggal di kota yang tidak begitu besar – tetapi juga tidak begitu kecil – di Pulau Jawa. Di sini penulis ikut membantu bisnis keluarga; persisnya sebuah toko dengan ukuran lima kali sepuluh meter; macam pekerjaannya sederhana saja, berjualan dan melayani setiap pembeli yang datang.



(KABAR JAKARTA)
HUT Ke-55 Paroki Toasebio
Paroki Santa Maria de Fatima Toasebio Glodok, Jakarta Barat merayakan hari ulang tahun ke-55, Minggu, 17/10. Pada kesempatan yang sama turut dirayakan pesta emas imamat Kepala Paroki, Pastor Guido Paolucci SX. Misa syukur dibawakan secara konselebrasi oleh tiga pastor, yaitu Pastor Guido Paolucci SX, Provinsial Serikat Xaverian Pastor Fernando Abis SX, dan Pastor Rekan Paroki Toasebio Sandro Pecati SX.

Seminar Teologi Pembebasan
Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya mengadakan seminar bertema “Teologi Pembebasan” yang diselenggarakan di Unika Atma Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat, 15/10. Seminar diadakan atas kerjasama Fakultas Ilmu Administrasi dengan Pusat Pengembangan Etika (PPE) Unika Atma Jaya dan Yayasan Alumni Administrasi (YAI).

Baksos STIK Carolus
Menyambut Hari Pangan Sedunia, Kelompok Kasepuhan Paroki Santo Leo Agung bekerja sama dengan Tim Medis Rumah Sakit Sint Carolus mengadakan penyuluhan kesehatan di Paroki Leo Agung, Jatibening, Bekasi, Minggu, 24/10. Penyuluhan ini bertema “Lansia Sehat dan Bahagia”. Selain penyuluhan, diadakan pula pemeriksaan kesehatan bagi umat paroki dan warga sekitar. Tim Medis Rumah Sakit Sint Carolus melakukan pemeriksaan kesehatan dibantu mahasiswa dan mahasiswi dari Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Sint Carolus, Jakarta Pusat.

Opera SMU Regina Pacis
SMU Regina Pacis Slipi, Jakarta Barat, mementaskan Opera Sound of Music di Gedung Erasmus Huis Kedutaan Belanda, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu, 17/10. Opera ini berlangsung atas kerjasama SMU Regina Pacis, Kedutaan Belanda, dan Rotary Club. Acara ini dihadiri siswa-siswi, orangtua murid, guru, dan karyawan SMU Regina Pacis, perwakilan Rotary Club SMU regina, guru, karyawan, dan pihak Kedutaan Belanda.

HOTS Seminari WB
Rasa gembira dan wajah penuh sukacita tampak di wajah para seminaris Angkatan ke-24 Seminari Menengah Wacana Bhakti (WB), Pejaten, Jakarta Selatan, saat mereka merayakan Hari Orang Tua Seminaris (HOTS) di Seminari Wacana Bhakti, Minggu, 3/10.

Pengalaman Mendampingi Anak Jalanan
Generasi muda dari berbagai agama mengadakan pertemuan lintas agama di Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Selasa-Kamis, 28-30/9. Beberapa waktu lalu, Suster Claudia Surtilah PBHK, mendampingi anak-anak dari Sahabat Anak Grogol mengikuti pesantren kilat. Sahabat Anak Grogol - sebuah wadah kegiatan yang menampung anak-anak jalanan di sekitar Grogol - mengikuti pesantren kilat di Masjid Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat. ”Saya mendampingi mereka bersama Suster Melania PBHK.

Pertemuan Orang Muda Lintas Agama
Generasi muda dari berbagai agama mengadakan pertemuan lintas agama di Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Selasa-Kamis, 28-30/9. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kementerian Dalam Negeri ini dihadiri sekitar 350 peserta dari perwakilan generasi muda 33 provinsi se-Indonesia, sejumlah tokoh agama, dan tokoh masyarakat.


(NUSANTARA)
Peresmian Pasca Pugar Gereja Bintaran
Sekitar 1.000 umat Paroki Santo Yusup Bintaran, Yogyakarta menyaksikan peresmian pasca pugar gereja setempat, usai mengikuti Misa yang dipimpin Julius Kardinal Darmaatmadja SJ, Minggu, 17/10. Peresmian pasca pugar gereja yang menjadi bangunan cagar budaya ini dilakukan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan buntal di bawah patung Santo Yusup.

Uskup Ulang Tahun Naik Buldozer
Uskup Ketapang, Mgr Blasius Pujaraharja, merayakan hari jadi ke-75 di Paroki St Petrus Rasul Nanga Tayap, Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu, 3/10. Dalam homilinya, Mgr Pujaraharja mengungkapkan rasa syukur dan gembiranya karena umat Paroki St Petrus Rasul Nanga Tayap menyiapkan perayaan ini secara khusus. Ia mengatakan, kalau diibaratkan pertandingan, usia 75 itu sudah waktunya mencapai garis akhir. Sesuai Hukum Gereja, setiap uskup yang sudah berusia 75 tahun boleh mengajukan pengunduran diri,” tuturnya.

Peresmian PRHB dan TK Asisi
Suster-suster FCJM meresmikan Pusat Rehabilitasi Hidup Baru (PRHB) dan Taman Kanak-Kanak Asisi di Atambua, NTT, Selasa, 5/10. Acara ini bertepatan dengan wafatnya Muder Maria Clara Pfander, Pendiri Kongregasi Suster-Suster Fransiskan dari Hati Kudus Yesus dan Maria - Fransiscan Cordis Jesu et Mariae (FCJM).

HUT Ke-89 RS Borromeus
”Meningkatkan Profesionalitas Pelayanan Sesuai Tuntutan Perkembangan Zaman untuk Menyebarkan Kabar Keselamatan” merupakan tema yang diusung dalam HUT ke-89 Rumah Sakit Borromeus Bandung, Jawa Barat. Peringatan ini ditandai dengan perayaan Ekaristi yang diadakan di auditorium Rumah Sakit Borromeus, Sabtu, 18/9. Misa yang dipimpin Pastor Ignatius Eddy Putranto OSC ini dihadiri perwakilan unit-unit operasional di bawah Perkumpulan Perhimpunan Santo Borromeus (PPSB),...

Tahbisan Imam ’Dalam Negeri’
Uskup Purwokerto, Mgr Julianus Sunarka SJ, menahbiskan empat imam baru Keuskupan Purwokerto di Gereja Katedral Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat, 24/9. Para imam tertahbis adalah Pastor Caecilius Agung Pratjajanto Setyawan Pr, Pastor Paskalis Tejo Wibowo Pr, Pastor Vinsensius Ferrer Dimas Martin Yuniar Pr, dan Pastor Deddy Setiawan Pr.

Weekend OMK Santo Paulus
Sabtu-Minggu, 25-26/9, bertempat di Villa Alabare, Lembang, Jawa Barat, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Paulus Bandung mengadakan weekend bersama. Acara ini diikuti 21 orang muda. Weekend yang mengambil tema Who Dare To Be The Next? ini didampingi pembicara, James Ng.

Rekoleksi ASMI Yogyakarta
Dalam rangka menyambut pesta nama Santo Fransiskus Asisi, Sabtu, 2/10, seluruh dosen dan karyawan yang ada di lingkungan Akademi Sekretari dan Manajemen Marsudirini (ASMI) Santa Maria dan di komunitas Susteran OSF Bener, Yogyakarta mengadakan rekoleksi di ASMI Santa Maria Yogyakarta.


(SAJIAN KHUSUS)
Perayaan Lima Abad Tuan Ma: Larantuka Punya “Reinha Maria”
Bunda Maria tak pernah cukup dibicarakan, didoakan, dan diteladani. Ucapan Mgr Kherubim Pareira SVD, Uskup Maumere, saat berkhotbah pada Misa akbar 500 tahun Tuan Ma di Larantuka, Kamis, 7/10 itu, seakan menggumpalkan seluruh perbincangan mengenai figur Maria. Termasuk kontroversi dan perdebatan teologis yang berlangsung dari masa ke masa.

Para Penjaga “Tuan Ma”
“Tuan Ma” adalah sebutan khusus Bunda Maria Mater Dolorosa. Patung ini diarak sekali dalam setahun pada prosesi Jumat Agung sepanjang jalan Kota Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Menurut legenda, patung Tuan Ma ditemukan seorang pemuda bernama Resiona di bibir pantai Larantuka. Atas perintah Raja Larantuka, patung tersebut dibawa dan disimpan di “Korke” (rumah adat) masa itu.

Jangan Berhenti pada Devosi
Pastor Dr G.P. Sindhunata SJ, salah satu pembicara seminar terkait perayaan 500 Tuan Ma di Larantuka, Rabu, 6/10, dikenal pula sebagai imam yang berdevosi tinggi kepada Maria. “Kalau kita mau sampai pada Yesus, tidak mungkin kita melepas Maria,” ujarnya.

Reinha Rosari Maria
Di sebuah senja yang indah Ketika buih-buih ombak berkejaran Melompat-lompat seperti mutiara Seorang bidadari yang cantik jelita Terdampar di Pantai Larantuka. Lama ia terhanyut oleh gelombang laut Bagai bintang samodra cahaya matanya Ketika ia ditemukan di bibir pantai Larantuka....


(KESAKSIAN)
Yang Gampang-Gampang Saja
Maria Ratna Djuwita cemas. Karyawannya memberitahukan, telah terjadi kebakaran di gudang penyimpanan sembako di seberang rumahnya. Gudang itu terletak di depan gudang penyimpanan gas elpiji miliknya. Bagaimana kalau kebakaran itu merembet ke gudangnya? ”Wah, bisa seperti bom.” Begitu pikirnya. Bayangkan, sekitar 700 tabung gas besar dan kecil, meledak bersamaan. Hati Ratna sangat kalut. Di gudangnya ada sekitar 200 tabung ukuran 3 kg, sedangkan yang ukuran 12 kilogram sekitar 500 tabung.

(MIMBAR)
Berbangga Menjadi Lembaga Gerejawi (Oleh: Jacobus Tarigan Pr)
Sejak Gereja Perdana, Ajaran Sosial Gereja telah dilaksanakan, bukan hanya dikhotbahkan. “Semua orang yang percaya tetap bersatu dan semua milik mereka adalah milik bersama dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing” (Kis 2:44-45). Cara hidup ini dihayati oleh rohaniwan, kaum religius, dan kaum awam.


(APA DAN SIAPA)
Mgr Blasius Pujaraharja: Diangkat Traktor
Antonius Ferry Timur Indratno: Guru Manusiawi
Sr Chatarina Rosalina MC: Pertama dari Indonesia


(JENDELA)
Media Epifania, Paroki Pare : Jatuh Bangun Menjadi Pewarta
Mereka adalah orang-orang yang tangguh. Walaupun banyak tantangan yang harus mereka hadapi, mereka tetap maju. Deadline. Kata yang seringkali menghantui awak media ini juga membuat Hieronymus Rudy tegang. Ada beberapa tulisan yang harus diketik ulang ke dalam komputer karena masih diketik secara manual. Ia segera meminta bantuan kedua putrinya untuk mengetik naskah itu. Akhirnya, jadilah naskah-naskah itu pada waktunya. Ia bisa bernapas lega. “Kalau sudah deadline sementara artikel, naskah, atau laporan belum masuk-masuk, maka merekalah yang membantu saya.”


(EKSPONEN)
Br Phokas Andreromes CDD: Mewartakan Tuhan Melalui Lukisan
Di atas kanvas, Bruder Phokas Andreromes CDD (35) mengembuskan ide kreatifnya. Setiap karya yang ia hasilkan merupakan imajinasi karya keagungan Tuhan. Di mana manusia berada, di situlah karya seni muncul. Keyakinan itu menancap di benaknya sejak ia menggeluti bidang seni. Seni merupakan sesuatu yang berkaitan dengan rasa. Manusia membutuhkan seni untuk berinteraksi dengan alam.


(RENUNGAN HARIAN)
Kekudusan (Oleh : Deshi Ramadhani SJ)
Ketika saya baru masuk seminari, gambaran tentang kekudusan sungguh memikat. Dalam benak saya, seorang imam yang kudus adalah lelaki yang punya hubungan dekat dengan Yesus, berdoa khusyuk di hadapan Sakramen Mahakudus, bertutur-sapa santun, bersikap lembut, selalu tersenyum, membuat orang selalu betah berada di dekatnya. Postur tubuh dengan posisi kedua tangan terkatup di depan dada sering secara spontan diambil dalam sebuah konteks kekudusan. Lihat saja para putra-putri altar dalam Misa.


(MANCANEGARA)
Paus Angkat 24 Kardinal Baru
Paus Benediktus XVI mengumumkan 24 nama kardinal baru, Rabu, 20/10, saat audensi umum. Di antaranya, Patriark Koptik Alexandria, Antonios Naguib, berusia 75 tahun. Dengan pengangkatan ini, Patriark Antonius akan menjadi satu-satunya Kardinal dari Gereja Katolik Ritus Timur yang punya hak mengikuti konklaf (pemilihan paus), sebelum usianya mencapai 80 tahun. Para kardinal baru akan dilantik di Kapel Sistine, Vatikan, pada Hari Raya Kristus Raja, 20/10/10.

Para Uskup
Mgr Mark Davies, menggantikan Mgr Brian Michael Noble sebagai Uskup Shrewsbury, Inggris. Mgr Mark (51), sebelumnya adalah imam Keuskupan Salford, Inggris, ditahbiskan 11 Februari 1984. Ia ditunjuk sebagai Uskup Koadjutor Shrewsbury pada 22 Desember 2009, dan ditahbiskan sebagai Uskup Koadjutor pada 22 Februari 2010. Ia menjadi Uskup Shrewsbury, begitu Mgr Brian (74) pensiun, 1 Oktober 2010. Mgr Brian ditahbiskan sebagai Uskup Shrewsbury, 30 Agustus 1995.


(KONSULTASI IMAN)
Pengalaman Mati Suri (Oleh: Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)
Seorang tetangga saya sudah mati selama beberapa jam. Ketika sudah siap-siap dimandikan, ternyata dia hidup kembali. Dia menceritakan banyak hal tentang pengalaman mati beberapa jam itu. Sesudah itu, dia sungguh berubah, dari seorang yang hidupnya amburadul menjadi orang yang sungguh taat beragama. Apakah itu benar-benar mati? Apakah ini adalah peneguhan adanya hidup kekal? Menurut iman kita, bagaimana kita menyikapi cerita-cerita yang dikatakannya?

Vincentius Sugiyat, Blitar


(CERPEN)
Lautan Elegi (Oleh: V. Dian Ratna P.)
Sungguh! Ini hari tatkala matahari berkedip. Sekali dalam setahun. Memang tak cukup untuk menghadirkan angin hangat yang tiap pekan hilir-mudik membawa bau-bauan asin. Dulu, banyak orang meninggalkan jejaknya lewat pasir putih yang dibawa pergi angin. Dulu, orang senang mengidungkan lagu-lagu untuk pujaan mereka yang memandang kosong ombak hitam bergulung-gulung. Sesekali berkilau oleh bulan.


(JENDELA – LEMBAGA RELIGIUS)
Kongregasi Suster-Suster Jesus Maria Joseph (JMJ): Siap Sedia Bekerja Bagai Raksasa
Kongregasi Suster-Suster Yesus Maria Joseph atau Societas Jesus Maria Joseph (JMJ) berdiri pada 29 Juli 1822 di Amersfoort, Belanda. Kongregasi ini didirikan Pater Mathias Wolff, seorang imam Yesuit. Pater Wolff berjuang keras mendirikan societas yang bergerak di bidang pendidikan putri Katolik ini. Perjuangannya lahir, karena saat itu pendidikan di Belanda tidak memperhitungkan hak Gereja Katolik. Ketika itu, semua pendidikan di Belanda bernapaskan semangat Protestan, sehingga keluarga Katolik tidak mengizinkan anak-anaknya masuk sekolah itu. Selain itu, umat Katolik mengalami kemiskinan yang berakibat anak-anak harus bekerja di pabrik.
(KONSULTASI KELUARGA)
Anak Mami (Oleh: H.M.E. Widiyatmadi)
Sudah enam bulan ini saya jalan bareng dengan seorang cowok (sebut saja namanya K), rekan sekantor. Usia kami selisih dua tahun (saya 24, dia 26 tahun). Saya mau jalan bareng dengannya karena kesan saya dulu K memiliki kematangan pribadi melampaui usianya. Selain sabar, dia juga sangat perhatian; sampai hal-hal kecil pun dia perhatian (misalnya, kalau saya kelihatan letih dia langsung bertanya apakah saya sakit, sudah sarapan belum, apakah saya kurang istirahat, dsb).


(TEROPONG)
Plis Deh (Oleh: Puspitasari)
Kompas Minggu, 17/10, memuat kartun Sukribo yang menanyakan tentang siapakah pencipta lagu yang tanpa ekspresi. Usut punya usut, pertanyaan itu mengemuka karena menjadi pertanyaan yang diujikan dalam tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kartun sebagai ekspresi sindiran tersebut baru dapat dipahami setelah kita mengetahui bahwa judul lagu ciptaan SBY ditanyakan dalam tes CPNS Kementerian Perdagangan (Kemendag).


SUPLEMEN JEJAK - PGU
Manajemen Memaafkan ala Forum Cikini
Forum Cikini adalah Perkumpulan Alumni Seminari dari seluruh Indonesia yang secara rutin mengadakan diskusi bulanan dengan menghadirkan narasumber dari alumni sendiri atau menghadirkan pembicara dari luar. “Forum Cikini” adalah nama lain dari “Cripingan”. Tempat Forum “Cripingan” berpindah-pindah, di kantor-kantor di mana alumuni bekerja atau di rumah makan. Sejak Agustus 2010, forum ini sepakat untuk menggunakan gedung pertemuan pemuda milik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), di Cikini II, Jakarta Pusat. Namanya pun diubah menjadi “Forum Cikini”.

Dr Norbert Betan SVD: 27 Tahun Menjadi Imam Kaum Miskin
Menjalin persahabatan dengan Gubernur Kalimatan Tengah di era 80-an, Gatot Amrih, menorehkan pengalaman tak terlupakan bagi Pastor Norbert Betan SVD. Keakraban itu mulai terjalin ketika Gatot Amrih menghadiri Misa pemakaman mantan Gubernur Kalteng, Tjilik Riwut. “Meski Muslim, beliau masuk ke dalam gereja sampai Misa selesai. Rupanya khotbah saya menyentuh hatinya, karena saya mengangkat jasa Almarhum Tjilik Riwut yang menghibahkan tanah untuk Gereja. Ia juga menyumbang gagasan bentuk dan konstruksi bangunan Gereja St Maria Palangka Raya.

Temu Sahabat dengan Mgr Suharyo
Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo, mengungkapkan berbagai langkah pastoral dan masalah di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Uskup mengajak Paguyuban Gembala Utama (PGU) untuk menggali potensi anggotanya, seraya juga menawarkan berbagai gagasan untuk membantu kegiatan pastoral di KAJ. Hal itu diungkapkannya dalam Misa di rumah A. Margana, Pondok Kelapa Permai (Billy & Moon), Jakarta Timur, Sabtu (16/10). Misa dihadiri tidak kurang dari 100 orang anggota PGU dan Lingkaran Sahabat Mgr Suharyo.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: