Edisi 48 Alumni Santa Ursula

Sajian Utama:
SMA Santa Ursula dikenal, antara lain karena kedisiplinannya. Direktur PT Personal Growth, Ratih Andjani Ibrahim, alumna sekolah ini pernah dikeluarkan dari kelas gara-gara buku pelajaran matematika miliknya diberinya nama ’buku mati-matian’. Satu lagi, yang menjadi ciri, dan tetap menjadi roh sekolah ini adalah semboyan Serviam (aku mau mengadi). ”Serviam, merupakan tujuan pendidikan, yakni membentuk manusia mandiri, berkepribadian utuh, humanis, ...,” demikian tandas Suster Helena Iskandar OSU, murid Angkatan 1961. Karena itu juga, Ratih Ibrahim juga kerap ’pulang’ ke almamaternya, karena ingin mengabdi dengan memberikan pelatihan-pelatihan psikologi. Bahkan, Alumni sekolah ini pun terdorong untuk melakukan kegiatan pengabdian bersama. Mereka membentuk Alumnarum Ursulae Sanctae Societas Internasionalis (AUSSI), sebagaimana AUSSI di Eropa. Dan, AUSSI pun menyeenggarakan pelayanan bagi lansia, melalui Graha Werdha AUSSI di Cenere, Jakarta Selatan.


KUTIPAN LEAD SAJIAN UTAMA (SAJUT):
Semangat “Serviam” Dua Alumni
Setengah berlari, Ratih Andjani Ibrahim menembus lorong panjang di sekolah St Ursula Jl Pos Jakarta Pusat. Karena keliru mengenakan seragam, ia harus kembali ke rumahnya. Akibatnya, siswi kelas XI IPS 1 SMA St Ursula Angkatan 1981 ini terlambat 16 menit memasuki kelas. Dengan napas terengah-engah, ia melapor kepada guru piket. “Pak, saya terlambat,” kenangnya. Namun, ia terbebas dari sanksi keterlambatan karena ia pulang dengan sepengetahuan kepala sekolah. Tanpa izin, siswa yang terlambat tidak bisa seenaknya langsung masuk kelas.

Kegiatan Sosial dan Hobi AUSSI
Suatu hari pada tahun 1969, beberapa ibu muda eks-sekolah Ursulin berkumpul di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Kita mau bikin apa ya?” celetuk salah seorang ibu. Kemudian, tercetus gagasan untuk mencari dana guna menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial. “Karena terbiasa dengan kata ‘Serviam’, maka kami mau mengabdi berdasarkan cinta kasih,” ungkap Ina Sutisna, salah seorang pendiri AUSSI.

Panti Werdha Karya AUSSI
Dua puluh dua perawat siap siaga menjaga para lansia yang telah renta di Graha Werdha AUSSI Cinere, Jakarta Selatan. Salah satunya melayani seorang oma yang makan melalui sonde. Sementara 12 perawat lainnya bergantian tugas dalam tiga shift. Secara berkala, mereka berkeliling panti guna memenuhi kebutuhan para oma dan opa lainnya yang relatif masih sehat.


BEBERAPA KUTIPAN-KUTIPAN ISI MAJALAH:
(TAJUK)
Alumni
Suatu hari, di akhir 2009, sebuah pesan pendek masuk ke telepon genggam. “Mengundang reuni teman kuliah di restoran A”. Orang-orang yang akan datang adalah teman-teman kuliah sekitar dua puluh lima tahun tahun lalu. Hampir semuanya tidak pernah berjumpa sejak lulus. Dan beberapa bulan kemudian, muncul ajakan yang sama. Kali ini dari komunitas lebih ‘tua’: rekan-rekan alumni SMP dan SMA.


(KABAR JAKARTA)
WKRI Tanam Pohon
Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) turut berpartisipasi dalam acara Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara (GPTP). Acara ini dilaksanakan secara serentak di beberapa lokasi di Kotamadya Jakarta Barat, Sabtu, 20/11. Antara lain, Kompleks Pemadam Kebakaran Joglo, Jakarta Barat dan Wilayah Sekitar Paroki Maria Bunda Karmel Tomang, Jakarta Barat.

Konferensi Pers KWI
”Sidang KWI menegaskan kembali hasil SAGKI 2010 dalam perhatian dan keterlibatan Gereja kepada mereka yang miskin dan terpinggirkan”. Demikian Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Sitomorang OFMCap saat memberikan press conference hasil sidang tahunan KWI Jumat, 12/11, di Gedung KWI, Cut Mutia, Jakarta Pusat.

John Paul's School Diresmikan
Dirjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan Nasional, Prof Suyanto PhD, meresmikan Sekolah Katolik John Paul’s School (JPS) Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 1/11. Dalam sambutannya, Prof Suyanto PhD mengemukakan sangat gembira berada di tengah para siswa, para guru, serta orangtua yang antusias menyambut peresmian ini.

Entrepreneurship Panti Asuhan
Sekolah Entrepreneur Ciputra mengadakan Lokakarya Penyusunan Kurikulum Entrepreneur di Panti Asuhan di Hotel Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis-Jumat,4-5/11. Hadir sebagai pembicara adalah Presiden Universitas Ciputra, Ir Antonius Tanan MBA, MSC dari Sekolah Entrepreneur Ciputra.

Rekonsiliasi dalam Keluarga
”Jangan memberikan maaf kepada pasangan jika tidak dengan sepenuh hati.” Demikian ditegaskan Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Pastor Ignatius Tari MSF, dalam talkshow ”Keluargaku Permataku”, di Paroki St Theresia Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 13/11.

Misa Penyembuhan Paroki Sunter
Misa Penyembuhan berlangsung di Paroki Yohanes Don Bosco, Sunter, Selasa, 26/10. Selebran dalam Misa tersebut adalah Kepala Paroki Yohanes Don Bosco, Pastor Ramoncito Padilla SDB didampingi para imam selebran: Pastor Fernando Suarez CC, Administrator Mary Mother of the Poor (MMP) Pastor Jeffrey Shannon CC, Pastor Francis Donelly CC, dan Direktur Program MMP Ronilo JavinesSDB.

HUT ke-18 Leo Agung
Paroki Santo Leo Agung Bekasi, Jawa Barat merayakan hari jadi ke-18. Peringatan ditandai dengan Misa konselebrasi di Paroki Santo Leo Agung, Minggu, 14/11. Misa dipimpin secara konselebrasi. Selebran utama adalah Kepala Paroki Santo Leo Agung Bartolomeus, Pastor Otu Kelen CSsR didampingi Pastor Rekan Desius Kaki CSsR.

PIKAT St Mateus
Paroki St Mateus Penginjil Bintaro, Tangerang, Banten menyelenggarakan studi tentang spiritualitas pelayanan bagi umat. Studi yang dinamakan PIKAT (Penyegaran Iman Katolik) ini dimulai September lalu. Studi yang akan berakhir Februari tahun depan ini diadakan tiap Selasa dan Jumat, terbagi dua, pagi dan sore, masing-masing dua setengah jam.

HPS 2010 Strada
Menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama yang berkekurangan pangan, merupakan inti peringatan Hari Pangan se-Dunia (HPS) 2010 yang diselenggarakan SD Strada Bhakti Utama, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sekolah yang berada di wilayah Pesanggrahan Jakarta Selatan ini berusaha menjabarkan tema besar HPS 2010 dari Komisi PSE KAJ “Menyelamatkan Pangan untuk Semua”.


(NUSANTARA)
Gereja Stasi di Mentawai Hancur
Akibat tsunami yang menerjang Mentawai, beberapa stasi dari dua paroki yang terletak di Mentawai luluh lantak. Stasi-stasi ini adalah bagian dari Paroki Maria Asumpta Sikakap, Mentawai – paroki yang terletak di pantai timur, menghadap Sumatera – dan Paroki Santo Yoseph Sipora, Mentawai.

HARPA ke-80 Paroki St Yoseph Medari
Paroki St Yoseph Medari, Sleman, DI Yogyakarta tahun ini memperingati HARPA (Hari Paroki) ke-80. Misa syukur sebagai puncak HARPA dilaksanakan di Paroki Medari, Minggu, 24/10. Sebagai selebran utama adalah Uskup Agats, Mgr Aloysius Murwito OFM. Mgr Aloysius Murwito berasal dari Paroki St Yoseph Medari.

80 Th Paroki Pekalongan
Paroki Santo Petrus Pekalongan, Jawa Tengah merayakan hari ulang tahun ke-80, Minggu, 31/10. Perayaan mengusung tema Ndherek Gusti Rahat Sakpore. Perayaan Ekaristi konselebrasi dipimpin Uskup Purwokerto, Mgr Julianus Sunarka SJ, didampingi Pastor Paroki Pekalongan Agustinus Dwiyantoro Pr dan Pastor Joannes Sukmana MSC.

Temu Komsos Surakarta
Tim Kerja Komsos Paroki se Kevikepan Surakarta mengadakan pertemuan Tim Kerja Komunikasi Sosial Paroki se Kevikepan Surakarta di aula Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Boyolali, Jawa Tengah, Minggu, 17/10. Hadir dalam pertemuan ini Pastor Pendamping Komisi Komsos Kevikepan Surakarta Pastor Herman Yosef Singgih Sutoro Pr.

Pertemuan FKUB Jawa Barat
Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Bandung bekerjasama dengan Bimas Katolik Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat mengundang Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Katolik dari wilayah Keuskupan Bandung, Bogor, dan Banten untuk pertemuan di Hotel Trio Bandung, Jawa Barat, Rabu-Jumat, 13-15/10.

Tahbisan Imam Atambua
Uskup Atambua, Mgr Dr Dominikus Saku Pr, menahbiskan sembilan imam baru Keuskupan Atambua di Gereja Santa Theresia Kefamenanu, Atambua, NTT, Senin, 18/10. Misa penahbisan ini dihadiri ribuan umat Katolik Keuskupan Atambua yang berasal dari dua kabupaten, yakni Kabupaten Belu dan Timor Tengah Utara (TTU).

HUT KE-83 PAROKI SEDAYU
Paroki Santa Theresia Sedayu, DI Yogyakarta merayakan hari jadi ke-83. Peringatan ditandai dengan Misa di Paroki Santa Theresia Sedayu, Minggu, 31/10.Misa dipimpin Pastor Paroki Sedayu Dwi Prasetya Pr.

PERAYAAN HUT KE-84 SPM
Kongregasi Suster Santa Perawan Maria (SPM) Provinsi Indonesia memperingati 84 tahun berkarya di Indonesia, Senin, 11/10. Ekaristi syukur diadakan di Kapel Komunitas Pusat Probolinggo, Jawa Timur dipimpin Pastor Paroki Maria Bunda Karmel Purbalingga Antonius Setya Darmanto OCarm.

PRIHATIN JUDI
Selama ini perjudian menjadi salah satu kasus yang meresahkan umat Keuskupan Maumere. Hal ini terungkap dalam pertemuan tentang identifikasi permasalahan yang terjadi di wilayah Keuskupan Maumere. Pertemuan ini diselenggarakan Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Maumere di Wisma Nele, Maumere, Flores, NTT, Rabu-Jumat, 20-22/10.

MGR PUJA, USKUP AGUNG SEMARANG
Uskup Bandung Mgr Johannes Pujasumarta ditetapkan Vatikan menjadi Uskup Agung Semarang. Berita ini dibenarkan Pastor Sekretaris Keuskupan Bandung Ignatius Eddy Putranto OSC saat dihubungi via telepon di Wisma Keuskupan Bandung, Jawa Barat, Senin, 15/11.

SARASEHAN HPS
Sinyal tidak mengenakkan muncul dalam sarasehan sehari dalam rangka memperingati Hari Pangan se-Dunia (HPS) Kevikepan Surakarta Rayon 3 Solo Barat yang diadakan di Joglo Dukuh Sengon, Stasi Dalem, Klaten, Jawa Tengah, Minggu, 24/10.


(BUKU – VCD – KASET)
Mengenal Mgr Hermelink SCJ
Buku ini diawali dengan pemindahan makam Mgr Albertus Hermelink Gentiaras SCJ, Uskup pertama Keuskupan Tanjungkarang (1961-1979) yang telah dimakamkan selama 27 tahun (1983-2010). Jasad di dalam peti ternyata masih tampak utuh. Pemandangan ini membuat orang-orang di sekitarnya terpukau. Mereka antara lain para penggali makam dan orang-orang yang mengikuti upacara penggalian makam. Fenomena inilah yang perlu disikapi sesuai dengan apa yang kita imani.
(MANCANEGARA)
Konferensi Eksorsisme
Konferensi mengenai Praktik Liturgi dan Pastoral Eksorsisme berlangsung di Baltimore pada 12-13 November, sebelum sidang tahunan para uskup.Sebagaimana dilaporkan catholicnewsagency. com, lebih dari 100 uskup dan imam menghadiri konferensi ini. Menurut Ketua Komisi Uskup untuk Bidang Kanonik, Mgr Thomas Paprocki, acara ini diadakan setelah meningkatnya sejumlah pertanyaan dari para imam di Amerika.

Ketua Asosiasi Eksorsis Wafat
Ketua Asosiasi Eksorsis Internasional, Pastor Giancarlo Gramolazzo, wafat pada usia 65 tahun, Senin, 8/11, setelah lama sakit. Asosiasi ini didirikan pada 1990 oleh eksorsis terkenal bernama Pastor Gabriele Amorth.

Uskup Anglikan Akan Pindah Katolik
Lima uskup Anglikan mengumumkan pengunduran diri dari Gereja Inggris, sehingga mereka dapat bergabung secara penuh dengan Gereja Katolik. Keputusan untuk mengundurkan diri dibuat oleh Uskup Andrew Burnham, Keith Newton, John Broadhurst, Edwin Barnes, dan David Silk.

Pengamanan Katedral
Jalan umum menuju Katedral Hati Kudus Lahore, Pakistan ditutup. Hanya umat Katolik yang diizinkan masuk gereja, Minggu, 14/11. Mengutip laporan ucanews.com, 15 November 2010, gerbang utama katedral tertutup, dan umat memasuki gereja melalui pintu alternatif dengan kawalan ketat petugas keamanan.

Gereja Bantu Korban Bencana
Sebuah Paroki di Vietnam Selatan membantu pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah penduduk yang rusak akibat badai. ”Kami memberikan kepada setiap ke- luarga 1,5-5 juta dong (US$77-256) agar mereka dapat membangun atau memperbaiki rumah-rumah mereka,” demikian Pastor Vincent Nguyen Van Canh, sebagaimana dikutip ucanews.com, 15 November 2010.

Para Uskup
Mgr Oscar CantĂș pensiun sebagai Administrator Apostolik San Antonio, Texas, Amerika Serikat pada 14 Oktober 2010. Mgr Oscar adalah Uskup Auksilier San Antonio yang ditahbiskan sebagai Uskup Titular Dardanus, 2 Juni 2008. Ia mengemban tugas sebagai Administrator Apostolik sejak ditunjuk, 26 Mei 2010. Ia pensiun karena Takhta Suci telah menunjuk Mgr Gustavo Garcia-Siller MSpS (53) sebagai Uskup Agung San Antonio, 14 Oktober 2010. Sebelumnya, Mgr Gustavo adalah Uskup Auksilier Chicago, Illinois, AS, dan ditahbiskan sebagai Uskup Tituler Oescus, 19 Maret 2003.


(KESAKSIAN)
Mewarta Lewat Ketoprak
Nama Ignatius Wahono (72) tak asing lagi di telinga para pencinta kesenian tradisional ketoprak di Yogyakarta. Di usia senja, ia memang tak lagi ngetoprak, namun sesekali ia masih menggeluti dunianya. “Setelah tua sekarang saya jadi konsultan atau pelatih ketoprak, terkadang juga ditunjuk jadi juri ketoprak,” tutur Wahono, saat ditemui di ruang kerjanya Rumah Budaya Tembi, Bantul-DIY, Jumat, akhir Oktober lalu.


(MIMBAR)
Praktik Penumpangan Tangan (Oleh: Dr Alex I. Suwandi Pr)
Di dalam Pembaruan Karismatik Katolik, ada praktik penumpangan tangan yang biasanya dilakukan di dalam doa pencurahan Roh, doa berkat dan doa untuk orang sakit. Praktik ini menimbulkan pro dan kontra di antara para imam dan umat beriman awam. Tampaknya, jika imam yang menumpangkan tangan tidak ada yang berkeberatan. Tetapi, jika awam yang melakukannya, timbullah perbedaan pendapat: boleh atau tidak?


(APA DAN SIAPA)
Victor Vishnu Mahantory: Menikmati Lembaran Kasih
Ornella Chrislie: Takut Tercebur
Gerardus Widyo-Soewondo MSC: Perancang Logo
Alfonsus Niko Tanadi: Menuju ke Madrid


(JENDELA)
Stasi Laurentius Wasior: Posko Penanggulangan Pasca Bencana
Stasi Laurentius Wasior adalah stasi terjauh di antara tiga stasi Paroki St Agustinus, Manokwari, Papua. Untuk mencapai lokasi itu, sedikitnya diperlukan 17 jam perjalanan dengan kapal laut dari Manokwari. Kalau mau menghemat waktu, cukup sejam dengan pesawat terbang kecil. Wasior adalah ibukota Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Wasior merupakan kota kecil di bibir pantai.


(EKSPONEN)
Heidi Awuy Tumbelaka: Setelah 30 Tahun Menekuni Harpa
Hampir 30 tahun Heidi Awuy Tumbelaka menggeluti harpa. Dari seorang pemain, ia menjadi guru harpa. “Saya total menjadi istri, ibu rumah tangga, dan guru harpa,” katanya sembari melirik sejumlah pesan yang masuk di telepon selulernya. Bukan tanpa alasan, Heidi menyebut ketiga ‘predikat’ yang melekat pada dirinya tersebut. “Ketiganya saya hidupi secara serempak pada tempat dan porsinya masing-masing,” ujar perempuan kelahiran Bern, Swiss, 20 Oktober ini. Dan, menurutnya, semuanya bisa ia jalankan dengan baik.


(RENUNGAN HARIAN)
Noda Dihapus (Oleh: Deshi Ramadhani SJ)
Iklan sabun cuci bersaing ketat. Masing-masing menjanjikan daya bersih luar biasa melawan noda. Semakin kuat daya pembersih dalam sabun cuci, semakin sedikit tenaga manusia yang dikeluarkan, semakin bersih hasilnya. Yang putih makin putih, yang berwarna makin cemerlang. Adakah iklan sabun cuci yang memperlihatkan noda darah pada pakaian dan mampu menghapusnya seketika? Saya belum pernah melihatnya. Mungkin karena noda darah pada pakaian memang sulit disembuhkan.


(SANTO & SANTA)
Bt John Henry Newman (1801-1890): Dari Anglikan Ke Roma
Perpindahannya dari agama Anglikan ke Roma Katolik membuatnya terpisah dari keluarga dan teman-temannya di Universitas Oxford. Awalnya, John Henry Newman adalah seorang Penginjil di Universitas Oxford dan pendeta Anglikan di Inggris. Dia juga tokoh utama dalam Gerakan Oxford, yang berusaha membawa Gereja Inggris kembali ke Gereja Katolik Roma.


(KONSULTASI IMAN)
Masa Adven (Oleh: Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM)
Mengapa kita orang Katolik mempunyai Masa Adven, sedangkan saudara-saudari Protestan tidak? Mengapa secara liturgis dibedakan antara persiapan Adven dari Minggu I sampai tanggal 16 Desember dan mulai tanggal 17 Desember sampai 24 Desember? Apa alasan di balik pemisahan itu? Mengapa bacaan pertama selalu diambil dari Kitab Nabi Yesaya, padahal ada banyak nabi lainnya? Mohon penjelasan.

Attilano Nissim, Jakarta


(MIMBAR)
Asketisme Ekologis (Oleh: Aurelius Teluma)
Rentetan bencana alam di Wasior, Mentawai dan Merapi, tak hanya menunjukkan betapa alam memiliki kekuatan yang mahadahsyat, tetapi juga menyadarkan kita pada kesetaraan eksistensi kita dengan alam ciptaan dalam keseluruhan kosmos. Hanya dengan sikap asketis ekologis kita dapat mengakui kesetaraan eksistensi tersebut.


(CERPEN)
Rahim Ibuku (Oleh: Alex Japalatu)
Ibuku perempuan desa yang menikah muda, 16 tahun. Dari rahimnya lahir delapan anak yang kini telah dewasa dan tersebar ke berbagai pelosok Nusantara. Tetapi, empat tahun lalu ia kalah oleh kanker rahim.


(JENDELA – LEMBAGA RELIGIUS)
Kongregasi Bruder Tujuh Dukacita Santa Maria: Bruder dari Tomohon
Tepat pada peringatan 150 tahun Kongregasi Bruder Santa Perawan Maria Tujuh Dukacita (CSD/Congregatio Septem Dolorum), Kongregasi Bruder Tujuh Dukacita Santa Maria (BTD) berdiri di Tomohon, Sulawesi Utara pada 20 September 2001. Pendirian lembaga religius untuk pria Katolik yang mengikrarkan kaul ketaatan, kemiskinan, dan kemurnian ini tak butuh waktu panjang. Prosesnya pun tidak terlampau rumit, walau sempat ada kendala.


(KONSULTASI KELUARGA)
Bila Orangtua ”Hobi” Bertengkar (Oleh: H.M.E. Widiyatmadi)
Siapapun yang menempuh hidup berkeluarga, tentu paham bahwa peristiwa pertengkaran antara istri dan suami adalah hal yang wajar. Bila ada pasutri yang sejak hari pertama menikah hingga usia kakek-nenek belum pernah sekalipun bertengkar, kemungkinannya hanya dua: pasutri itu sempurna dalam kearifan menjalani kehidupan berkeluarga, atau sebaliknya, pasutri itu (salah satu atau keduanya) memiliki keterbatasan yang serius dalam kemampuan mengkomunikasikan perasaan-perasaannya.

(TEROPONG)
Dilema Kepemimpinan Demokrasi (Oleh: Robertus Robet)
Mengenai kepemimpinan, ahli politik Kenneth Ruscio pernah menyampaikan sebuah pandangan yang kini dianggap klasik yakni: The Theory of Democracy doesn’t treat leader kindly. Lebih jauh, dengan itu Ruscio sebenarnya bermaksud menyatakan dua hal sekaligus: pertama, teori-teori demokrasi memang - oleh karena lebih banyak menekankan aspek kebebasan dan partisipasi maka – kurang menekankan peran kepemimpinan. Kedua, implisit dalam pandangan Ruscio, praktik demokrasi sendiri senantiasa menunjukkan sifat yang negatif setiap kali berbicara mengenai kepemimpinan.


SUPLEMEN JEJAK – KOMPANIA SANTA URSULA
Pengantar
Kamis, 25 November 2010, Kompania/Kompani Santa Ursula genap berusia 475 tahun. Kompania ini kemudian dikenal sebagai Ordo Santa Ursula (OSU) yang memiliki tiga uni: Kanada, Belgia, dan Roma. OSU Provinsi Indonesia bergabung dalam Uni Roma. Masih banyak keunikan atau dinamika lain tentang tarekat religius yang didirikan oleh Angela Merici di Brescia, Italia itu.

475 tahun Kompania santa ursula: Pohon itu Sudah Tumbuh Besar
Ada yang unik dari para Ursulin, sebutan biarawati Ordo Santa Ursula (OSU), yakni seragam yang beragam. Jika dilihat secara lebih saksama, pakaian biara yang dikenakan mereka beraneka, terutama pada model baju. “Itulah keunikan kami. Baju tersebut menandakan jatidiri kami yang memang berbeda-beda, namun disatukan dalam semangat yang telah ditanamkan ibu pendiri kami, Santa Angela Merici, sebagai mempelai Kristus,” tutur Sr Edith Watu OSU (61), Provinsial OSU Indonesia ketika ditemui di kediamannya, Jl Supratman 1, Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu, 25/9.

Spiritualitas Santa Angela
Bila kita membaca “Kata-kata Santa Angela”, maka hal pertama yang menarik ialah banyaknya kutipan dari Alkitab, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kutipan langsung selalu dalam bahasa Latin. Itu bisa dimengerti. Sebab, Angela Merici hidup dalam Masa Reformasi. Gereja membatasi bacaan Alkitab dalam bahasa Latin saja, untuk menghindari macam-macam taksiran yang keliru.

Sr Edith Watu OSU: Sehari Satu Jam untuk Tuhan
Karena terkesima dengan para Ursulin yang menjadi gurunya ketika bersekolah di Sekolah St Ursula Ende, NTT, dia kemudian masuk biara Ursulin, tahun 1969. Begitulah pengakuan Sr Edith Watu OSU, kelahiran Mataloko, Ngada, Flores, NTT, 11 Oktober 1949, mengapa ia menjadi Ursulin. Sekarang, Sr Edith, begitu sapaan penggemar Teka Teki Silang (TTS) ini, menjadi Provinsial OSU Indonesia, periode 2009 – 2012. Terkait dengan Perayaan 475 Tahun Kompania Santa Ursula, Sr Edith berkenan menerima JEJAK untuk sebuah wawancara di ruang tamu Provinsialat OSU Indonesia, Jl Supratman No 1, Bandung, Jawa Barat, Sabtu pagi, 25/9.

Beragam Cinta untuk Ursulin
Mgr Aloysius Murwito OFM,Uskup Agats-Asmat: Tangguh di Medan Berat
“Daerah Asmat pada tahun 1980-an masih amat terisolir. Komunikasi masih sulit. Waktu itu, belum ada kapal penumpang, handphone atau telepon. Bahkan, makanan juga sangat terbatas jenisnya. Walaupun demikian, 27 tahun lalu, tepatnya tahun 1983, OSU mengirimkan anggotanya ke tempat yang amat menantang ini.

Meutia Farida Hatta Swasono, Menteri Pemberdayaan Perempuan periode 2004-2009 dan Alumnae Sekolah Santa Ursula tahun 1966: Bukti Keseriusan dan Konsistensi
“Saya mempunyai berbagai pengalaman menarik selama bersekolah di Santa Ursula Jl Pos, Jakarta Pusat. Misalnya, kami selalu dilibatkan untuk berdiri di tepi jalan sambil melambai-lambaikan tangan dan bendera kepada iring-iringan Presiden RI dan Tamu Agung jika Presiden Soekarno menjemput tamu agung dari luar negeri.

Mgr Johanes Pujasumarta Pr, Uskup Bandung: Kembali ke Semangat Awal
“Saya kira, perayaan 475 Tahun Kompania Santa Ursula ini dapat menjadi momentum para Ursulin untuk kembali ke semangat awal. Santa Angela memiliki kepedulian kepada anak miskin yang kemudian dididiknya secara utuh, termasuk dalam beriman. Hendaknya para Ursulin kembali ke situ dan bisa dijadikan tolok ukur pekerjaan mereka sekarang untuk menilai bagaimana keberpihakan mereka.

Karlina Supelli, Dosen Program Pascasarjana STF Driyarkara Jakarta dan Alumnae SD-SMP Yuwati Bhakti Sukabumi (1965-1973): Beragam Bidang Ilmu
“Sekolah-sekolah Ursulin mengalami banyak perubahan sepanjang sejarahnya yang sudah lebih dari 400 tahun. Mereka mendirikan sekolah-sekolah yang mengajarkan bukan hanya baca, tulis, aritmatika, dan katekismus, melainkan juga beragam bidang ilmu.

Pastor A. Benny Susetyo Pr, Sekretaris Komisi HAK KWI: Ursulin Harus Berubah
“Harapan saya, para suster Ursulin dalam melayani bidang pendidikan harus memperbarui dirinya dalam konteks Indonesia dengan segala tantangan. Karena pendidikan Ursulin konteks dulu dan sekarang berbeda. Dulu tidak ada persaingan. Sekarang, dengan sekolah internasional, sekolah yang lain bermutu, Ursulin harus memperbarui diri tidak cukup dengan disiplin, tidak cukup dengan menanamkan Mars Ursulin.

Vonny Rompies, Kerabat Ursulin: Jadi Ursulin itu Enak
“Karya-karya Ursulin, terutama dalam melayani bidang pendidikan, sangatlah baik. Waktu masih kecil sampai usia 18 tahun, saya tinggal di Ternate. Seandainya tinggal di Jawa, mungkin saya masuk ke Biara Ursulin. Namun, saya tidak perlu menyesal. Tuhan telah memberikan jalan hidup saya untuk menjadi Kerabat Ursulin.

Mgr Ignatius Suharyo Pr, Uskup Agung Jakarta: Selamat Merayakan
“Saya ucapkan selamat merayakan 475 Tahun Kompania Ursula kepada semua Ursulin, terutama kepada suster-suster Ursulin yang berkarya di Indonesia.”

Karya Ursulin, Perutusan Tanpa Henti
Di abad ke-16, kaum perempuan hanya mempunyai dua pilihan, masuk biara monastik (pertapaan) atau menikah. Namun, Angela Merici mendapat karisma untuk mendirikan persekutuan gadis-gadis yang mau membaktikan diri kepada Tuhan tanpa masuk biara monastik, melainkan hidup selibat di tengah-tengah masyarakat. Persekutuan gadis-gadis bentukan Angela ini bernama Kompania Santa Ursula. Sejak berdiri sampai sekarang, 475 tahun lamanya, kelompok religius ini terus berjuang membawa orang untuk beriman.

Jika Ingin Menjadi Ursulin
Tidak mudah menjadi seorang Ursulin. Namun, jika mau membuka hati menerima rahmat Tuhan, jalan menjadi “mempelai Kristus” ini tetap terbuka. Syaratnya, mereka (para perawan yang terpanggil) siap dibentuk sebagai religius dalam Ordo Santa Ursula (OSU). Pembentukan yang dimaksud adalah proses berkesinambungan di mana segala sarana dikerahkan di dalam setiap pribadi anggotanya untuk menjawab panggilan Kristus dan untuk mengembangkan karunia-karunia Allah demi Kerajaan-Nya.

Membiarkan Dipimpin Roh Kudus
“Dikuatkan oleh Sabda Allah dan oleh persatuan kita satu sama lain, marilah kita mempunyai keberanian untuk keluar dari batas-batas untuk menjadi tanda rekonsiliasi dan harapan.” Demikianlah misi Kapitel Umum Ursulin Uni Roma Tahun 2007. Sr Fidelis OSU, Provinsial OSU Taiwan, berinisiatif mewujudkan misi ini dalam suatu gagasan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan kasih Allah di Cambodia (Kamboja).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

eXTReMe Tracker

Popular Posts

Majalah HIDUP Terbaru

"Belarasa Gereja bagi Petani"
EDISI 25, Minggu 20 Juni 2010
Lihat daftar isi
EDISI MINGGU SEBELUMNYA
"Pendidikan Vokasi"
EDISI 24, Minggu 13 Juni 2010
"50 Tahun Atma Jaya Jakarta"
EDISI 23, Minggu 06 Juni 2010
"Panggilan Imam di Flores"
EDISI 22, Minggu 30 Mei 2010
"UU Penodaan Agama"
EDISI 21, Minggu 23 Mei 2010
"Buku vs Dunia Maya"
EDISI 20, Minggu 16 Mei 2010
• Alamat Redaksi Jl. Kebon Jeruk Raya No. 85, Batusari Jakarta 11530 (Kotak Pos 2197 Jakarta 10021), Telp. (021) 5491537, 5308471, 5490546, Fax. (021) 5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Alamat Tata Usaha/Sirkulasi/Iklan Jl. Katedral No.5 Jakarta Pusat 10710, Telp. (021) 2314403/3520214/3454159/3857859 (Iklan), Fax. (021) 3451381, e-mail: hidup@centrin.net.id • Informasi Liputan Kirim ke Fax: 021-5485737, e-mail: hidup@indo.net.id • Bank BRI Cabang Jakarta Veteran, No. Rek. 0329-01-000616-30-8 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • Bank Mandiri Cabang Gambir, No. Rek.119-0080000050 atas nama Majalah Mingguan HIDUP • BCA Cabang Pintu Air, No. Rek. 106-300046-2, atas nama Yayasan HIDUP Katolik • Rekening Dinas Giro dan Cek Pos No. A128.18

Majalah HIDUP Tersedia di Toko-toko berikut ini: